
"bagaimana pun cara nya tidak boleh mengingatnya!!"ucap Atalia berisi keras membuat David tidak tahan langsung mencubitnya dengan sangat gemas.
"bagaimanapun itu aku jamin tidak akan bisa menghapus nya!!lagi pula kita sudah akan menikah bukan saja melihat nya aku juga akan menyentuh nya jadi tidak perlu merasa malu begitu!"ucap David masih tidak melepaskan tangan nya dari wajah Atalia.
Atalia yang mendengar nya membolakan mata nya pada David,tidak tahu kenapa pria itu sangat tidak tahu malu mengatakan nya,ia menepis tangan David dari wajah nya dan membuang wajah nya yang sangat panas di buat pria itu.
David semakin gemas melihat wajah Atalia yang semakin merah,ia mendekat ke telinga Atalia.
"ngomong-ngomong tubuh mu sangat bagus dan menggoda,dari luar saja terlihat kurus ternyata tubuh calon istri ku berisi dan sangat indah.."bisik David berhenti saat melihat Atalia yang melotot.
"kedua gun..."David tidak sempat menyelesaikan kalimat nya langsung di tutup oleh Atalia dengan kedua tangan nya.
"kau adalah pria yang tidak tahu malu,apa kau tidak bisa menjaga mulut mu!!"bentak Atalia tidak bisa menahan diri lagi pada pria mesum di depan nya.
"Jika kau mengatakan hal-hal mesum lagi,aku tidak akan mau berbicara lagi dengan mu!!"ucapnya lagi berbicara dengan serius,dengan menarik kembali tangan nya.
"baiklah aku janji,aku tidak akan berbicara mesum-mesum lagi!!"David bisa melihat keseriusan Atalia jadi dia sangat takut jika sampai Atalia tidak akan mau berbicara lagi.
"jangan mendiami ku!!aku tidak akan bisa tahan dengan itu!oke?"ucap David menunjukkan dua jarinya seperti sedang melakukan Selfi.
Atalia menoleh wajah David sedikit,melihat pria itu sekarang memegang kedua telinganya.
melihat Atalia belum merespon nya,David langsung memegang bahu wanita itu,"jangan mendiami ku!"ucapnya layak nya seorang anak usia lima tahun dengan ekspresi memohon.
Atalia melihat keseriusan David dia menghela nafas panjang dan mengangguk kan kepalanya dengan wajah jutek.
David langsung merasa lega,ia langsung menarik Atalia kedalam pelukan nya memeluk wanita itu dengen penuh kasih sayang mengecup pucuk kepala Atalia.
"aku tidak sabar menikah dengan mu,agar setiap malam bisa tidur di satu kamar yang sama melakukan apapun sesuka hati,memeluk dengan sesuka hati!"ucap David masih memeluk Atalia.
__ADS_1
Atalia yang meletakkan wajah nya di dada David dapat merasakan detak jantung David yang tidak begitu tenang,senyuman nya seketika menghilang setelah mendengar ucapan David ia tidak bisa melihat David sedih.
''bagaimana jika nanti aku mati sebelum kita menikah?"tanya nya tiba-tiba sontak membuat David terkekejut.
"apa yang kau katakan!!kenapa mengatakan itu?"tanya David melepaskan Atalia dari pelukan nya sekarang kembali memegang bahu nya menatap wanita itu dengan tatapan tidak senang.
''aku hanya bertanya saja,jika nanti aku mati apakah kau akan mencinta wanita lain lagi dan menikah dengan nya?"tanya Atalia lagi tak berhenti tatapan nya kosong.
David benar-benar tidak senang Atalia berbicara begitu,''Jangan mengatakan itu,usia mu dan usia ku masih panjang,kita akan hidup menua bersama''ucap David tiba-tiba merasa sedih dan langsung memeluk Atalia kembali.
"aku tidak bisa kehilagan mu,jangan berbicara begitu lagi!"David mencium pucuk kepala Atalia dengan waktu lama.
