
pukul 12.00 malam
"Bagaimana mungkin kau bisa melakukan hal itu!!!!jelas-jelas kau sudah tahu kalau itu adalah hukum keluarga sejak dulu!!tapi kau masih melakukan nya!!",bentak pria paruh baya pada putrinya yang sekarang menangis tersedu-sedu.
Cherly tidak melawan atau membantah ucapan sang papa sama sekali,karna ia tahu itu memang kesalahan nya.
''lalu bagaimana sekarang!!,apa kau tahu siapa laki-laki itu!!?",tanya sang kakak yang 1 jam lalu baru sampai dari negara Swiss, karna sang mama menelfon menyuruhnya untuk kembali.
Cherly menggelengkan kepalanya,membuat sang papa semakin emosi tapi masih menahan amarahnya,begitu pun dengan sang mama yang menangis karna yang terjadi pada putrinya.
''Cherly ingat dengan baik-baik wajah pria itu,ini adalah hal yang serius cepat atau lambat berita ini pasti akan menyebar karna ada banyak orang di luar dan di dalam yang ingin menghancurkan reputasi keluarga kita terlebih saingan papa!!,sebelum hal ini tahu kau harus segera menikah!",ucap sang kakak dengan tegas.
''apakah aku harus memberitahu mereka siapa pria bejat itu!!meskipun dia mengatakan akan menikahi ku tapi itu tidak mungkin sama sekali karna dia adalah seorang Raja!,baginya meniduri wanita adalah hal biasa,dan aku tahu dia hanya berbohong akan menikahi ku,percuma aku memberitahu mereka bahkan setelah mengetahuinya mereka juga tidak akan bisa memaksa pria itu untuk menikahi ku!"gumam Cherly dengan pikiran kacau sekarang,lagi-lagi ia menggelengkan kepala membuat kakaknya memijat dahi pusing.
"kalau begitu aku akan mencarikan mu pasangan untuk menikah!"ucap sang papa tiba-tiba membuat mereka semua terkejut dan dengan serentak melihat kearahnya.
"kau tidak ada hak untuk menolaknya!!karna itu adalah keputusan terakhirku untuk mu!"ucap sang papa menatap Cherly dengan tajam.
Cherly mengangguk dengan memaksa kan senyumnya,"baiklah pa,aku tidak akan menolak!"ucapnya dengan suara lemah dan lirih.
"Pa,aku akan mencari tahu siapa pria itu dulu!"ucap sang kakak.
"Kau bisa mencari nya,tapi aku juga tetap akan mencari kan pasangan untuknya karena aku khawatir,orang itu tidak akan ketemu -ketemu!"ucap Sang papa dengan emosi yang di tahan kemudian langsung meninggalkan ruangan itu,ia juga tidak ingin meluapkan emosinya pada putrinya itu karna ia khawatir akan mengeluarkan kan kata-kata yang di luar kendalinya.
"Cherly kamu harus menerimanya,karna tak ada cara lain untuk menyelamatkan mu dan keluarga kita kecuali dengan cara menikah!",ucap sang mama mencoba memberi pengertian pada putrinya yang ia tahu sekarang sangat rapuh.
__ADS_1
"ya ma aku tahu!"jawab Cherly dengan menundukkan kepalanya,ia merasa malu pada kakaknya.
"aku akan mencari pria itu sampai ketemu jika dia tidak mau menikah dengan mu maka aku akan menghabisinya!!"Geram kakak laki-laki itu dia tak lain adalah asisten tuan Albert,ia bangkit berdiri dengan sangat marah.
''beraninya dia merusak adik ku!"gerutunya sembari berjalan keluar dari ruang keluarga itu.
Cherly merasa senang mengetahui kalau ternyata kakaknya begitu peduli padanya,ia kira kakaknya itu akan semakin membenci dan tidak menyukainya.
"ayo Mama antar kamu ke kamar!",ajak sang mama menarik nafas panjang mencoba untuk sabar dan tidak menangis,ia merangkul putrinya itu.
"....."
