
"Apa yang kau katakan!lepaskan aku!"kecam Atalia melepaskan tangan David dari pinggang nya,tapi David berisi kukuh tidak mau melepaskan nya meski Atalia berusaha,ia terus mengalung kan tangan nya di pinggang Atalia seolah tidak bisa lepas.
"Tempat tidur hanya satu,bagaimana kalau kit..."belum sempat David menyelesaikan ucapan nya Atalia langsung memotong ucapan nya.
"Jangan berfikir sembarangan!cepat lepaskan aku!!"ucap Atalia dengan satu tarikan nafas,ia tahu wajah nya pasti sangat merah sekarang.
"Aku hanya ingin mengatakan,kita tidur bersama dan aku tidak akan menyentuh mu sedikit pun,kau saja yang berfikir sembarangan!"ucap David dengan tertawa renyah nya,kemudian melepaskan tangan nya dari pinggang Atalia.
Dengan begitu Atalia langsung menghindar dari David,"tapi kau mengatakan nya dengan nada begitu aneh!siapa yang bisa menebak pikiran apa yang kau punya!"pungkas Atalia yang sekarang berdiri jauh di depan David.
David kembali tertawa saat mendengar ucapan Atalia,"nada aneh bagaimana?"tanya nya dengan kembali menahan tawa.
"Jangan berbicara lagi!"teriak Atalia begitu kesal dengan David dan langsung menutup pintu kamar.
Atalia bersandar di balik pintu dengan memegang dada nya karna jantung nya berdetak begitu cepat,"sialan,kenapa selalu memperlakukan ku seperti itu!!aku tidak terima!"geram Atalia menggenggam tangannya.
"Apakah kau akan membiarkan ku tidur di sini,tidak ada kasur sama sekali hanya ada kursi dan juga selimut tidak ada bagaimana aku bisa tidur!?"tanya David dengan kasihan yang di buat-buat dari balik pintu.
"Aku tidak tahu,jangan ganggu aku lagi,aku sudah sangat mengantuk!"teriak Atalia dari dalam.
Tiba-tiba tak ada suara apapun lagi membuat Atalia menghela nafas dengan lega,"mudah-mudahan dia mengerti!!"ucap nya dalam hati,kemudian berjalan menuju kasur yang berwarna putih,semua barang-barang dan warna dalam kamar itu berwarna putih polos tak ada goresan warna lain.
__ADS_1
Ia membaring kan tubuh nya yang lelah dan sudah sangat mengantuk Di kasur yang sangat halus dan empuk itu,tanpa khawatir apapun lagi ia memejam kan matanya.
Sedangkan di luar kamar,David menerima kunci cadangan dari sang pramugari.
"Kenapa bisa ada dua kunci?"tanya David setelah menerima kunci dari sang pramugari.
"Itu saya juga tidak tahu tuan muda,maksud saya itu kunci darurat jika terjadi yang tidak di ingin kan!"ucap sang pramugari berbicara dengan kesusahan.
"Padahal tuan besarlah yang dengan sengaja membuat kan kunci cadangan itu!"gumam sang pramugari dalam hati,menatap David dengan tatapan yang kaku dan memakskan senyum nya.
David kemudian tersenyum devil memikirkan sesuatu,"baiklah kau boleh pergi,terima kasih!"ucap David pada sang pramugari.
Dengan tersenyum profesional sang pramugari membungkung dan pergi dari hadapan tuan muda nya itu.
Benar saja kunci itu benar-benar cocok,dengan tersenyum puas ia masuk dan melihat Atalia sekarang tampak tertidur di atas kasur tanpa memakai selimut,David benar-benar merasa Atalia sebenar nya adalah Wanita yang kurang waspada.
Ia menutup pintu tanpa mengunci nya,kemudian berjalan ke arah kasur dimana tempat Atalia sekarang tertidur dan naik ke kasur tepatnya di samping Atalia.
Ia tidak langsung tidur tapi menyampingkan tubuh nya untuk melihat wajah Atalia yang tertidur,"benar-benar sangat menggemaskan saat tertidur berbeda lagi jika bangun begitu garang dan pemarah,tidak tahu aku harus melakukan apa pada mu!"ucap David dalam hati menahan perasaan nya yang begitu damai dan bahagia melihat Atalia.
Pada saat ia ingin mengangkat kepala Atalia agar memakai bantal,tapi Atalia yang sangat peka dengan gerakan sekecil apapun langsung membuka mata nya dan langsung terkejut melihat David yang sekarang berada di samping nya.
__ADS_1
David tidak menyangka Atalia akan bangun,padahal awalnya ia tidak ingin
mengerJai Atalia lagi,tali melihat Atalia yang sudah bangun sekarang membuat keinginannya untuk mengerjai Atalia tiba-tiba muncul lagi.
"Kenapa kau bisa berada di sini?"tanta Atalia langsung bangun dan duduk,tapi pada saat ia akan turun dari kasur David tiba-tiba menarik tangan nya sampai jatuh kembali,bahkan ia jatuh tepat di pangkuan David yang sekarang sudah duduk.
"Lepaskan aku!!jangan coba-coba melakukan apa-apa pada ku!"bentak Atalia di wajah David,sedikit bergeser dari atas paha David.
Merasakan pergeseran Atalia,membuat David tersenyum licik ia menarik pinggang Atalia semakin lengket dengan nya.
Wajah Atalia langsung mendarat di dada lebar David yang begitu wangi dan pakaian nya begitu halus,membuatnya langsung merona bak tomat,ia menjadi ketakutan saat memikir kan David akan melakukan hal itu pada nya,ia menjadi gemetar,
"Bukan kah kau pernah berjanji pada ku tidak,kau tidak akan menyentuh ku sampai kita menikah!"ucapnya dengan nada bergetar.
David langsung menahan tawanya saat merasakan Atalia bergetar,bahkan nada ucapan nya gemetar tampak nya wanita itu benar-benar ketakutan jika sampai disentuh oleh nya,ia menyeringai masih ingin menggoda Atalia yang sekarang ketakutan pada nya,jadi dia menggerakan tangan nya perlahan dan masuk ke dalam pakaian Atalia menyentuh punggung wanita itu yang begitu mulus dan lembut,membuat nya tiba-tiba menelan salivanya.
Atalia sangat terkejut dengan sentuhan David,membuatnya spontan memeluk David dengan erat menyembunyikan wajah nya di dada bidang itu,"kau...kau...jangan sembarangan menyentuh!!"ucap nya dengan mengigit bibir,bulu kudu nya berdiri karna sentuhan David.
Wajah David langsung merona,"sial,aku malah terangsang!"ucap nya dalam hati dengan nafas yang sekarang naik turun dan menggebu-gebu.
"Lepaskan aku!"ucap Atalia dengan menahan ucapannya karna begitu merinding.
__ADS_1
"Baiklah!"ucap David berusaha menetral kan tubuhnya yang sekarang tiba-tiba memanas,bahkan sesuatu yang berada di bawah sana sudah berdiri dengan tegak.
bersambung...