RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
perhatian


__ADS_3

''David!"Ucap Pitter yang baru saja masuk,mebuat David menoleh ke arah nya kemudian kembali fokus dengan labtob nya.


''apa kau menemukan kemana Atalia tadi pergi sampai menjadi seperti ini?"tanya David,membuat Pitter bungkam dan hanya berdiri di depan pintu.


''aku hanya menemukan jejak terakhir nya,menuju ke markas itu lagi,namun setelah itu aku tidak menemukan apapun,karna bukan hal mudah menemukan informasi dari lokasi yang menjadi kekuasan pemilik markas itu'',ucap Pitter menjelas kan.


''...''David terdiam menatap Atalia dengan tatapan penuh tanya.''apa yang sudah terjadi di sana?''tanya David benar-benar tidak fokus bekerja.


"menurut mu apa yang sudah terjadi pada nya?kenapa kondisi nya seperti ini bahkan ada darah orang lain pakaian nya,juga tangan nya kenapa bisa tersayat?"tanya David tanpa mengalih kan pandangan nya dari Atalia,ada rasa resah yang menjalar di hati nya.


"...mungkin mereka menculik nya untuk memancing mu,tapi setelah sampai di sana mereka ingin meleceh kan dia ini,tapi karna ingin melindungi diri akhir nya dia melukai orang itu hingga mengeluarkan darah yang banyak,dan mungkin nona juga mengancam dengan menyayat tangan nya",jelas pitter menurut pendapat nya,membuat David menghela nafas lega.


"oh iya,nona besar menyuruh Kamu pulang ada yang ingin mereka bicarakan,kata nya hal yang sangat penting",ucap Pitter.


"tidak bisa,sebelum Atalia pulih aku tidak akan kembali"ucap David acuh.


"Sebaiknya kau kembali saja,jangan membuat nona besar dan tuan besar juga tuan tua marah lagi,bukan kah dia bisa di bawa pergi dan di rawat di rumah sakit di sana."ucap Pitter takut David akan mendapat amukan dari orang-orang itu.


"kalau begitu tunggu 1 minggu lagi"ucap David tidak peduli.


"tapi..."belum sempat Pitter menyelesaikan ucapan nya David langsung menyela.


"bagaimana dengan perusahan itu?"tanya David.


"hah...Perusahan itu mulai berkembang sudah cukup banyak ivestor yang menanam kan saham di sana"ucap Pitter.


"bagus lah,minggu depan atur jadwal rapat di sana dengan para investor dan direktur yang bertanggung jawab,dalam setahun aku ingin perusahan baru ku maju dengan pesat"ucap David dengan ekspresi tegas dan serius.


"baiklah,kau tenang saja"ucap Pitter menghela nafas,kemudian keluar dari ruangan itu.


6 bulan yang lalu David sudah merancang dan memproyeksikan perusahan baru,dan akhir nya hari ini menglami perkembangan,iya membangun perusahan itu sebagai cadangan dan ingin membuktikan kalau iy bisa bangkit tanpa keluarga Jhon yang kaya raya dengan harta yang mungkin tidak habis sampai belasan turunan meski tak melakukan apa-apa.


iya menyentuh tangan dingin Atalia,yang sampai sekarang belum sadarkan diri.


"jika mereka tetap tidak setuju dengan hubungan kita,aku akan pergi dari keluarga Jhon dan memulai hidup baru dengan mu",ucap David dengan tulus,tangan nya menyusuri rambut Halus Atalia.

__ADS_1


...----------------...


3 hari kemudian


Atalia membuka mata nya dengan perlahan,pandangan pertama yang iya lihat adalah melihat seorang pria tampan menggunakan kaca mata berbingkai emas sedang sibuk dengan labtob dan beberapa dokumen nya.


Namun tiba-tiba David mengangkat pandangan nya,dan menoleh ke arah nya entah kenapa Atalia spontan menutup mata nya.


melihat Atalia yang masih setiap menutup mata nya,David menghela nafas dokter mengatakan dalam 3 hari Atalia akan sadar namun,sampai sekarang bahkan belum ada pertanda,iya kembali di sibukkan dengan dokumen-dokumen nya.


dalam 3 hari ini,iya bekerja di rumah sakit itu,sementara Pitter bolak-balik ke asia tepat nya ke negara xxx,dengan beberapa urusan perusahan.


