
David kembali sibuk dengan pekerjaan nya setelah Atalia pergi,saat seseorang mengetuk pintu ia tak memaling kan pandangan nya dari dokumen itu hanya mengatakan,''masuk''
terlihat wanita yang sama dengan yang berhadapan dengan Atalia tadi,''permisi pak ini dokumen yang anda minta"ucap wanita itu,dia yang tak lain adalah seketaris David.
''ya taruh saja''jawab David dengan nada datar dan dingin nya.
''apa dia tidak mendengar nada suara ku yang tampak kesakitan?"gumam seketaris itu dengan perasaan malu.
dengan menghela nafas ia berjalan mendekati kursi David dan dengan meletakkan berkas-berkas itu tepat di depan David bahkan dengan sengaja memperlihat kan pergelangan tangan nya yang membiru.
Bukan saja tidak di pedulikan David bahkan menyuruh nya keluar.
''kau bisa keluar''ucap David dengan berbicara dingin tanpa sedikitpun melirik.
tidak tahan lagi wanita itu mengepal tangan nya,setiap hari David memang selalu berpilaku dingin padanya,''Aku ingin kau memutuskan kekasih mu itu!"ucap nya dengan mengumpulkan keberanian,bahkan berbicara dengan lantang.
David bahkan tertegun mendengar itu,ia menoleh wanita yang baru saja mengatakan itu,David menaikkan kedua alis nya dengan wajah bingung nya.
seketaris itu kembali berbicara,''aku ingin kau meninggal kan kekasih mu itu karna aku menyukai mu!''ucap wanita itu lagi dengan serius.
''tapi aku tidak menyukai mu,aku hanya menyukai kekasihku''ucap David berbicara dengan datar dan serius kemudian kembali memutar kursi nya dan fokus dengan dokumen nya,''keluarlah''ucap nya lagi dengan suara datar.
Seketika seketaris itu merasa sangat malu,bisa-bisa nya dia di tolak mentah-mentah,"ba..bagaimanapun i..itu..li..lihat apa yang di lakukan nya pada ku,aku adalah seketaris mu tapi dia berani melukai ku,apa menurut mu itu tidak keterlaluan hanya karna cemburu bisa melukai dengan seenak nya"ucap nya lagi dengan menahan malu.
''mungkin kau mengatakan sesuatu yang tidak di sukainya''ucap David tanpa menoleh.
sang seketaris sangat terkejut bisa-bisanya orang itu membela kekasih nya dengan terang-terangan,bahkan menyalahkan diri nya,''aku tidak terima bagaimana pun aku adalah karyawan di perusahan ini,pak David harus memberi ku keadilan,terlebih aku adalah seketaris yang langsung di rekomendasikan oleh perusahan ayah ku dan jika ayah ku melihat aku terluka,dia pasti akan sangat marah dan akan membatal kan kerja sama dengan perusahan ini!!''ucap wanita itu lagi dengan lantang dan berani.
David yang mendengar itu seketika menghentikan aktivitas nya dan langsung berdiri di depan wanita itu,''kau terlalu memandang tinggi dirimu sendiri,kau pikir aku tidak tahu apa saja yang kau lakukan di perusahan selama ini!dan lagi aku tidak masalah jika perusahan ayah mu itu tidak mendukung ku lagi,ada begitu banyak perusahan yang ingin bekerja sama dengan ku!!!"ucap David dengan sekali tarikan nafas tatapan nya begitu menusuk seperti keris.
Baru saja sang seketaris syok,David kembali berbicara yang membuat nya down.
''keluar!mulai sekarang kau tidak perlu datang lagi,kau di pecat!!"ucap David dengan nada datar dan dingin.
''pecat?"gumam wanita itu dengan membulat kan mata,ia langsung jatuh ke lantai.
"mohon pak David jangan memecat saya,saya tahu saya salah!!saya mohon pak jangan pecat saya!"ucap wanita itu dengan memohon air mata nya mengalir.
__ADS_1
Di saat yang sama Pitter tiba-tiba muncul dari balik pintu dan menyaksikan pemandangan itu,"a..apa yang terjadi di sini!?"tanya Pitter dengan suara bergumam melihat David dengan tanya.
