
memang benar wajah Yoria tidak banyak berubah dan tidak terlihat tua sesuai umur nya,bahkan ia terlihat semakin cantik dan kulitnya juga semakin putih.
"Apakah dia..ayah mama?"tanya David melihat pria di kursi roda itu bergantian melihat Yoria yang sekarang berjongkok di depan pria tua itu.
pria itu juga melihat David dan menjadi terkejut karna melihat wajah David sangat mirip dengan Tuan Albert dan sedikit mirip dengan Yoria.
Yoria melihat David dan meganggukkan kepala nya dengan mata yang berkaca-kaca,''dia adalah kakek mu nak,ayah dia adalah cucu mu!"ucap Yoria bergantian melihat pria yang menjadi ayahnya.
"Ayah,aku sangat merindukan mu"ucap Yoria membuat sang ayah tertegun mendengar nya apakah anak yang dulu tidak di anggap dan tidak di pedulikan nya itu tidak membencinya bahkan merindukan nya.
"apakah aku pantas kau anggap sebagai ayah mu,aku jauh dari kata seorang ayah untuk mu!apakah kau sama sekali tidak membenciku mengingat semua yang sudah ku lakukan padamu dan ibumu"ucapnya merasa malu terlebih putrinya itu adalah istri seorang tuan Albert yang sangat berpengaruh di dunia bisnis dan juga sangat kaya raya.
Yoria menggelengkan kepalanya,''aku tidak pernah membenci mu ayah,aku hanya membenci mu saat kau tidak peduli pada ibu yang sakit pada saat itu namun sejak saat itu aku tidak pernah lagi membenci mu"ucap Yoria dengan tulus dan memang benar adanya.
''jangan berlagak berhati mulia,kau sama saja seperti ibumu wanita ja*ang itu,aku tahu kau menginginkan harta sajakan tapi sayang nya seluruh hartanya sudah mengatas namakan cucuku Lin Ji Van"ucap wanita tua namun terlihat awet muda itu yang menjadi istri pertama.
''Lin Ji?apakah hanya nama mereka saja yang sama?atau mungkin orang yang sama?"gumam Atalia mengerutkan dahinya dalam.
''Dian hentikan!!"ucap pria tua itu tidak suka dengan perkataan istrinya itu.
''bukan kah itu benar,wanita itu dulu menggoda mu karna menginginkan harta sekarang putrinya juga sama datang karna menginginkan harta bukan kah pantas di sebut ******,memal..."ucapnya tergantung saat David menangkis ucapannya.
"jangan berani menghina ibuku!kalau tidak aku akan merobek mulutmu,kau fikir ibuku menginginkan harta yang tidak seberapa itu!"David benar-benar tidak senang dengan ucapan wanita tua di depan nya itu.
sontak istri pertama yang bernama Dian itu terkejut sekaligus tidak senang dengan ucapan David,''kau pikir kau siapa!aku tahu ibumu itu menginginkan harta dari suami ku untuk mu bukan"ucapnya dengan tersenyum merendahkan.
tapi sungguh itu seperti sebuah lelucon bagi siapapun yang mendengar nya,apa artinya seorang ayah pemilik perusahaan Albert yang sangat kaya raya terlebih David adalah anak tunggal.
Saat David akan membalas lagi Yoria langsung menghentikan nya,''nak jangan begitu bagaimana pun juga dia adalah nenek mu!"ucap Yoria menenangkan David,David menuruti kata-kata ibunya.
''maaf ibu,tapi aku benar-benar tidak mengingin kan harta apapun dari ayah,aku hanya benar-benar merindukan nya itu saja tidak lebih!"ucap Yoria membuat Dian tertawa sinis.
__ADS_1
"kau pikir aku akan percaya!"Dian melipat tangan nya di depan dada dengan memutar bola mata malas.
"Dian sudah cukup!!!jangan mempermalukan dirimu sendiri!!"Pria tua itu tak lagi tahan dengan sikap istrinya yang benar-benar tidak banyak pengetahuan.
"Yoria,ayah benar-benar tidak pantas untuk menjadi ayahmu,kami pergi dulu!"ucapnya lagi kemudian meninggal kan ketiga orang itu.
