
"David kenapa Tuan Albert dan nyonya Yoria tiba-tiba datang,apakah ada urusan penting?",tanya Pitter masuk begitu saja.
"tidak ada,mereka hanya singgah saja sekalian ada pertemuan dengan klien!",jawab David mengurungkan niatnya membuka ponsel,ia berdiri dan berjalan ke lemari tempat berkas-berkas di simpan dan mengambil sebuah dokumen dari sana.
"aku lupa memberi tahu mu,satu Minggu lalu perusahaan ZA mengajukan kerja sama dengan perusahaan ini,mereka juga ingin kita berinvestasi di tambang mereka jadi sebelum aku berinvestasi di sana aku ingin kau memeriksa nya!",ucap David sembari memberikan dokumen perusahaan X pada Pitter.
"perusahaan ZA?,mereka adalah perusahaan tambang terbesar di Afrika bagaimana bisa kau masih meragukannya,apa kau kehilangan akal kesempatan bagus seperti ini masih di pikirkan!",ucap Pitter setelah melihat berkas itu yang memang perusahaan ZA yang ia tahu perusahaan itu sangat besar.
"aku tahu itu,tapi perusahan sebesar itu tiba-tiba mengajukan kerjasama dengan perusahaan yang baru saja berkembang, apakah itu masuk akal!",ucap David memasukkan tangan nya kedalam saku,ia yakin tidak semudah itu perusahaan tambang sebesar itu mengajukan kerjasama dengan perusahaan nya.
"itu mungkin saja,karena mereka melihat perkembangan perusahaan ini begitu cepat yang belum berdiri selama satu tahun tapi sudah menguasai pasar,tentu saja mereka sangat tertarik!apa lagi semua orang sudah tahu kalau kau adalah putra kandung tuan Albert pemilik perusahaan Albert",ucap Pitter.
David menatap sinis Pitter dengan ucapan terakhir nya,"aku tidak peduli apapun itu,tapi aku tetap mau kau ke perusahaan itu dan juga ke tambang baru mereka,aku sudah janji dengan mereka akan pergi hari ini jadi kau gantikan aku kesana!",David berbicara dengan tegas.
"Ya baiklah,sekalian aku mengambil berkas ku yang tadi tertinggal!",ucap Pitter yang memang tadi ia tinggal kan di sana,saat ia akan mengambil dokumen nya itu ia mengangkat ponsel David yang menindihnya sehingga ponsel itu menyala tanpa sengaja ia melihat notif ponsel itu nama "Istriku".
"istriku?kau sudah punya istri?",tanya nya sangat terkejut melihat ke arah David.
David yang mendengar itu langsung merebut ponselnya,"apa yang kau katakan!",decaknya tanpa melihat ponselnya.
"lalu siapa yang menelfon mu itu Istriku!?",tanya Pitter dengan menekan lama Istriku.
David yang mendengar nya terkejut dan langsung melihat ponselnya seketika mata nya membulat,"dia...dia menelfon ku!!", Ucap nya dengan berbinar dan bahagia.
__ADS_1
"kau selingkuh dari Atalia?Kenapa kau begitu kejam David?",Pitter menggelengkan kepalanya tak percaya pada teman sekaligus bos nya itu.
ekspresi bahagia David setelah mendengar ucapan Pitter,"sebenarnya apa yang kau katakan?siapa yang selingkuh",kesalnya.
"Jika kau tidak selingkuh Kenapa kau sudah mempunyai istri?!",tanya Pitter dengan ekspresi tidak percaya degan serius.
"CK tutup mul..."belum selesai David menyelesaikan ucapan nya,ia terkejut melihat Yoria ada di ambang pintu dan hampir saja terjatuh untung saja ia cepat berlari ke arah sang mama dan menangkapnya.
"mama kenapa?,kenapa mama kembali apa ada sesuatu yang tertinggal?",tanya nya ingin membawa Yoria duduk di sofa,tapi Yoria menggelengkan kepalanya dan sedikit mendorong David ia tampak menahan tangis.
