
tapi Atalia tiba-tiba berbalik dan menatap diri nya dengan tatapan tajam,"keluar"satu kata itu begitu menusuk,sehingga pria tak berani bernafas dan dengan cepat berbalik dan keluar dari sana menutup pintu untuk nona nya itu.
Atalia kembali berbalik dan duduk di kursi di sana,di depan nya hanya ada meja kosong,tapi saat ia meletakkan jari nya di atas nakas,tiba-tiba meja itu bergerak dan sedikit bergemuruh hingga beberapa detik kemudian sebuah komputer dengan gaya yang sangat canggih dan sangat tidak bisa perlahan keluar dari dalam meja itu tepat di depan nya.
sebelah alis nya naik dengan sinis,"ini bukan kecurangan tapi kepintaran"ucap nya kemudian tangan nya mulai menari-nari di atas keyboard.
***
sekarang David sudah duduk berdampingan dengan Direktur Chi,ia menodorong sebuah dokumen ke depan David dengan ekspresi wajah nya yang tampak pucat.
David dengan penasaran membuka dokumen itu,dengan Pitter yang mencuri-curi lihat di samping nya.
"Perusahan STARG lah yang menekan perusahan Jhon beberapa minggu terakhir ini,tampak nya perusahan STARG mempunyai niat menghancurkan perusahan Jhon"ucap pria paruh baya itu dengan mimik wajah menyerah.
"kita tidak akan bisa mengalah kan perusahan STARG"ucap direktur Chi dengan menyerah.
"Sudah ku duga,perusahan besar seperti perusahan STARG lah yang mampu menekan perusahan Jhon sampai hampir bangkrut"Ucap Pitter tidak ragu lagi.
"kenapa perusahan STARG ingin menghancurkan perusahan Jhon"ucap David dengan suara bergumam.
"Prediksi ku setelah penyelidikan,aku merasa dan aku cukup yakin kalau pemimpin perusahan STARG mempunyai dendam dengan keluarga Jhon"ucap Direktur Chi dengan wajah serius.
semakin memikirkan nya,David semakin yakin kalau kepergian kakek dan ayah nya ke inggris untuk meminta maaf ada hubungan nya dengan semua ini,"Pitter selidki untuk apa ayah ku pergi ke inggris 2 hari yang lau"ucap David tanpa menatap ke arah Pitter.
"Eh untuk apa?"tanya Pitter dengan bingung.
"cari tahu saja"ucap David tib-tiba memutar kepala nya dan menatap tajam Pitter.
"Terima kasih Tuan Chi"ucap David kembali menatap Pria paruh baya di depan nya.
__ADS_1
"ya sama-sama Tuan David,kalau begitu aku permisi dulu"ucap pria paruh baya itu kemudian bangkit dari tempat duduk nya dan meninggal kan kedua orang itu.
"David,nampak nya persahan STARG tidak akan berhenti sampai perusahan Jhon bangkrut"ucap Pitter dengan khawatir.
"Jangan fikirkan itu,dengan kekuasaan dan pengaruh perusahan STARG kita memang tidak bisa melawan,tapi jika menemukan perusahan yang bisa bersanding dengan perusahan itu,mungkin perusahan Jhon bisa selamat"ucap David dengan serius.
"yang bisa bersanding dengan perusahan STARG sebenar nya tidak ada,hanya saja ada perusahan terbesar setelah perusahan STARG"ucap Pitter.
"Perusahan Albert"ucap David membuat Pitter langsung antusias.
"ya benar sekali,perusahan itu menempati posisi kedua saat ini,tapi perusahan itu sangat sulit untuk di hubungi,dan sangat jarang ada orang yang bisa bertemu dengan pemimpin nya "ucap Pitter.
"waktu itu aku magang di perusahan itu"ucap David membuat Pitter langsung terkejut dan tak percaya.
"Benarkah,kenapa aku tidak tahu tentang hal itu?!!"tanya pitter dengan mata membulat ke wajah David.
"oh begitu,jadi aku kurang upgread"ucap Pitter dengan sura sekecil mungkin.
"lalu apa CEO perusahan itu mengenal mu?"tanya Pitter lagi.
"Tentu saja,bahkan aku adalah mahasiswa kesayangan nya dulu!"ucap David dengan nada sinis nya melihat ke teman nya itu,tapi Pitter bisa percaya karna ia tahu dimana pun David berada ia akan mencuri perhatian bukan hanya karna ketampanan dan kesempurnaan tubuh nya,tapi otak nya yang zenius.
"lalu kalau kau mengenal nya dan dekat dengan CEO itu,kenapa kau tidak mengajukan kerja sama dengan perusahan itu,aku yakin mereka pati menerima nya"ucap Pitter.
"waktu itu aku berjanji hanya ingin pelajaran dari perusahan itu dan tidak ingin bantuan apapun,tapi meski begitu CEO perusahan itu mengajukan diri jika aku membutuh kan bantauan nya suatu saat aku bisa datang kapan saja"ucap David menceritkan sedikit masa magang nya dulu.
"wah..kau hebat sekali bisa berhubungan baik dengan CEO itu,apa dia masih muda?aaa apa dia perempuan?"tanya Pitter lagi.
"Tidak,waktu itu umur nya 35 tahunan ke atas,mungkin sekarang dia sudah cukup tua"ucap David meneguk kopi nya.
__ADS_1
"Kalau begitu hubungi sekarang saja,aku juga ingin bertemu dengan CEO hebat itu"ucap Pitter dengan antusias.
"Siapa yang ingin mengajak mu"ucap David mengerjai sahabat nya itu.
"bagaimana pun cara nya aku akan ikut"ucap Pitter dengan mimik wajah serius.
***
Sedang kan Atalia masih berkutat dengan komputer nya di ruangan itu sendiri,ia tak berhenti meski tampak lelah.
namun satu setelah setengah jam,Ia akhir nya bisa meretas jaringan utama perusahan JHON,di sana ia menemukan semua rahasia perusahan itu,nominal saham nya juga terlihat di sana di lengkapi dengan pinnya,membuat Atalia tersenyum puas.
Namun tiba-tiba saat tangan nya akan bergerak lagi entah kenapa bayangan David terlintas di otak nya,pria itu sangat pekerja keras dan pantang menyerah,bayangan wajah David yang terus bekerja untuk memperbaiki perusahan nya terus terbayang di kepala nya.
Jika ia mempermainkan dan mengedar kan 1 rahasia perusahan itu saja,sama saja akan membuat perusahan JHON 80 persen akan turun,harga saham nya akan turun hingga 25 persen.
ia kesusahan untuk melakukan nya,tapi kemudian ia memejam kan mata nya dengan kuat mencoba membuang semua pikiran-pikiran itu,"aku tidak peduli dengan nya!!"ucap nya pada akhir nya ia mempermainkan 1 rahasia perusahan itu dengan mengedarkan rahasia penting perusahan itu ke perusahan-perusahan lain.
Setelah melakukan itu,jantung nya tiba-tiba berdegup ada rasa tak tega,ia mengatup kan gigi nya kuat,"25% hanya awal mula saja!"ucap nya dengan meneguh kan pendirian nya,kembali meletakkan sidik jari nya di atas nakas itu dan komputer itu kembali tersimpan.
"ada apa dengan ku,kenapa aku harus memikirkan perjuangan nya!"Gumam nya kesal.
###
like...
komen...
vote...
__ADS_1