"ma,bagaimana jika aku hamil?apa aku akan mempertahankan nya setelah menikah dengan orang lain?",tanya Cherly membuat langkah sang mama berhenti,ia terkejut dengan ucapan putrinya itu.
"itu tidak mungkin!,jangan banyak berfikir yang tidak-tidak!",ucap sang mama kembali berjalan dengan merangkul Cherly.
kini Cherly berusaha untuk tidur setelah sang mama keluar,tapi rasanya sangat sulit untuk tertidur hingga saat ia mulai mengantuk dan memejam kan mata seketika bayangan Arkana pada malam itu kembali teringat jelas,bagaimana Arkana dengan brutalnya dan meraba setiap bagian tubuhnya seperti dia adalah pemilik tubuhnya.
"aaaaaaakh!!"teriaknya dengan cepat membuka mata dan langsung duduk,kemudian mengambil air putih yang ada di atas nakas samping tempat tidurnya.
Ia menangis dengan tersedu-sedu dan berlari ke kamar mandi dan membersihkan diri,dan menggosok seluruh tubuhnya dengan sangat kuat karna yang barusan seperti nyata,seperti malam itu terulang kembali dimana ia memohon untuk di lepaskan tapi pria itu sama sekali tidak mendengar kan nya.
***
esok pagi di Amerika
__ADS_1
Atalia bersiap untuk segera berangkat,sedangkan David masih tertidur sepertinya tempat tidurnya sangat nyaman bahkan sudah sampai jam delapan pagi pria itu juga tetap akan tertidur nyenyak,sedangkan Atalia sudah rapi dan siap untuk pergi begitupun dengan Italia yang sudah sarapan di bawah.
"jika aku pergi tanpa memberitahunya itu tidak mungkin!"gumamnya melihat David,kemudian menghela nafas panjang dan berjalan mendekati pria yang berada di atas tempat tidur itu.
"Apa kau tidak pergi kantor?"tanya nya sedikit menggoyangkan bahu David,membuat David sedikit membuka matanya tampak sangat berat karna masih mengantuk,tapi saat melihat samar-samar wajah Atalia sudut bibir nya melengkung,dan membuka mata dengan sempurna,tanpa aba-aba ia menarik tangan Atalia.
membuat Atalia langsung membelalak,hingga ia langsung ambruk di atas tubuh David sontak ia langsung memejam kan mata.
"kenapa kau sudah rapi sepagi ini?",tanya David balik memposisikan Atalia pas di atasnya memeluk Atalia dengan erat.
"Apa yang kau lakukan lepaskan aku,aku mau pergi!",ucap Atalia ingin bangkit,tapi David memeluk nya dengan sangat erat.
"kau mau pergi ke kantor secepat ini?",tanya David dengan memicingkan matanya.
"aku akan pergi mengunjungi kakak,karna dia akan menikah dan besok dia akan melamar wanita itu!jadi bisakah kau melepaskan ku karna aku harus pergi sekarang juga",jelas Atalia,tapi tiba-tiba David berputar dan membuatnya sekarang berada di bawah tubuh nya.
"Lalu kapan kita akan menikah,aku tidak akan bisa jika sampai menunggu dua bulan lagi!"ucap David berbicara dengan sangat dekat dari wajah Atalia hingga nafasnya sampai berhembus di wajah wanita itu,bahkan ia semakin mendekatkan wajah nya dan Atalia membuat Atalia kesusahan menelan saliva nya.
"pria ini!!"kesal Atalia dengan wajah merona dan jantung yang berdebar sekarang,dengan sekuat tenaga mendorong David sampai pria itu terjatuh ke samping,melihat itu ia dengan gesit bangkit dari tempat tidur itu dan berlari menjauh.
tapi ia membelalak saat melihat Italia ternyata sedari tadi ada di ambang pintu dan melihat semuanya.
Italia seketika menutup pintu saat pandangannya dan Atalia bertemu.
bersambung....
__ADS_1
Jagan lupa like komen vote rate terima kasih,maaf semalam gak bisa up.