"David mama tidak percaya,kenapa kau begitu tega pada Atalia dan kami semua!",ucap Yoria nampak dari wajah nya sangat kecewa.
"mama salah paham!",ucap David berjalan mendekati Yoria.
"ma,mama salah paham,ini tidak seperti yang mama pikirkan aku belum menikah dan...dan juga aku sama sekali tidak selingkuh dari Atalia, bagaimana mungkin aku melakukan itu!",ucap David dengan bersungguh-sungguh.
"lalu...lalu kenapa dia mengatakan kalau kau sudah mempunyai istri?!,mama harap itu tidak benar tapi saat kau menyuruh nya diam mama pikir itu benar!",tanya Yoria yang memaksud kan Pitter, sekarang matanya sudah memerah dan berkaca-kaca melihat David.
David menatap Pitter dengan tajam,tapi Pitter sama sekali tidak menunjukkan rasa takut karna ia berfikir membela kebenaran untuk Atalia yang di selingkuhi David.
"ma dengar aku akan menjelaskan nya,Dia(Pitter) mengatakan itu karna melihat panggilan di telfon ku dengan name Istriku,dan itu adalah Atalia ma aku tidak berbohong!",ucap David dengan sangat jelas.
Yoria menatap David dengan intens,"kau benar-benar tidak berbohong pada mama?",tanya nya membuat David mengangguk dengan yakin ia kemudian membuka ponselnya.
__ADS_1
"mama bisa lihat sendiri,kalau ini adalah nomor Atalia",ucapnya lagi sembari menunjukkan nomor Atalia yang dengan nama Istriku itu.
Yoria mencocokkan nomor di ponsel David dengan nomor Atalia di ponselnya,barulah ia bernafas lega karna nomor itu memang lah nomor Atalia,ia menghapus air matanya yang sempat menetes,"aish maafkan mama sudah menuduh mu selingkuh dan menikah!",ucap Yoria yang benar-benar merasa bersalah pada putra nya itu.
"tidak apa-apa ma!",ucap David juga menghembuskan nafas pelan,tapi kemudian tatapan nya menajam melihat Pitter yang sekarang menjadi ketakutan dan hanya bisa menunjukkan eskpresi tertawa kecil.
"Mama benar-benar tidak bisa menahan diri tadi mama sangat takut jika kau benar-benar selingkuh dari Atalia apalagi sudah menikah,maaf kan mama ya sebenarnya dompet mama ketinggalan karna itu mama kembali!",ucap Yoria berjalan ke arah sofa dimana dompet nya tertinggal.
"kalau begitu mama keluar,jaga dirimu baik-baik sayang!",ucap Yoria dengan lembut mengusap bahu David dengan senyum lembutnya.
"iya ma!",jawab David setelah itu Yoria langsung keluar.
raut wajah David berubah muram setelah Yoria keluar dan sekarang menatap Pitter seperti ingin mencabik-cabik nya.
"kau sedang mencari ribut dengan ku!!",ucapnya dengan nada mengintimidasi membuat Pitter langsung menggelengkan kepalanya dengan senyum paksaan.
"David kalau aku tidak salah,selain telfon seperti nya nona Atalia juga mengirimkan pesan!",ucap nya cepat untuk meredakan amarah David yang ia tahu sangat kesal padanya sekaligus melindungi diri.
David yang mendengar itu langsung memeriksa ponselnya dan benar saja ada pesan yang di kirim Atalia,seketika amarah nya mulai mereda, sudut bibirnya bahkan melengkung sempurna setelah membaca pesan dari Atalia betapa bahagia nya karna mengetahui kabar Atalia,Ia langsung menelfon nya.
melihat itu Pitter langsung memegang dadanya bernafas lega, setidaknya David akan sedikit reda dengan nya,"akhirnya aku selama juga!",gumam nya.
bersambung...
__ADS_1
.