
kemudian Atalia merebut parang itu dari tangan pria itu, kemudian menyikut leher nya hingga membuat urat-urat di leher pria itu sebagaian putus, setelah nya Atalia melemparkan nya ke dinding hingga membuat nya terpental.
"uhuk!!!uhuk!!",pria itu terbatuk-batuk dengan tubuh yang sudah tengkurap,seluruh tubuh nya sakit terlebih leher nya seperti nya sangat sulit di gerakkan,ia berusaha bangkit karna tidak terima dengan semuanya.
sedangkan Atalia menarik gaun nya dan dalam sekali tarikan gaun itu robek hingga sampai ke paha nya,kemudian melempar potongan rok itu kewajah pria yang sedang berjalan ke arah nya itu kemudian menendang wajah nya dengan sangat kuat.
"aaaakh!!",teriak pria itu dengan kesakitan melepas kan potongan gaun itu dari wajah nya hingga memperlihatkan hidung nya berdarah.
Ia mengambil pistol nya dan menembak Atalia,ia tidak tahu kalau Atalia memakai baju Anti peluru,berapa kali pun ia menembak Atalia sama sekali tak tersentuh membuat nya frustasi karna Atalia yang terus mendekati nya,hingga peluru nya habis dan Atalia sudah ada tepat di depan nya membuat nya tak bisa melakukan apa-apa lagi dan seperti tubuh nya tak bisa bergerak lagi,hingga wanita di depan nya itu merebut pistol nya.
Atalia memutar pistol itu dan memegang ujung nya kemudian langsung menghantamkan pistol itu ke kepala pria itu beberapa kali membuat kepala pria itu hampir hancur,ia tersenyum smrik saat mendengar suara pelatuk yang di lepaskan,hingga peluru itu sedang bergerak cepat ke arah nya.
"ja...jangan bunuh aku!",ucap pria itu memegang kepala nya yang sekarang hampir hancur.
Atalia menepuk wajah pria itu dengan senyum iblisnya,"aku tidak akan membunuh mu,tapi dia yang akan membunuh mu!",ucap Atalia tertawa sinis dan langsung menghindar saat peluru sudah sangat dekat padanya.
dor!!!!!
suara pistol itu membuat mereka yang di sana sangat terkejut terlebih saat menyadari pistol itu ternyata tidak mengenai Atalia melainkan rekan mereka bahkan tepat di dahinya membuat pria itu langsung mati.
Atalia berbalik dan membuang pistol yang tidak berpeluru itu lagi, sekarang ia hanya memegang parang.
saat pria yang tengkurap itu bangun lagi,ia berlari ke arah Atalia dengan membawa pecah kaca untuk menusuk Atalia.
Atalia tersenyum smrik,dan melayang kan parang di tangan nya menebas kepala pria itu dengan Sangat sadis membuat kepala pria itu Melayang dengan leher yang muncrat darah seperti air mancur,semua orang yang berada di sana berteriak ketakutan,bukan saja hanya para wanita itu,para pria yang tersisa juga ketakutan melihat nya bahkan berteriak.
"aku hanya membunuhmu dengan alatmu sendiri!",ucapnya menendang tubuh yang kehilangan kepala itu hingga terjatuh ke lantai.
"aaakh wanita itu pasti sudah gila!!dia sudah gila!",ucap mereka berlari ke arah pintu ingin keluar,tapi percuma saja pintu itu sudah terkunci.
"aaaaaaaaakh!",teriak seorang wanita dengan histeris ketakutan saat sebuah kepala itu berguling ke arah nya bahkan mata yang tinggal kepala itu berkedip,wanita itu langsung menendang kepala itu Dengan ketakutan.
hingga kepala itu berguling ke arah wanita lain nya,mereka juga dengan berteriak ketakutan menendang nya ke arah kelompok wanita lain nya.
hingga terjadi lah kepala yang di jadikan sebagai bola oleh para wanita itu.
sedangkan sekitaran 18 orang pria yang hidup sebagian menggedor-gedor pintu berharap ada yang membuka dan menyelamatkan nyawa mereka dari wanita psikopat mengerikan itu.
Atalia tersenyum bak iblis di tambah muncratan darah yang di wajah nya membuat nya terlihat lebih menakutkan.
__ADS_1
ia berjalan ke arah pria-pria yang sekarang berada di depan pintu yang mencoba kabur,para pria di depan pintu itu dengan ketakutan menempel di pintu itu dengan melihat Atalia seperti malaikat pencabut nyawa.
Atalia tak menghentikan langkah nya,ia terus berjalan dengan memutar-mutar parang yang sekarang di penuhi darah itu.
"to...tolong jangan bunuh kami!kami mohon ampun!",ucap kelima pria yang sekarang menempel di pintu itu dengan kaki yang gemetaran.
tap...
langkah kaki Atalia terhenti saat sudah tepat di depan kelima pria itu,ia sedikit membungkuk dan mengangkat parang berdarah itu ke dagu pria yang sekarang menunduk itu sampai wajah pria itu terangkat dan melihat mata biru menyeramkan itu.
"Ku...mo..mo..mohon ampuni ak..aku no..nona!",ucapnya dengan sangat tegang mata nya terus melihat ke parang yang sekarang berada di bawah dagu nya itu.
