RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
sudah cukup


__ADS_3

''lihat waktu meledak boom itu berjalan 5 menit,kalau segera tak di hentikan dia akan meledak dan tubuh nya akan terpecah belah"ucap pria tiongkok itu menunjuk David.


"dan dua saudara mu itu akan mati jika kau bertindak gegabah"


''dan 3 orang yang kau kenal itu,aku tidak peduli tapi aku tahu pria tua itu adalah kakek mertua mu bukan,dan dua orang itu adalah teman suami mu,mereka juga akan mati mengenaskan di depan mu!''


"tetua Jhon,kau sendiri yang ikut campur urusan ku jadi jangan salah kan aku,dan minta tolong lan pada cucu menantu mu yang hebat ini"ucap pria tiongkok itu.


"kau fikir aku takut mati,dan satu hal aku tidak pernah mengemis pada orang lain"ucap kakek jhon dengan arogan nya.


"hoho,itu sangat menarik"ucap pria tiongkok itu dengan tertawa bahagia.


Atalia tidak menyangka orang-orang itu akan muncul dan menjadi ancaman bagi nya untuk bergerak,''nona,sebentar lagi mereka sampai!"ucap Gladin berbisik di telinga Atalia.


"aku tahu!"ucap Atalia dengan nada datar.


''Heh kau fikir aku peduli dengan mereka semua,serah kan kedua saudara ku selain itu terserah pada mu!"ucap Atalia yang sebenar nya mengulur waktu.


mendengar itu David tak mengerti siapa maksud Atalia saudara nya juga tak mengerti sebenarnya situsai apa ini,tapi ia tersenyum sinis pada diri nya sendiri yang memang tak akan penting bagi Atalia.


Pitter menoleh ke arah David yang sekarang tampak kecewa dan sedih,"Clark ini semua karna mu,kau pasti bekerja sama dengan paman mu,untuk membawa David kemari bukan!!"bisik Pitter geram pada Clark.


"omong kosong apa yang kau katakan,aku sama sekali tidak mempunyai fikiran mencelakai kalian,lagi pula jika aku bekerja sama dengan paman ku aku tidak akan berada di sini!!"balas Clark dengan bebisik balik pada Pitter.


"kau fikir aku percaya!!"kesal Pitter menatap sinis Clark.


"terserah kau,inti nya aku yakin kalau kita semua akan berakhir di sini!"ucap Clark pasrah.


Namun tidak ada yang tahu,sebenarnya David sudah menjinak kan bom itu dari tadi karna tak ada orang yang mengawasi nya bahkan tak ada satupun pengawal di samping nya karna takut meledak,tapi David menyetel waktu itu agar tetap berjalan meski tak akan meledak lagi nanti nya.

__ADS_1


''Tidak ada penawaran dalam kamus ku!"ucap pria tiongkok itu duduk di kursi kebesaran nya mengangkat kaki nya.


"rekan-rekan ku!! kalian bisa melakukan aski!"ucap pria tiongkok itu,membuat mereka semua bersorak bahagia dan menghampiri Italia yang sekarang merangkak semakin mundur saat orang-orang itu mendekati nya.


tapi dengan cepat mereka menangkap nya dan menarik nya kasar,kemudian melempar Italia ke lantai dengan kasar membuat Atalia tak tahan dan ingin maju.


''jika kau menyelamatkan nya,selanjut nya nyawa kakak mu melayang!"ucap pria tiongkok itu menghentikan Atalia.


"hentikan manusia bi**ap!!!!"teriak Arkana murka saat melihat posisi adik nya itu sekarang.


''benar-benar tidak tau malu!!!"teriak kakek Jhon dengan marah.


Seketika pandangan Atalia menggelap saat menoleh kembali pria-pria paruh baya itu akan melucuti pakaian saudara kembar nya itu.


