RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Aquarium bawah laut


__ADS_3

"maaf sudah membuat mu menunggu lama!"ucap Atalia pada David setelah ia masuk ke dalam mobil.


"baiklah aku akan memaafkan mu jika kau memberiku ciuman di sini"ucap David mengerucut kan bibir nya pura-pura ngambek menunjuk wajah nya.


cup...


bukan mencium wajah David Atalia malah mengecup singkat bibir David yang di kerucutkan,membuat David terkejut tak percaya sekaligus senang.


"aku mencintai mu"ucap Atalia berbicara manis membuat David heran tetapi senang dan dengan nakal menarik kepala Atalia dan langsung mencuri ciuman Atalia menekan kepala wanita itu agar tidak bisa lepas.


Atalia mengalung kan tangan nya di leher David membalas David menyambut lidah pria itu yang menjelajahi mulutnya,membuat David bersemangat dan tak ingin lepas lagi.


hingga setelah beberapa menit Atalia merasa hampir kehabisan oksigen,ia mengigit pelan bibir David agar pria itu sadar.


lagi-lagi David merasa terpancing dengan gigitan Atalia yang disalah artikan karna tidak seperti mengigit melainkan seperti menggodanya,tapi ia tahu Atalia ingin di lepaskan jadi dia menyudahinya.


"aku juga mencintai mu sayang''ucap David mengecup pucuk kepala Atalia dengan perasaan bahagia,membuat Atalia berhasil merona,tapi pada saat ia melihat mata Atalia merah dan bengkak tampak Baru saja menangi membuat nya langsung menatap tajam Atalia.


"kau baru saja menangis?kenapa?"tanya David membuat Atalia tertegun reflek menggelengkan kepalanya.


"tidak apa-apa,aku tidak menangis!tadi aku hanya terharu karna kaki ku terkelip,yah terkelip!"jelas Atalia dengan berbohong.


"sampai mata mu merah begini dan sembab?yang benar saja kau tidak akan menangis karna itu!"ucap David semakin memicingkan matanya,membuat Atalia menjadi kikuk.


"tidak bisa,aku harus mengalihkan pembicaraan ini!"*gumam nya khawatir David akan curiga padanya.


"ekhem,sayang jangan banyak bicara lagi,kalau tidak kita akan kehabisan tiket nanti"ucap Atalia memperbaiki posisi duduk nya menyembunyikan wajah merah nya.


"hmm...baiklah''ujar David dengan senyuman bahagia yang terpancar menarik pedal gas.

__ADS_1


''aku tidak sanggup"gumam Atalia menahan diri nya yang akan menangis saat melihat senyuman bahagia David membuat hatinya sangat pilu dan sakit.


***


Arkana heran melihat tuan Albert yang baru saja datang dengan mata mamerah dan sembab,''paman baik-baik saja?"tanya Arkana dengan pelan.


"akh...ya aku baik-baik saja''ujar tuan Albert menarik nafas dalam-dalam berusaha menutupi kesedihan nya.


Italia menoleh ke arah tuan Albert dan benar saja melihat mata tuan Albert merah dan sembab,begitupun dengan Xia ia megerutkan dahinya dalam ingin tahu kenapa pria itu menangis.


Tuan Albert tidak mood lagi untuk berbicara dengan siapapun mengingat keaadan Atalia,"maaf,aku tiba-tiba ada urusan yang harus segera di urus,kalian boleh tinggal di sini dulu"ucap Tuan Albert berdiri kemudian berbalik pergi.


Arkana dan kedua wanita itu menjadi bingung dengan sikap tuan Albert,mereka berfikir apakah tuan Albert mempunyai masalah yang berat hingga membuat nya menangis dan tak ingin berbicara dengan siapa pun.


''sepertinya tuan Albert sedang dalam kondisi hati yang tidak baik"ucap Xia dengan nada prihatin membuat Italia mengangguk setuju.


''Itali,Atalia pergi kemana?"tanya Arkana ingin meminta maaf pada adiknya itu,karna sudah mengatakan hal yang harus tidak di ucapkannya.


