
sedangkan Xia yang ternyata memperhatikan hal itu tersenyum sinis,"ternyata hanya wanita seperti itu!,cih benar-benar bukan level ku!!wanita angkuh dan tidak tahu cara menjaga ucapan nya hanya akan menambah musuh,apakah dia benar-benar mempunyai pendidikan, "gumamnya dengan tersenyum sinis dan kembali ikut berbincang dengan Arkana dan beberapa orang di depan mereka.
***
"aku minta maaf,aku tidak bermaksud memuji nya,aku bersumpah!"David menahan tangan Atalia saat mereka sudah hampir di luar dimana tidak ada begitu banyak orang lagi.
Atalia kembali menepis tangan David tapi kali ini David tidak mudah untuk di lepaskan,"aku tidak akan melepas kan mu!"tahan nya masih memegang lengan Atalia.
"lepaskan aku!!aku mau pulang aku ada urusan penting"ucap Atalia setelah menghela nafas panjang,melirik-lirik ke belakang David tepat nya ke arah wanita kakak nya yang sekarang tidak memperhatikan mereka lagi.
"tidak bisa jika kau mau pulang!aku akan mengantar mu!!"ucap David dengan berisi keras dan serius.
"tidak perlu seseorang sudah menjemput ku!"ucap Atalia melihat arloji mahal nya,seharusnya bawahan yang di kirim pesan sudah datang di depan.
"Apakah dia pria?"tanya David memicingkan matanya.
"benar dia sangat tampan,tinggi,gagah,dan sangat dermawan dia juga tidak berani memuji wanita lain di depan ku bahkan di belakang ku sekalipun!"sindir Atalia masih berusaha menepis tangan David dari lengan nya.
"aku akan mengantar mu kalau begitu!sekalian menemani mu menyelesaikan hal penting yang kau katakan!"tutur David menarik tangan Atalia untuk pergi dari sana.
Atalia mendegus kasar,Ia berpura-pura marah pada David untuk alasan agar bisa keluar dari sana karna ia yakin kekasih kakak nya itu pasti memata-matainya tapi dengan cara ini wanita itu tidak akan curiga,tetapi jujur saja ia memang tidak senang dengan ucapan David yang memuji wanita itu.
"bagaimana dengan ayah!!dia akan mencari mu nanti!"Atalia menahan tangan David yang menarik lengan nya.
"aku bisa meghubungi nanti!sekarang aku akan mengantar mu kemana pun kau pergi!"ucap David melanjutkan langkah nya berjalan ke arah mobil Pitter yang memang membawa mobil sport kecil,sedangkan mobil yang tadinya membawa mereka adalah mobil berukuran panjang dan besar.
"ya sudahlah"gumam Atalia memijat dahinya,kemudian mengambil ponsel nya mengirim pesan pada bawahan nya yang sekarang sudah ada di depan sana.
__ADS_1
"kemana aku akan mengantar mu?"tanya David setelah selesai memasang sabuk pengaman nya,dan sekarang memegang setir.
"apakah pria ini,bisa tidak merepotkan ku!"kesal Atalia dalam hati,padahal ia ingin langsung ketempat tujuan nya tapi tidak mungkin ia meminta David mengantar nya kesana.
"perusahan Line!"jawabnya asal.
"perusahan Line,untuk apa kau kesana?"tanya David melirik Atalia kemudian kembali menyetir.
"bos dari perusahan Starg tiba-tiba meminta ku untuk bertemu dengan CEO mereka!"jawab Atalia lagi berbohong.
"kenapa begitu mendadak,lagi pula ini sudah malam,apakah bos mu itu tidak tahu waktu di Swiss berbeda dengan dengan waktu di amrik!"kesal David melihat arlojinya sekarang sudah jam 09.22.
"perusahan Starg adalah perusahan besar,setidaknya dia tidak mungkin bodoh mengetahui perbedaan waktu,apakah dia berfikir perusahan Line masih beroperasi jam segini!!aku rasa dia mungkin menjebak mu,yang ku tahu perusahan Line sudah tutup jam sembilan!"ucap David merasa curiga.