"bawa dia keluar dan jangan biarkan dia menginjakkan kaki di perusahan ini lagi!"ucap David menyuruh Pitter.
"eh..baiklah"ucap Pitter kemudian menyuruh wanita itu keluar entah dengan cara apa.
"aku tidak akan melupakan ini,aku pasti akan membalas semua nya,lihat bagaimana aku akan menghancurkan hubungan kalian"gumam wanita itu dengan perasaan yang sangat sedih.
David sama sekali terusik dengan wanita itu ia kembali bekerja dengan serius dan fokus.
***
pagi hari
kawasan tanah pribadi di negara K,pesawat yang membawa Atalia mendarat dengan selamat.
semua pengawal yang menjaga kawasan itu langsung berbaris menyambutnya,saat Atalia keluar dari dalam pesawat yang di bantu oleh Zacky,mereka semua menunduk serentak.
Atalia memakai kaca mata hitam nya,dan berjalan di tengah barisan pengawal itu bersama dengan Zacky yang juga memakai kaca mata hitam karna trik matahari begitu terang.
di barisan akhir terlihat mobil sudah di siap kan,Zacky dengan cepat membukkan pintu untuk Atalia kemudian ia memutari mobil itu dan duduk di samping Atalia.
"sudah nona,Justin dan anak dari dokter itu sudah dalam perjalanan"jawab zacky.
***
di mansion utama keluarga Jhon,ketiga orang sedang panik dan sangat khawatir.
"sudah dua hari,justin belum juga kembali?"tanya nenek Jhon dengan sangat khawatir dengan sedih.
"kenapa kita tidak lapor polisi saja ayah?"tanya Qania yang sangat khawatir dengan suami nya.
"Tidak perlu,mungkin anak itu sedang mencari kesenangan di luar sana dan lupa untuk pulang!"ucap Kakek Jhon menghentakkan tongkat nya.
Mendengar itu Qania sangat sedih,apa mungkin suami nya memang mencari kesenangan di luar sana.
Namun tiba-tiba pintu terbuka membuat ketiga orang itu langsung menoleh bersamaan dan melihat sosok Atalia yang tampil berbeda dengan saat menjadi menantu mereka,tapi wajah Atalia begitu dingin.
__ADS_1
"A..atalia"ucap kakek jhon langsung berdiri membua kedua orang itu juga berdiri.
"A..apa yang ingin kau lakukan di sini?"tanya kakek Jhon takut terlebih melihat beberapa orang yang berpakaian rapi mengawal Atalia.
Qania melihat Atalia dari bawah sampai atas,semua yang di kenakan adalah merk-merk mahal dan tampak sekali semua yang ia gunakan terlihat khusus.
"Apa kalian tidak mempersilah kan ku duduk?"tanya Atalia berbicara dengan wajah tanpa ekspresi.
"Ten..tentu saja silah kan duduk"ucap Qania dengan gugup,begitupun kakek Jhon.
Atalia kemudian duduk dengan gerakan elegan,Zacky ikut dan berdiri di samping Atalia.
"Apa yang membuat mu datang kemari dengan membawa pengawal?"Tanya kakek Jhon dengan gugup dan takut bagaimana pun ia menyaksikan aksi Atalia yang begitu menegang kan dan menakutkan.
"Apakah tidak bisa?"tanya Atalia membuka kaca mata nya dan memberi pada Zacky.
"Akh tentu saja bisa kenapa tidak,lalu dimana David apa dia tidak ikut bersama mu?kalian tidak pulang bareng?"tanya Qania dengan antusias namun terlihat gugup.
"Kenapa dia harus ikut"ucap Atalia membuat ketiga orang itu heran dan menatap nya dengan heran.
"Sebenarnya kedatangan ku kemari ingin memberikan kejutan terlebih untuk nona Qania"ucap Atalia dengan mengangkat kaki dan menumpukkan di satu kaki nya.
"Kejutaan apa?"tanya Qinanti dengan senyum bingung dengan menatap wajah datar Atalia.
Atalia tak menjawab tapi terlihag Zacky berbicara pada pengawal."bawa masuk!"ucap Zacky.
Ketiga orang itu menoleh ke arah pintu dengan bersamaan.
♧♧♧♧♧
jangan lupa
like..
komen..
vote..
__ADS_1
rate...
makasih