RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Atalia pulang


__ADS_3

"aku tidak setuju,kau harus tetap menikah!"ucap Atalia dengan nada memaksa.


"benar,begitupun dengan Paul aku tidak mau tahu kalian bertiga harus menikah dan membawa pasangan kalian menemui ku!"ucap Atalia kemudian bangkit dari duduknya.


"baiklah,sekarang aku harus kembali!"ucap Atalia membuat Paul juga ikut berdiri, begitu pun dengan Gladin dan Zacky.


"kami akan mengantar nona!"ucap Gladin dan Zacky mengikuti Atalia dan Paul keluar dimana pesawat sudah siap disana untuk membawa Atalia dan juga Paul.


"jaga diri kalian baik-baik,karna aku tidak akan Sudi jika merawat kalian!"ucap Paul sembari menaiki tangga untuk masuk kedalam pesawat.


"kau pikir hanya kau saja dokter!",sinis Zacky membuat Paul mendegus dan tidak ingin membalas lagi.


***


Di sisi lain Italia yang akan pulang ke apertemen terkejut melihat Pitter yang ada di depan perusahan,dengan cepat ia menghampirinya.


''apa yang membawa mu kemari?"tanya nya saat sudah ada di depan Pitter yang tampak berwajah kesal.


Pitter melemparkan dokumen yang tadi pagi di berikan oleh wanita itu kedepan nya,''kenapa kau memberi dokumen yang salah!!?"geram Pitter membuat Italia sangat terkejut dan langsung memungut dokumen itu.


ia memukul dahinya,bisa-bisanya ia begitu ceroboh sampai memberi dokumen yang salah pada pria di depan nya itu yang sepertinya sangat marah.


"karna kau!!kerja sama dengan perusahan lain hancur!!aku tidak tahu bagaimana harus mejelaskan nya pada David nanti!!ini adalah dokumen yang sangat penting!!aku membuat nya Selama satu Minggu lebih!!"bentak Pitter meluapkan amarahnya,sekarang ia merasa kerja kerasnya selama seminggu tak ada gunanya.


Italia mengigit bibir bawah nya benar-benar merasa bersalah,''aku minta maaf!!aku benar-benar ceroboh!!",ucap Italia yang hanya bisa mengatakan itu,hampir saja menangis karna memang Pitter berkata keras dan kasar padanya.


Pitter masuk kedalam mobil nya dengan menahan amarah nya yang hampir meledak-ledak,kemudian melajukan mobil nya meninggal kan Italia yang sudah bermata basah dan merah ia benar-benar merasa bersalah pada Pitter.

__ADS_1


***


di Swiss pukul 12.00 malam,Atalia baru turun dari mobil karna pesawat hanya bisa sampai di kawasan tanah pribadi tuan Albert,ia melangkah kan kaki menuju gerbang yang tutup,tapi sepertinya penjaga belum tidur dan membukanya.


''Eh nona,silahkan''ucap penjaga itu dengan hormat dan sopan mempersilahkan Atalia masuk.


Atalia menarik nafas bagaimana ia harus bertemu dengan David nanti,ia tahu David pasti sangat marah padanya dan juga pastinya kecewa padanya,tapi bagaimana pun ia harus melakukan nya.


ia menaiki tangga untuk naik ke atas tepatnya menuju kamarnya,rumah sudah sepi tampak nya mereka semua sudah tidur dengan sangat nyenyak,ia juga merasa sedikit lelah dan ingin segera tidur sebelum besok mendapat kemarahan Dari David.


ia membuka kamarnya dan menghidupkan lampu sebentar karna ingin membersihkan diri,setelah selesai membersihkan diri dan sudah memakai kimono tidur nya ia kembali memtikan lampu dan menghidupkan lampu meja yang tepat berada di samping tempat tidurnya.


Tapi betapa terkejut nya ia saat melihat di balik selimut ternyat David sedang tidur dengan pulasnya.