''sudah cukup!"teriak Atalia tak bisa menahan dan langsung melayang kan kaki nya ke perut pria tiongkok itu dengan keras dan dengan putaran sempurna menghindari lima peluru yang di tembakkan oleh para pengawal mereka itu.


melihat itu Gladin dan wanita bule yang tadi bersama Atalia menembaki para tentara pengawal yang ingin menembak Atalia.


tanpa peduli lagi Atalia memicing kan mata nya langsung menembak tangan pria-pria paruh baya yang akan membuka pakaian Italiana.


dor..dor..dor..


tiga rekan itu langsung jatuh dengan tak bernyawa lagi,dan dua detik kemudian tubuh mereka terbakar.


pria kulit hitam yang melihat nya langsung mengambil parang tajam di samping nya dan melempar nya ke arah Atalia,''mati saja kau!!!"teriak nya langsung melempar.


melihat itu David ingin berlari menyelamat kan Atalia,tapi tiba-tiba Atalia membuat nya terkejut dengan menangkap ujung parang itu dengan gerakan sempurna.


Atalia memutar ujung parang itu dan dengan mata semakin tajam melempar nya kembali ke arah pria kulit hitam.

__ADS_1


melihat itu pria kulit hitam langsung menghindar sehingga mengenai rekan nya yang lain sampai menembus jantung.''sialan!!"geram pria kulit hitam itu mengambil senapan dan ingin menembak tapi Atalia dengan cepat melompat dan menerjang dada nya hingga membuat nya mundur dan ambruk ke lantai dengan keras.


pria india dan rekan-rekan lain mengambil senapan dan menembak ke arah Atalia,tapi Atalia dengan gerakan lihai menghindari setiap tembakan bahkan berjalan semakin dekat dengan mereka dengan terus menghindari peluru-peluru itu.


Saat Atalia sampai di depan rekan-rekan pria tiongkok itu,mereka sudah kehabisan anak peluru,dengan senyum jahat Atalia merampas paksa senapan panjang itu dari salah satu mereka dan melayang kan nya ke setiap kepala mereka menghantam nya sampai kepala mereka hampir pecah.


mereka dengan marah bangkit dan ingin mengeroyok Atalia,tapi dengan cepat mereka kembali jatuh karna Atalia kembali menghantam kepala mereka dan menginjak salah satu dada mereka.


''kau sialan!!"geram pria kulit hitam itu yang berada tidak jauh di belakang Atalia,mengambil kapak dan mengkat nya ke udara berlari ke arah Atalia.


''Atalia!!!!!"teriak David,arkana dan Clark bersmaaan.


saat kapak itu 2 cm lagi akan mengenai kepala Atalia membuat pria kulit hitam itu mengatup kan gigi nya,tapi dengan persekian detik Atalia menangkap kapak itu sampai membuat tangan nya berdarah.


pria kulit hitam itu terkejut dan dengan sekuat tenaga menekan kapak itu agar sampai di kepala Atalia,tapi si pemilik kepala itu berbalik dan dengan sekali tarik kapak itu sudah berada di tangan nya,tanpa membiarkan sedetik pun lewat ia melayang kan kapak itu dengan satu tangan nya berhasil menebas kaki pria kulit hitam itu.


"aaaaaaaaaaaaaakh!!!!!"teriak pria kulit hitam itu kesakitan merasakan kaki nya sediki lagi akan putus,ia mengangkat pandangan nya dengan sangat marah dan basah.


tapi saat menoleh ke arah Atalia,wanita itu kembali menangkat kapak itu dengan satu tangan dan menatap nya bak iblis.


''jangan!!!!!!!!!"teriak nya menutup mata,tapi seketika ia rasa nya akan mati saat merasakan satu kaki nya lagi akan putus.


Italia muntah-muntah melihat banyak nya pertumpahan darah di depan nya,yang di lakukan oleh saudara kembar nya sendiri.


###


like...


komen...

__ADS_1


vote...


__ADS_2