Atalia kembali membuka mata nya,wajah nya tanpa ekspresi melihat ke sekitar nya,''sudah berapa hari aku tidak sadarkan diri",gumam nya melemparkan tatapan ke gorden kaca yang terbuka.


iya mengangkat tangan nya,melihat ke pergelangan tangan nya yang masih di baluti perban,kemudian iya merasakan kaki nya sedikit aneh namun iya tak begitu peduli,wajah nya tetap datar namun entah apa yang iya fikir kan.


David kembali menoleh ke arah Atalia,dan sangat terkejut sekaligus gembira melihat wanita yang iya tunggu-tunggu sadar beberapa hari ini akhir nya membukaa mata nya,"kau sudah sadar?"ucap nya tak percaya.


Mendengar itu,Atalia memutar kepala nya menatap ke arah David yang seperti nya berbicara pada nya,wajah yang tadi nya datar tanpa ekspresi kini di hiasi senyum di bibir pucat nya.


"mmm,apa kau lapar?"tanya nya,namun tak menunggu jawaban Atalia iya langsung menekan tombol memanggil dokter.


setelah dokter datang,iya langsung menyuruh nya memeriksa keadaan Atalia sebelum menyiap kan makanan untuk Atalia.


"kondisi nona sekarang sangat baik,bahkan pemulihan nya termasuk berlangsung cepat"ucap dokter itu lega sekaligus bahagia,setiap hari iya harus menerima pertanyaan dari pria di sebelah nya itu,bahkan bentakan nya bukan biasa tapi penuh intimidasi dan penekanan.


"baguslah,kau boleh keluar dan bawakan makanan untuk nya"ucap David dengan wajah datar,membuat dokter itu langsung keluar dengan memaksakan senyum nya.


tak berapa lama sarapan akhir nya datang,semangkok bubur nasi yang sudah di campur dengan sayuran dan lauk bergizi.


David duduk di samping tempat tidur Atalia dan menyuapi nya,Atalia sama sekali menolak atau protes iya terus menerima suarapan demi suapan.


"apa bubur nya tidak hambar?"tanya David melihat ekspresi Atalia, tidak melakukan penolakan atau pun protes dengan makanan rumah sakit.


David mencicipi sedikit dan langsung membuat ekspresi tidak suka,"tidak ada rasa nya sekali?"gumam nya menatap Atalia.

__ADS_1


"ekhm,kau tenang saja setelah kau sembuh kau tidak akan memakan makanan hambar seperti ini lagi"ucap David,melanjutkan menyuapi Atalia.


"beberapa hari ini kau tidak menghirup udara segar,setelah ini aku akan membawa mu keluar"ucap nya menyuap kan suapan terakhir pada Atalia.


namun tiba-tiba ponsel nya berdering melihat nama pemanggil adalah Kana, iya langsung beranjak,"tunggu sebentar aku akan mengangkat telfon dulu"ucap nya mengambil ponsel nya,berjalan sedikit jauh dari Atalia.


Atalia sedikit heran,pria yang biasa nya dingin,cuek,emosian,dan selalu membenci dan muak melihat nya itu,bersikap lembut dan sangat perhatian,hingga sangat sulit di terima nya.


"halo?"ucap nya pada seseorang yang di balik telfon tak kunjung bicara.


📞"...halo David",ucap pria di balik telfon dengan suara khas nya.


"Apa kau sudah menemukan informasi nya?"tanya David,pria di balik telfon sempat diam beberapa detik entah apa yang iya pikir kan.


"Kana,apa kau mendengar ku?"tanya David lagi dengan mengerut kan kening nya.


📞"akh maaf,aku hanya memikir kan sesuatu"ucap pria di balik telfon dengan memaksakan tawa nya.


📞"kita bicarakan saat bertemu saja,besok aku akan berangkat ke inggris"ucap pria itu lagi kemudian langsung memutus kan sambungan telfon.


NEGARA ITALIA


Pria bertubuh tinggi tampan dengan kulit putih bersih,dengan rambut pirang putih berdiri di depan jendela besar dimana kota Italia langsung terpapar.


iya menutup sambungan telfon dengan menghela nafas berat,"kenapa wajah wanita itu sangat mirip dengan nya sebelum operasi"gumam pria itu memperhatikan sebuah foto wanita yang memakai kaca mata tebal yang tak lain adalah foto Atalia.


###


like...


komen...


vote...


bantu share....

__ADS_1


__ADS_2