RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
jangan panggil dokter


__ADS_3

"wah kalian pulang begitu cepat!"ucap Italia yang duduk di sofa melihat Atalia dan David masuk kedalam rumah dengan David yang merangkul pundak Atalia.


Atalia yang merasa kesakitan di kepalanya tidak sanggup jika harus berbincang lagi dengan Italia,sedangkan David sama sekali tidak suka berbicara dengan Italia ia bahkan tidak melirik sedikitpun hanya terus berjalan dan merangkul Atalia menaiki tangga.


"sialan kepala ku semakin sakit!"ucap Atalia dalam hati memejam kan mata nya kuat,memakskana kakinya menaiki tangga.


David yang menyadari itu terlebih melihat kaki Atalia yang bergetar,tanpa berfikir panjang langsung mengangkat Atalia ala bridle style,hal itu sontak membuat Atalia terkejut matanya langsung membola melihat wajah David yang begitu serius jantung nya kembali tidak bisa tenang.


sedangkan Italia yang masih berdiri langsung berbinar-binar melihat keromantisan itu,"aaaa so sweet!!"ucapnya dengan nada gemoy.


Atalia mengalungkan tangan nya ke leher David dengan tatapan yang tak lepas dari wajah tampan David yang membuat nya seolah tersihir.


"ya tuhan keindahan ini,apakah sebentar lagi tidak bisa ku nikmati!"gumam nya terpesona dengan ketampanan calon suami nya itu.


hingga tanpa di sadari nya ternyata sudah sampai di kamarnya,yang membuatnya sadar saat David membaringkan nya di atas tempat tidur.


"apakah ketampanan ku tidak bisa membuat mu berpaling!"ucap David menahan tawa sebenar nya menyadari tatapan Atalia sedari tadi.


"uhuk...tidak juga!"ucap Atalia langsung memaling kan tatapannya.


"kenapa kau tidak pernah mengakui ketampananku!"ucap David sembari memakaikan selimut pada Atalia,setelah itu mengambil ponselnya.


Atalia tidak ingin menjawab David,tapi saat melihat David tampak menelfon seseorang dengan cepat ia duduk dan menarik tangan David merebut ponsel pria itu.


"apa yang kau lakukan?"tanya David melipat kedua tangan nya di depan dada dan menatap Atalia dengan tatapan tipis.


Atalia melihat ponsel David dan benar saja pria itu menelfon dokter pribadi tuan Albert,tetapi untung saja belum di angkat,membuat nya bernafas lega.


"jangan telfon dokter aku benar-benar baik saja!!"ucap Atalia menyembunyikan ponsel David di belakang nya khawatir jika David Masih ingin menelfon dokter.


"Atalia jangan bercanda kau benar-benar pucat,dan lemah begini ini bukan seperti dirimu biasanya,bahkan kau bergetar tadi!"ucap David ingin kembali mengambil ponselnya,tapi Atalia sama sekali tidak memberikan nya.


"David aku benar-benar tidak apa-apa,tidak perlu memanggil dokter!!"Atalia berisi keras dan mengelak -ngelakkan tangan nya saat David mencoba merebutnya.

__ADS_1


''Tidak bisa!!"ucap David menangkap tangan Atalia yang memegang ponselnya,pada saat ia sudah mendapatkan ponselnya pintu tiba-tiba terbuka memperlihatkan Tuan Albert.


''papa''


''ayah"


ucap keduanya bersamaan dan menatap tuan Albert tanpa bergerak sedikitpun.


''Apa yang kalian lakukan?"tanya Tuan Albert dengan senyum aneh.


Atalia tersadar dengan posisi mereka sekarang yang memang terlihat sangat romantis hingga dengan cepat mendorong David merasa canggung jika terlihat seperti itu.


''Aku ingin menelfon dokter karna Atalia tampak tidak sehat''ucap David dengan nada serius.


Tuan Albert yang mendengar nya langsung menoleh ke arah Atalia,begitu pun dengan Atalia sembari menggeleng-gelengkan kepalanya dengan tatapan memohon.


Tuan Albert tahu apa maksud Atalia,ia menghela nafas panjang sebenarnya ia merasa tidak tega jika harus menyembunyikan nya dari David,tapi melihat Atalia terus menggeleng-gelengkan kepalanya dengan mata yang berkaca-kaca dan memohon nya juga membuatnya tak berdaya.