"kenapa?bukan nya ingin bermain dengan ku?kenapa sekarang kau menyerah?aku bahkan belum puas bermain!",Atalia berbicara seperti boneka hantu yang sangat menyeram kan.
pria itu menggeleng kan kepala nya Pelan sangat takut jika sampai parang itu bergerak dan melukai leher nya.
seorang rekan mereka yang berdiri tidak jauh dari mereka tidak tahan lagi,ia dengan marah mengambil tongkat bola Biliar dan berjalan dengan langkah berani ke arah Atalia.
ia mengangkat nya bersiap memukul punggung Atalia dengan kekuatan penuh nya.
"ingat wajah orang yang membunuh mu!",Atalia tersenyum dengan penuh makna kemudian menghindar dari depan tubuh pria itu cepat saat merasakan rambut nya tertiup oleh sesuatu benda.
"aaaaakh!",teriak nya.
plaaak!!!
tongkat biliar yang berkecepatan tinggi itu langsung membunuh nya di tempat.
pria yang memegang tongkat biliar itu ternyata tidak peduli Bahkan tidak merasa bersalah setelah membunuh rekan nya,ia tidak menyerah dan mengangkat nya lagi dan ingin memukul ke arah Atalia.
pada saat tongkat billiar itu akan mengenai nya,ia dengan enteng menangkap tongkat itu,membuat pria itu geram,dan ingin menarik tongkat nya itu tapi sama sekali tidak bergerak karna Atalia yang ternyata memegang nya erat.
tiba-tiba seorang pria lagi tiba-tiba muncul mengangkat tongkat biliar itu untuk memukul Atalia.
hampir saja Atalia lengah dengan itu,untung saja ia langsung bisa menangkap tongkat itu,hingga ia memegang dua tongkat itu,dengan menjatuhkan parang yang berada di tangan nya.
pria lain nya yang melihat itu merasa ada kesempatan untuk membunuh Atalia dan berlari ke arahnya dengan senyum jahat mereka,bersiap mengangkat kaki menendang perut Atalia.
",tidak semudah itu!",Atalia dengan gerakan kaki lincah menjatuhkan mereka satu persatu,namun mereka masih bangun membuat Atalia sedikit tidak sabaran.
__ADS_1
Ia menarik kedua tongkat billiar itu dengan tiba-tiba hingga membuat kedua pria itu terkejut dan terjatuh.
Ia memainkan kedua tongkat biliar itu dengan sangat cekatan, melayangkan nya ke arah orang-orang itu membuat mereka terus mengelak namun Atalia tak berhenti ia dengan tersenyum sinis melompat seperti Spiderman mengayunkan kedua tongkat itu ke arah leher mereka,karna gerakan nya yang cepat sehingga mereka tidak bisa mengelak lagi.
ketiga pria itu terjatuh dengan leher yang patah tulang,Atalia tidak berhenti sampai di situ ia mengangkat kedua tongkat itu dan memukulkan nya dengan keras ke atas tubuh ketiga pria itu hingga membuat mereka mati.
salah satu pria yang tadinya memegang tongkat Biliar itu bahkan membunuh rekan nya,mencoba bangkit hingga ia tersenyum saat melihat parang yang tidak jauh dari nya dan langsung bangkit mengambil parang itu berlari ke Arah Atalia.
Atalia yang baru saja berbalik terkejut melihat pria itu melompat dengan mengangkat parang itu,tapi ia langsung tersenyum meremehkan dan langsung melakukan salto belakang beberapa kali.
pria yang memegang parang itu terkejut melihat itu,Atalia terus melakukan salto belakang membuat tubuh nya terus berputar seperti ban.
hingga Atalia berhenti melakukan salto saat mendapatkan pistol nya,ia melompat dan berdiri dengan posisi yang baik.
dor...dor...dor...dor...dor....
karna terlalu merasa lama,ia menembaki pria-pria yang masih hidup itu.
semua wanita yang berada di sana berteriak mintai tolong,merek tak bisa lagi menopang kaki karna begitu gemetaran.
terakhir Atalia menembak gagang pintu agar tidak kunci lagi,satu hal yang pasti mereka semua adalah anggota ******* yang selalu merepotkan beberapa negara,dan Atalia juga tak ingin di repotkan lagi dengan musuh yang sama.
***
di sisi lain Li Xian jing merasa geram saat mengetahui kalau mereka salah orang,hingga membuat nya Sangat marah dan kesal ia terus melangkah dengan kaki panjang nya ingin kembali ke ruangan dimana rekan-rekan nya berada,di ikuti oleh ke empat orang yang tadinya memang ikut dengan nya keluar.
Ia mendorong pintu dengan keras hingga terbuka,tapi betapa terkejut nya ia saat melihat ruangan itu begitu berantakan dan semua rekan-rekan nya bergeletakan di lantai dan beberapa dari mereka bersimbah darah.Kelima orang itu sangat terkejut dan tidak bisa percaya.
"Tuan!!!",teriak para wanita yang berada di satu sudut ruangan itu, mereka semua tampak ketakutan.
"bagaimana dengan kejutan yang ku berikan,apa kau suka?",
Suara itu membuat Li Xian jing tertegun,ia langsung melihat ke asal suara begitupun dengan ke empat rekan nya itu.
seorang wanita tampak bersandar di dinding dengan santai nya meletakkan pistol di bibirnya,dengan satu tangan lagi memegang satu pistol lain dan memainkan nya.
merasa dirinya sudah di lihat,ia memutar kepalanya melihat Li Xian jing dengan tatapan iblis dan senyum miring nya.
Bersambung....
__ADS_1