
David menyentuh punggung Atalia yang tertembak,iya tak bisa berkata-kata apa lagi saat memegang cairan darah dari punggung Atalia.
Atalia mendongakkan kepala nya,membuat David mengalihkan mata nya pada wajah wanita dari benua eropa itu,Atalia tersenyum tulus dan menggerakkan tangannya,mengucapkan,''terima kasih''
melihat itu dada David terasa di iris-iris,''Dasar wanita bodoh!!''umpat nya tanpa terasa setetes bulir bening mentes dari pelupuk matanya,dan langsung mengangkat tubuh Atalia yang mulai tak sadarkan diri.
"ternyata dia memasang badan untuk ku,benar-benar bodoh!!"umpat David dalam hatinya.
iya berlari ke arah mobinya,mata nya tak lepas dari wajah Atalia yang di gendongannya,darahnya terus mengalir,"jangan coba-coba untuk menutup mata mu'',ucap David dengan nada marah dan kesal.
Sudut bibir Atalia sedikit melengkung,ini adalah kali pertama nya setelah sekian lama merasakan kasih sayang,sebenarnya iya sudah merasa kesakitan yang luar biasa hingga ingin tak sadar kan diri,namun ucapan David membuat nya menahan rasa sakit itu dan mencoba untuk tetap sadar.
David mendudukkan Atalia di samping nya,dan memasang sabuk pengaman,namun Atalia menghentikan David saat akan menghidupkan mobil.
sama seperti dulu,Atalia mencari benda tajam,tapi iya menyerahkan nya pada David membuat pria asia itu terkejut namun menerima nya karn tak tau apa-apa.
''aku harus cepat mengeluarkan peluru ini,kalau tidak ini mungkin sedikit bahaya,apalagi ini bukan peluru biasa''gumam Atalia menekan rasa sakit nya.
Atalia melepaskan sabuk pengaman nya dan membelakangi David.
"apa yang coba kau lakukan!!"gertak David menahan tangan Atalia untuk membelakanginya.
Atalia membuat gerakan isyarat mengatakan,"tolong keluarkan peluru ini!"ucap nya melalui gerakan tubuh.
David terkejut,iya bukan lah seorang dokter lagi pula jika iya adalah dokter iya tidak akan sanggup menyayat tubuh wanita itu mungkin karna dia adalah istri nya.
David memegang kuat setir nya,dan membuang benda tajam itu,"jangan harap!!"ucap nya menarik Atalia kembali ke posisi duduk nya dan kembali memasang kan sabuk pengaman pada Atalia,dan langsung menancap gas.
Atalia mengalah,iya pasrah paling hanya koma beberapa hari atau 1 minggu lebih,iya duduk menahan rasa sakit diam.
David melirik ke arah Atalia,wajah nya benar-benar pucat itu pasti sangat menyakitkan,tapi wanita itu masih tetap sadarkan diri,"apa karna aku menyruhnya untuk tidak menutup matanya?"gumam David kembali menatap ke depan.
...
akhir nya mereka sampai di gedung rumah sakit,David keluar dari mobil dan berputar membuka pintu untuk Atalia membuka sabuk pengaman nya dan langsung menggendong nya.
__ADS_1
Iya berlari memasuki rumah sakit,para suster yang melihat itu langsung mendorong bad hospital ke arah David.
David meletakkan atalia ke atas bad hospital para suster itu langsung mendorong nya ke ruang operasi.
...
Di depan ruang operasi David terus mondar-mandir,iya tak bisa tenang.
buk...
iya meninju dinding di samping nya,"kenapa harus memasang badan untuk ku!!"ucap David mengepal erat tangan nya.
beberapa saat kemudian Pitter muncul dengan Clark,mereka berlari ke arah David yang tak bisa diam itu.
Clark langsug menarik kerah pakaian David,
"Kenapa Atalia bisa tertembak!!"ucap Clark mengepal tangan nya.
David yang sekarang sangat khawatir,takut terjadi apa-apa pada Atalia,mulai emosi dengan Clark,iya menepis tangan Clark dari kerah nya,dan menodorong Clark hingga mundur beberapa langkah.