"tapi ayah!"Yoria ingin menghentikan mereka tapi David menahan tangan nya.
"tidak perlu ma,biarkan mereka pergi!",ucap David menyadari sesuatu kalau pria tua yang di sebut ayah oleh ibunya itu bukanlah ayah yang baik untuk sang ibu.
"mmm boleh aku bertanya Bu?"tanya Atalia setelah ketiga orang itu pergi.
Yoria menoleh ke arah Atalia dan tersenyum dan mengangguk.
"apa marga keluarga ibu?"tanyanya.
"Nama lengkap ibu adalah Yoria Lin,marga keluarga ibu adalah Lin''jawab Yoria membuat Atalia mengangguk paham.
"ada apa nak?"tanya Yoria menepuk pundak Atalia yang terlihat bengong.
"akh tidak apa-apa!ayo kita lanjut melihat-lihat sekitar sini Buk"ajak Atalia.
"ibu sudah merasa lelah jadi ingin pulang saja,kalian bisa tetap tinggal di sini,ibu akan pulang saja!",ucap Yoria.
"bagaimana bisa mama pulang sendiri"ucap David khawatir.
"kalau begitu kita pulang saja"ucap Atalia tapi Yoria menolak dengan tegas.
"tidak,besok kalian akan kembali jadi harus punya waktu luang untuk jalan-jalan di sini,ibu akan menelfon supir saja!"ucap Yoria kemudian menelfon seorang supir yang memang sudah di kususkan untuknya.
"sebentar lagi akan datang,kalian lanjut kan saja mama pergi dulu bye-bye!"ucap Yoria melambaikan tangan meninggal kedua orang itu.
__ADS_1
"Apa aku fikir ibu pasti merasa sedih maka nya pergi!"ucap Atalia setelah Yoria pergi.
***
"kenapa kau menghentikan ku untuk mengatai anak itu!!apakah sekarang kau mulai menyukai anak ****** itu!",gerutu Dian pada suaminya yang sekarang duduk di samping nya.
''apakah kau bodoh atau hanya berpura-pura bodoh,kau tidak tahu kalau Yoria adalah istri Albert!"ucapnya menekan amarah pada istrinya itu.
"HH...Albert siapa!?aku bahkan tidak peduli siapa suaminya itu dan siapa putranya itu!"Dian memutar bola mata malas dan melihat keluar jendela mobil.
"Albert pemilik perusahan Albert!!"tekan nya menatap tajam Dian yang sekarang terlihat sangat terkejut.
"hah?Mak...maksudmu Albert orang kaya raya itu,yang menjadi orang terkaya kedua itu?", tanya nya dengan sangat terkejut dan tidak percaya saat mendengarnya.
"iya!dan baru saja kau memamerkan harta yang tidak sebanding dengan harta Albert!!"ucapnya merasa marah dan malu saat istrinya itu membandingkan harta nya dan Albert tentu saja tidak seberapa.
"ooh ya tuhan!!benarkah itu,kenapa aku tidak tahu!! ternyata Yoria seberuntung itu mendapatkan suami yang sangat kaya raya seperti Albert!!"ucapnya menutup mulut dan masih sangat syok.
namun tiba-tiba ponselnya berdering,cukup lama ia membuatnya berdering karna rasa terkejut hingga ia mengmbil ponselnya karna di sadarkan oleh suaminya.
"halo,ada apa?"tanya nya pada orang di balik telfon,tapi bukan nya mendapat jawaban ia malah mendengar suara isakan tangis yang memilukan hati membuatnya menjadi bingung.
"ada apa?kenapa kau menangis?"tanyanya dengan tidak sabar.
📞"ibu!!Lin Ji dia hiks...hiks...,dia di bunuh ha......hiks"tangis seorang wanita dari balik telfon itu dengan menangis terisak-isak dan sangat pilu.
Dian langsung terdiam saat mendengarnya,karna kembali syok,"ba..ba..bagaimana bisa?si..siapa yang membunuhnya!!"tanya nya dengan suara bergetar.
📞"aku juga tidak tahu Bu...."isaknya kemudian.
📞"Xia juga meninggal Bu...."ucapnya lagi namun terdengar tidak begitu peduli meski ia sedang menangis.
__ADS_1
bersambung...