"oh Atalia,tadi sepertinya dia pergi ke belakang"ucap Italia.


"bagaimana pun juga aku harus meminta maaf"gumam Arkana berdiri tapi dengan cepat Xia menahan tangan nya.


"tidak bisa,aku berencana menjauhkan kedua nya membuat Arkana membenci adiknya itu,jika kedua nya berbicara mereka pasti akan kembali berhubungan baik"gumam Xia dengan geram.


"ada apa?"tanya Arkana menatap Xia yang memegangi tangan nya.


"kepalaku tiba-tiba pusing dan sakit,perut ku juga tiba-tiba sakit aku tidak tahu kenapa"jawabnya dengan ekspresi yang benar-benar kesakitan membuat Arkana bingung,ia khawatir dengan Xia di sisi lain ia juga merasa harus meminta maaf pada Atalia.


"aakh!!ini benar-benar sakit!"ucap Xia lagi melihat Arkana yang masih kebingungan.

__ADS_1


Italia juga khawatir melihat nya terlebih melihat ekspresi Xia yang seperti nya benar-benar merasa kesakitan.


"baiklah,kita kerumah sakit sekarang,Itali Kami pergi dulu kamu jaga dirimu baik-baik"ucap Arkana kemudian merangkul Xia berjalan pergi dari sana.


"kak,jika kau ingin mengatakan sesuatu pada Atali kau bisa memberitahu ku nanti ku beritahu dia!"ucap Italia sebelum Arkana pergi.


"tidak usah,aku akan mengatakan nya sendiri nanti!"jawab Arkana kemudian hilang di balik pintu bersama dengan Xia yang di bantu berjalan.


***


Aquarium bawah laut


"aku tidak tahu ternyata kau suka dunia bawah laut!"ucap David pada Atalia yang sekarang berjalan di samping nya melihat ke atas.


''itu karna aku ingin melihat sesuatu yang ingin ku lihat saat kecil namun tidak pernah terkabulkan,aku ingin merasakan masa-masa kanak-kanak dan remaja yang pernah ku lewatkan"gumam Atalia tersenyum melihat ke sekeliling nya.


"apakah pada saat kecil kau pernah ke bawah laut melihat keindahan ini?"tanya Atalia menoleh ke arah David hingga mata keduanya bertemu karna sedari tadi David ternyata memperhatikan nya.


hingga waktu terasa berhenti saat keduanya bertatapan.


"tidak,tapi aku tidak menyesal karna ini adalah pertama kali aku ke bawah laut dan datang bersama mu"ucap David terpesona dengan senyuman Atalia yang menurut nya begitu cantik dengan wajah merona nya.


"kau tahu aku pernah meminta papa ku untuk mengunjungi wisata ini,dan dia berjanji pada ku akan membawa ku besok tapi dia tidak menepati janjinya karna meninggal kan ku selamanya"ucap Atalia dengan tersenyum miris kemudian menunduk membuat hati David terhenyak sakit dan langsung memeluknya.


"itu adalah masa lalu dan sekarang kau sudah ada di masa depan,sesuatu yang kau ingin kan saat kecil tidak terwujud akan kita wujud kan bersama"ucap David mengusap-usap punggung Atalia dan menghirup aroma rambut Atalia yang begitu wangi tidak sadar ucapan nya bukan membuat Atalia lega tetapi semakin pilu dan sedih membuat wanita itu menangis memeluknya erat.


"jangan sedih lagi,aku tidak bisa melihat mu sedih"ucap David melepaskan Atalia dan memegang bahunya,tapi ia mengerutkan kening nya merasa lucu melihat Atalia menangis.


"kenapa kau menangis?"tanya David tertawa dan menghapus air mata Atalia dengan kedua ibu jarinya.

__ADS_1


Atalia kembali memeluk David dengan erat,"aku tidak menangis!"ucap Atalia terdengar manja di telinga David.


bersambung....


__ADS_2