"kenapa aku tidak memikirkan itu!"gumam Atalia mendegus kesal karna membuat alasan itu.
"tapi aku harus tetap kesana,seseorang menunggu di sana untuk pertemuan!"ucapnya mencari alasan lain.
''cukup!!aku bisa jaga diriku sendiri ok!"Atalia mengembangkan senyum nya dengan dingin sampai matanya meram,kemudian menarik tangan nya dari mulut David.
"baiklah,tapi aku ingin satu kiss!"ucap David dengan nada memaksa.
seketika wajah Atalia langsung memerah!"tidak bisa kau masih menyetir!"tolak nya cepat dan langsung membuang tatapan nya ke luar.
David tersenyum devil,''baiklah,kau benar aku masih menyetir!"ucap nya dengan wajah serius kembali menyetir.
***
__ADS_1
''hei dia meninggal kan ku sendiri,dimana dia!"gerutu Italia dengan mengerucutkan bibir dan duduk di tempatnya semula,hingga tatapan nya kepada Pitter yang sedang berbicara dengan seorang wanita muda dan cantik tampak nya itu juga wanita dari Asia,seketika ia merasa tidak senang dan merasa cemburu,karna mereka sangat dekat hingga saat mereka berbicara santai saja sampai ke telinga Italia.
''apa yang ku pikirkan!!kenapa aku harus merasa tidak senang dia dekat dengan wanita lain!"gumam Italia masih memperhatikan Pitter yang tampaknya sangat seru berbicara dengan wanita itu.
Italia sangat bosan karna tidak mempunyai teman berbicara,ia hanya bisa mendengarkan Pitter dan wanita itu berbincang dan bergurau.
"apakah jadi Putri satu-satunya pengusaha raksasa di Korea sangat menyenangkan?"tanya Pitter terpesona dengan kecantikan wanita di depan nya.
"ahaha biasa saja!tapi tidak bisa di pungkiri itu memang menyenangkan!tapi terkadang tidak menyenangkan karna tidak mempunyai saudara perempuan untuk di ajak curhat!"ucap wanita itu dengan mengerucutkan bibir.
"kau benar,aku juga putra tunggal bahkan kedua orang tua ku sudah meninggal kan ku!"cerita Pitter.
"kau sungguh malang!tapi sepertinya kau pria yang sangat dewasa dan mandiri,kau juga sangat tampan"hibur wanita itu menatap wajah Pitter dengan tersenyum,membuat Pitter jadi salah fokus.
"kau sangat tampan,kau juga sedikit mempunyai wajah-wajah bule gitu,apakah amma atau appa mu berasal dari negara Eropa?"tanya nya sangat tertarik dengan ketampanan Pitter.
"benar amma ku berasal dari Eropa!"jawab Pitter dengan raut wajah yang berubah tiba-tiba.
Italia benar-benar tidak bisa menahan,padahal kedua orang itu baru saja bertemu tapi sudah seakrab itu,ia mendegus kesal dan mengambil dompet nya dan berjalan ke meja kosong lainnya agar tidak bisa mendengar kedua orang itu.
Xia yang ternyata memperhatikan itu,tersenyum sinis,"hmph!!benar-benar keluarga yang aneh,menjadi seorang tuan putri saja tampak seperti wanita murahan yang mencintai pria yang tidak menyukai nya sama sekali!"gumam nya tampak seperti seorang pengamat yang baik.
***
Mobil akhirnya sampai di depan gedung perusahan Line,Atalia ingin segera keluar tapi David tiba-tiba menahan tangan nya,Atalia mendegus dan berbalik tapi baru saja ia berbalik mata nya langsung membola saat tiba-tiba David mendekat dan mencium bibir nya.
Iya memeja kan mata karna begitu deg-degan,David tersenyum saat Atalia memejam kan mata dan memperdalam ciuman nya.
__ADS_1
bersambung....
jangn lupa like. komen vote rate makasih banyak