''oh ya tuhan,bagaimana aku tidak memperhatikan nya tadi!",gumam nya memang tidak memperhatikan itu saat masuk tadi.


pada akhirnya ia yang memang sudah sangat lelah membaringkan tubuh nya di samping David dan membelakangi David,tapi setelah sepuluh menit ia sama sekali tidak bisa tidur pada akhirnya ia berbalik dan memeluk David dan itu Benar-benar sangat hangat dan nyaman dan bisa membuat nya tidur dengan nyenyak.


David tampak nya sudah sangat nyenyak karna lelah keliling-keliling seharian mencari atalia dan berfikir kalau Atalia memang pulang besok jadi tidak membuat nya bangun,lagi pula Atalia sangat hati-hati bergerak dan sangat pelan-pelan agar tidak menganggu tidur David.


....


hingga saat pagi menyingsing,David dengan berat membuka perlahan-lahan matanya,tapi pada saat ia akan mengangkat tangan nya,ia menyadari sesuatu telah menindih tangan nya,dengan cepat ia membuka mata dan melihat nya.


betapa terkejutnya ia saat melihat sosok yang ia cari seharian semalam sekarang ada di depan nya tidur dengan nyenyak seperti tak merasa bersalah sedikit pun.


ingin sekali David membangunkan nya dan memarahi nya,tapi melihat raut wajah kelelahan di wajah Atalia membuat nya menjadi tidak tega bahkan sekarang ia meras kasihan melihatnya.

__ADS_1


"kau membuat ku ketakutan setengah mati!dan sekarang ada di sini dan membuat ku tidak bisa memarahimu!!apa yang sebenar nya harus ku lakukan padamu?"ucap David benar-benar bingung tapi juga sangat senang melihat atalia sekarang ada di dekapan nya dan tampak sehat dan tidak terjadi apapun


pada akhirnya ia berdamai dengan diri sendiri karena sampai kapan pun ia tidak akan bisa marah pada wanita di depan nya itu,ia mengecup keningnya dengan sangat lama tapi juga tidak menggagu tidur nya.


ia menjadi tidak ingin bangun dari tempat tidur,ia memilih menunggu Atalia bangun,dan memandangi wajah wanita nya itu yang sekarang begitu lucu,rasanya tak bosan melihat wajah Atalia sampai seberapa lama pun.


***


Pitter di bangun kan lagi dengan bel pintu,tapi kali ini ia memang sudah terbangun karna ia harus cepat pergi ke perusahan hari ini.


ia berjalan untuk membuka pintu,saat ia membuka pintu,ia melihat wajah Italia lagi.


"aku ingin meminta maaf padamu!sebagai ganti nya aku sudah mencari beberapa perusahan yang akan bekerja sama dengan perusahan kalian!"ucap Italia menyerahkan dokumen perusahan-perusahan yang akan bekerja sama dengan perusahan mereka.


Pitter terkejut mendengarnya,ia tidak menyangka Italia akan melakukan hal sampai seperti itu.


"dan ini adalah dokumen yang seharusnya ku berikan semalam!",ucapnya menyerahkan dokumen yang benar yang di berikan David.


Pitter menerima nya tanpa mengatakan apapun,tapi saat di lihat nya mata Italia tampak seperti mata panda,itu berarti Italia begadang semalaman,entah kenapa ia menjadi merasa kasihan.


"sekali lagi aku minta maaf!aku akan pergi sekarang!!",ucap Italia dan langsung berbalik pergi dari sana meninggal kan Pitter yang tidak mengatakan apapun namun masih berdiri di posisi yang sama.


ia melihat data perusahan-perusahan yang berikan pada Italia barusan,jadwal pertemuan nya di adalah hari ini.


bersambung...


terima kasih semuanya,tangan capek banget😂,maaf kalau banyak yang typo ya man teman ✌️😁

__ADS_1


__ADS_2