"apa yang kalian lakukan!!jangan bertengkar di sini!!",ucap Pitter melerai kedua nya.
"Tutup mulut mu!"ucap David menahan emosi nya.
"kau bahkan membahayakan nyawa nya!"ucap Clark lagi,namun David sama sekali tidak peduli meski iya sangat emosi dengan ucapan Clark.
"Clark cukup!Atalia sedang berjuang di dalam sana!"ucap Pitter menatap Clark yang sekarang marah pada David.
lampu operasi mati,dan seorang dokter keluar dari ruangan itu,membuat David Clark dan Pitter menghampririnya.
"Bagaimana keadaan istri ku!?"tanya David membuat pitter dan Clark sedikit tidak percaya.
"Dia istri Tuan"ucap dokter itu menghela nafas,menatap David.
"Dia wanita yang kuat,Sekarang bahkan dia sudah baik-baik saja,tapi...mungkin dia tidak akan sadar kan diri beberapa hari atau mungkin lebih karna peluru itu mengandung zat kimia yang sangat berbahay tapi syukrulah kami masih punya penawar zat kimia ini",ucap Dokter itu berbicara dalam bahasa inggris.
__ADS_1
Pitter yang melihat David terdiam,langsung angkat bicara"baiklah dokter boleh kami masuk melihatnya?"tanya nya
"tentu saja Tuan,tapi kami saran kan lebih baik seorang-seorang saja,sebelum kami memindahkan pasien ke ruang rawat"ucap dokter itu (bahasa inggris).
"Terima kasih"ucap David berlalu masuk ke ruangan itu.
sementara Clark merasa sangat lega mendengar Atalia baik-baik saja.
...
David melangkahkan kaki nya ke tempat Atalia yang sekarang tidak sadarkan diri.
iya berhenti di samping gadis yang tak sadarkan diri itu,memandang wajah cantik pucat pasih itu tanpa menggunakan kaca mata,ada rasa sakit di hati nya.
''kau wanita bodoh,tidak seharus nya kau memasang badan untuk ku,seharus nya aku yang berbaring sekarang bukan kamu''gumam David duduk di kursi tepat di samping Atalia.
David tak melepaskan pandangan nya dari wajah Atalia yang terdiam tak bergerak,wajah nya sangat tenang sudut bibir nya melengkung,tangan nya terangkat menyentuh wajah putih bersih itu yang sangat mulus dan terasa kenyal,bahkan membuat pria asi itu terkejut betapa menyenangkan nya merasakan kulit kenyal itu.
''hmph...entah sejak kapan kau menempatkan diri mu di hati ku,kau gadis bisu yang culun bodoh tapi bisa dengan mudah mencuri perhatian bahkan hati ku''sinis David merasa bodoh berbicara sendiri.
''setelah semua ini,jangan berani-berani nya kau pergi,karna aku tidak akan pernah mengijin kan nya,karna sekarang aku sadar ternyata aku sudah mencintai gadis bisu yang bodoh culun seperti mu''ungkap David dari lubuk hati yang paling dalam.
di dunia lain
''pulang lah,lihat dia mengatakan kalau dia mencintai mu''
''tidak ma,tidak ada orang yang mencintai ku seperti cinta yang kalian berikan untuk ku'',tangis Atalia memeluk wanita dan pria berbaju putih bersinar itu.
''dia mengatakan nya dengan tulus papa tahu itu''
''adik,kembalilah dan bahagia lah di sana kami juga pasti akan bahagia di sini untuk mu''
''kak liXian..''ucap Atalia terdiam,namun iya sadar ada yang kurang di antara 3 orang yang berpakaian putih bersinar seperti pakaian surga itu.
''Dimana kak arkana dan kak italiana?''tanya nya pada ketiga orang itu.
__ADS_1
''mereka ada di suatu tempat yang masih sama alam deng....''belum sempat wanita itu melanjutkan ucapan nya sang ayah langsung menyela.
###