RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
ingatan masa kecil


__ADS_3

''Dia pasti masih dekat dari sini,bagaimana kalau kita cari?''tanya pria india itu terburu-buru.


''jangan gegabah,lihat disana''ucap pria tiongkok itu menunjuk ke depan gedung,membuat mereka semua menoleh dan tak percaya.


''hah!!!para pengawal ku!!!"teriak pria kulit hitam berlari melewati rekan-rekan nya.


mereka semua menghampiri nya,dan memeriksa mayat-mayat itu,''mereka mati tertembak''ucap pria london itu setelah memeriksa beberapa mayat.


"mati tertembak?tapi kenapa aku tidak mendengar suara pistol sama sekali"


"apa mungkin dia memakai tembak laser"


"tidak mungkin,kalau tembak laser juga akan menimbul kan suara"ucap mereka menebak-nebak.


"sudah tidak salah lagi,ini pasti ulah wanita itu,dia mempunyai pistol yang tidak menimbul kan suara namun sangat mematikan dan sangat hebat"ucap pria kulit hitam itu memperlihat kan pistol yang kecil elegan itu.


pria kulit hitam itu mencobakan pistol itu kepada mayat pengawal nya,mereka yang ada di sana sangat takjub,"Tidak mengeluar kan darah dan seperti tak membuat bekas,mungkin benar wanita itu,hanya saja dia menggunakan pistol yang lain"ucap pria tiongkok itu dengan serius.


"kalau aku menemukan nya aku pasti akan menyiksa nya dan mencincang nya sampai 5 ribu bagian!!"kesal pria kulit hitam itu,melihat puluhan pengawal nya telah meninggal.


"aku akan mencari nya!!"ucap pria india itu berlari menuju mobil nya,namun pria tiongkok itu melarang nya.


"tidak perlu,jika kau pergi dan menemui nya,mungkin saja kau tidak akan kembali lagi"ucap pria tiongkok itu menghentikan langkah pria india itu.


...


di dalam kegelapan jalan hutan Atalia berjalan tanpa menggunakan alas kaki dan masih memakai pakaian rumah sakit berwarna biru langit dengan darah di sekujur baju nya, dan wajah karna darah pria yang tadi berada dalam mobil,dan dengan darah nya sendiri yang terus menetes dari pergelangan tangan nya,tubuh nya bergetar entah ketakutan,kesakitan,atau kedinginan.

__ADS_1


iya berjalan di sepanjang jalan,dengan sinar bulan menjadi lampu untuk nya,sejujur nya iya ketakutan di dalam kegelapan itu tapi iya sadar iya harus berani dalam segala hal,hingga iya tidak punya ketakutan dalam hal apapun lagi dan tidak akan menjadi kelemahan nya.


iya menatap ke langit gelap dengan cahaya rembulan yang cukup terang,"cih,kalian tinggal di sana dengan bahagia meninggal kan ku sendiri di dunia ini,kalian sangat kejam"sinis nya,kemudian menunduk menatap pisau di tangan nya kemudian menatap ke perut nya.


dulu saat iya umur 5 hinga 7 tahun dia pernah mencoba bunuh diri beberapa kali dengan menusuk pisau ke dalam perut nya dan cara-cara lain tapi gagal,iya selalu selamat dan selalu selamat,hingga bunuh diri terakhir di ulang tahun nya yang ke 7 tahun,saat itu iya menusuk perut nya beberapa kali dan disitu dia di pastikan mati namun tanpa di duga seseorang yang misterius menolong nya.


flasbak off


seorang gadis kecil membuka mata nya dengan berharap iya berkumpul bersama keluarga nya,namun iya kembali menangis dan marah saat mengetahui bunuh diri nya gagal lagi.


"haaaa!!!kenapa aku masih hidup!!!"teriak nya menangis dengan marah melepas kan selang infus dari tangan nya,dan membuang semua alat medis yang di dekat nya.


iya menyembunyikan wajah nya di lutut menangis sekeras-keras nya,namun tiba-tiba iya merasakan seseorang mengusap rambut nya dengan lembut.