Atalia mendengar suara David yang lirih,''bagaimana cara nya kita akan menua bersama?"gumam nya menekan rasa sedih nya,ia memeluk David dengan erat."jika aku masih mempunyai kesempatan hidup,aku akan berubah menjadi wanita yang baik menjadi istri yang baik,tuhan boleh kah memberi ku kesempatan hidup Sekali lagi aku ingin hidup bersama pria ini!"Atalia menangis di pelukan David.
David merasakan dada nya basah ia melepaskan pelukan nya dan memegang wajah Atalia,"kenapa kau menangis?"tanyanya entah kenapa rasa tidak tenang menjalari hatinya saat melihat mata sayu Atalia,manik mata biru cerah nya entah kenapa terlihat redup.
"Jika harus mati,aku ingin mati lebih dulu aku tidak akan bisa hidup jika harus kehilangan mu,aku tidak akan bahagia hidup tanpa mu!"ucap David dengan mata merah kemudian langsung menarik Atalia dan mencium bibirnya.
"jangan pernah mengatakan nya lagi"ucap David sekarang mengusap-usap rambut Atalia lembut.
***
ke esokan paginya David kembali menemui Atalia yang masih berada di kamarnya,namun ia tidak menemukan Atalia di sana.
''kemana dia sepagi ini"tanya nya pada diri sendiri dengan menatap ke sekeliling kamar Atalia yang memang sudah rapi dan tak ada jejak Atalia di sana.
''Apa yang kau lakukan di sini?"tanya Italia yang tiba-tiba muncul di belakang David.
''tentu saja mencari Atalia"ucap David dengan berbicara datar dan dingin,kemudian pergi dari sana meninggal kan Italia.
__ADS_1
''pagi-pagi Sekali tadi Atalia pergi dengan terburu-buru,aku saja belum bangun pelayan yang memberi tahu ku tadi!"ujar Italia pada David.
"pagi-pagi sekali?kemana dia pergi?"gumam David kemudian kembali ke kamar nya untuk menelfon Atalia karna ponsel nya tertinggal di kamar.
Tapi pada saat ia sudah menghubunginya,Atalia tidak mengangkat nya bahkan beberapa kali ia menelfon tapi juga tidak di angkat padahal panggilan nya masuk,entah kenapa ia merasa khawatir tiba-tiba.
berfikir kalau Tuan Albert tahu jadi dia segera keluar dari sana dan mencari sang papa.
***
"papa!"panggil David pada tuan Albert yang duduk di ruang tamu bersama asisten nya tampak membahas sesuatu tapi saat dirinya datang kedua nya menjadi terlihat tegang bahkan sang asisten sontak menutup dokumen yang ia tunjukkan pada tuan Albert barusan.
"akh...David ada apa?"tanya Tuan Albert terlihat tenang.
"aku mencari Atalia,apa papa tahu di mana dia?"tanya David.
"oh...Atalia memang pergi pagi-pagi sekali tadi,kata nya dia ada urusan penting!"Jawab tuan Albert yang sebenar nya juga tidak tahu alasan Atalia pergi sepagi-pagi itu tadi.
saat itu juga Atalia muncul dengan wajah murung tapi saat melihat David seketika ekspresi murung dan sedih nya terganti menjadi ceria.
"apa kau mencari ku?"tanya Atalia pada David membuat ketiga pria itu menoleh bersamaan,David langsung menghampiri Atalia.
"kemana kau pergi?"tanya nya dengan nada mengintimidasi.
"aku ada urusan mendadak dari perusahan!"ucap Atalia mencari alasan.
"apakah harus sepagi itu,perusahan Starg begitu membuat mu lelah,kau tidak perlu bekerja di sana lagi!"ucap David sontak membuat asisten tuan Albert yang baru saja menyeruput kopi nya langsung menyembur kannya akibat nya membuat dokumen di depan nya kotor.
bersambung....
__ADS_1