''Aku benar-benar baik-baik saja ayah,Dia yang terlalu berlebihan''ucap Atalia membuat David langsung menatapnya.


''David,Atalia memang tampaknya baik-baik saja,kebetulan papa ingin berbicara dengan mu boleh ikut papa sebentar"ucap Tuan Albert.


''.......akh baiklah,tetaplah istirahat jangan melakukan apapun,aku akan kembali lagi nanti''ucap David menatap Atalia dengan tegas.


Atalia langsung bernafas lega,''baiklah aku tidak akan melakukan apa-apa,aku akan di sini dan tidur dengan baik''ucap Atalia tersenyum meyakinkan.


setelah kedua pria itu keluar Atalia dengan cepat turun dari ranjang nya dan menarik nakas mengambil kotak pil dari sana dan menumpahkan pil-pil yang di dalam nya,dan langsung memasukkan nya kedalam mulut tidak tahu berapa butir yang masuk kedalam mulut nya,ia hanya memikirkan agar sakit kepalanya yang hampir pecah reda.


setelah itu ia mengambil air minum yang ada disana dan meneguknya dengan cepat.


setelah lima menit baru pil yang di makan nya bereaksi dan sakit kepala nya benar-benar reda,ia memejam kan mata dengan kuat.


baru saja ia menyimpan kotak pilnya Italia tiba-tiba masuk membuat nya terkejut.

__ADS_1


''Atali''ucap Italia dengan bersemangat masuk,tapi melihat ekspresi terkejut Atalia membuat nya bingung.


''kenapa kau terlihat begitu terkejut dan gugup''tanya Italia dengan heran nya.


''hah!!tentu saja aku terkejut karna kau tiba-tiba masuk"ucap Atalia menutup rapat-rapat nakas nya dan duduk di sofa.


''duduklah,apa yang ingin kau katakan?"tanya Atalia dengan mengajak Atalia duduk di samping Nya,tentu saja Italia langsung duduk di samping nya.


''kakak barusan menelfon ku,dia mengajak kita makan bersama besok''ucap Italia dengan bersemangat.


''....apakah wanita itu juga ikut?"tanya Atalia setelah beberapa saat diam.


''mmmmm...apakah maksud mu kak Xia?tentu saja dia ikut!"jawab Italia.


"...akh aku baru ingat besok aku ada urusan penting,mungkin aku tidak bisa ikut''ucap Atalia beralasan.


''aku tahu kau pasti tidak suka melihat kak Xia kan!"tebak Italia langsung,membuat Atalia tanpa berfiki langsung mengangguk.


''tapi kakak sepertinya ingin mengatakan sesuatu hal yang penting dengan mu,tadi saja dia ingin berbicara dengan mu tapi karna kak Xia tiba-tiba sakit jadinya tidak jadi,tapi aku yakin pasti kakak ingin mengatakan sesuatu yang penting''jelas Italia membuat Atalia berfikir kalau kakak nya mungkin ingin meminta maaf tapi jujur saja ia tidak pernah membenci dan menyalahkan kakak nya karna hal itu, hanya saja ia tidak suka melihat wanita bernama Xia itu.


"huh....baiklah!"ucap Atalia setelah memikirkan nya dengan baik-baik.


***


Di sisi lain Arkana yang berada di bandara mengirim asisten nya untuk kembali ke kerajaan Inggris untuk mengurus kerajaan untuk beberapa hari kedepan.


di saat yang bersamaan Cherly adik dari asisten Tuan Albert sedang menelfon dan menarik koper nya,tidak sengaja ia menabrak seseorang hingga membuat ponselnya jatuh.


pada saat ia ingin mengambil nya tiba-tiba seorang pria menginjak ponselnya membuat nya sangat syook.


''yah!!!!!!!!''teriaknya dengan frustasi,membuat pria yang menginjak ponselnya sangat terkejut dan langsung menoleh ke belakang dan melihat seorang wanita tampak berjongkok.


''kyaaaaaa!!!!ponselku!!!"teriak Cherly menangis melihat ponselnya yang retak,dan langsung berbalik dengan wajah seram nya membuat pria yang menginjak ponselnya itu sangat terkejut melihat ponsel itu sontak membuat nya mundur.

__ADS_1


''Apa kau tahu berapa harga ponselku ini!!!ha!!berani-berani nya kau menginjak nya!!ini adalah hadiah satu-satunya dalam hidupku dari kakak"


bersambung....


__ADS_2