"kau tidak di ijin kan mati,sebelum membalas dendam pada orang-orang yang membunuh keluarga mu,menghabisi semua orang yang ikut campur tangan dalam pembantian itu"ucap seorang pria dengan suara paruh baya,namun ucapan dan nada suara nya sangat tajam dan penuh dendam.


"mulai sekarang aku adalah orang tua mu sekaligus guru mu"ucap pria paruh baya itu tersenyum lembut memebalas tatapan tajam Atalia.


"pergi!!aku membenci semua orang!!aku tidak akan mudah di bodohi!!"teriak nya dengan suara yang masih nyaring di usia nya yang masih kecil.


"percayalah nak,paman akan membuat mu menjadi orang hebat dan membunuh semua orang yang membunuh keluarga mu"ucap pria paruh baya itu dengan suara lembut,membuat Gadis itu merubah tatapan tajam nya dan menatap pria itu sedikit harapan hidup nya tiba-tiba kembali.


namun iya kembali menajam kan tatapan nya,"baiklah,aku akan ikut dengan mu karna aku ingin membunuh orang-orang itu,aku sudah bersumpah pada papa kalau nyawa harus di bayar nyawa"ucap nya dengan dendam yang berapi-api.


"bagus!!,tapi semua harus berjalan dengan murni"ucap pria paruh baya itu,sejak awal dia sudah sangat percaya pada putri bungsu Raja dan Ratu nya yang sudah meninggal,tepat nya salah seorang putri kembar itu yang memang mempunya otak jenius,cerdik,licik,dan tidak mudah percaya pada orang yang baru di kenali nya.


"apa maksud mu?"tanya Atalia kecil berbicara dengan tajam.

__ADS_1


"kau harus tetap menjalani hidup dengan keluarga mu sekarang dan tetap hidup seperti biasa dengan mereka,"ucap pria itu dengan yakin,tapi membuat gadis di depan nya menatap nya tajam.


"mereka bukan keluarga ku,dia adalah pembunuh yang ikut membunuh Mama papa dan juga kakak ku nenek ku!!,aku ikut dengan nya karna di paksa untuk menjadi teman putri nya yang sedang sakit dan menjadi budak mereka dan bahan yang mereka pukul caci dan tempat mereka melampias kan kemarahan dan kekesalan mereka,"ucap gadis itu dengan dewasa.


##ingatan Ataliana kecil##


"*hei nak,siapa nama mu kau sangat cantik kenapa kau berada di depan istana ini?"tanya pria yang kira-kira berumur 35 tahun itu yang tak lain adalah Gali bersama putri nya.


"aku sedang menunggu orang tua ku"ucap gadis kecil umur 4 tahun itu,tanpa menoleh


ke arah pria yang berbicara dengan nya itu.


"istana ini sudah kosong,bagaimana kalau ikut paman ke rumah"ucap pria itu dengan suara manis,menatap putri nya yang penuh harap dan memohon.


"Papa,aku mengingin kan nya"ucap Alya kecil dengan wajah memelas,Gali yang sangat menyayangi putri nya dan akan selalu menuruti keinginan nya mengiyakan.


Atalia kecil menoleh,dan langsung menatap tajam pria itu,orang ini!!?batin nya mengepal erat tangan nya.


"aku tidak mau"sinis gadis kecil itu membuang tatapan nya,namun kesabaran Gali terbatas,iya memaksa anak itu ikut dengan nya dengan menggendong nya paksa masuk ke mobil,membuat Alya kecil gembira dan loncat-loncat senang mengikuti masuk ke dalam mobil.


sekeras apapun Atalia kecil berontak,iya tak di lepas kan.


hingga Ataliana kecil yang hidup di benua eropa,sampai di Benua Asia bersama orang yang sama sekali tak di kenal nya.


####


2 eps nyusul bntar ya

__ADS_1


__ADS_2