RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Percaya


__ADS_3

"aku ketoilet dulu ya, bentar aja kok"ucap Italia.


"malam ini kamu harus tidur di apertemen kita,pokok nya jangan pergi ya tunggu aku!setelah ini kita masih harus berbelanja lagi"ucap Italia menatap Atalia serius.


"mm pergi lah"ucap Arkana menggeleng kan kepala nya kemudian menoleh ke arah Atalia yang tertawa kecil melihat tingkah Italia.


"Atalia"ucap Arkana.


"mm"jawab Atalia tanpa menoleh ke arah Arkana,ia masih menatap Italia yang berlari-lari kecil di sana.


"apa saja yang kau lakukan selama ini?"tanya Arkana setelah lama menatap Atalia.


"Membalas dendam!"ucap Atalia tanpa sadar tapi kemudian terkejut karna ia sudah keceplosan,sontak ia menatap Arkana yang sekarang tampak nya terkejut dengan ucapan nya.


"balas dendam apa maksud mu?"tanya Arkana dengan menatap Atalia lekat.


"aku hanya asal bicara saja"ucap Atalia dengan tenang dan meminum jus yang ada di depan nya.


Seorang wanita duduk tidak jauh dari mereka dengan tersenyum sinis,"Kebetulan sekali!"gumam wanita itu yang tak lain adalah Zahra duduk sendiri menunggu seseorang.


"aku sudah menghabiskan 100 juta dengan masuk ke sini,tapi itu akan terbayar dengan hubungan kalian yang rusak nanti nya"gumam Zahra tidak sabar,kemudian melihat jam tangan nya.


tak berapa lama Seorang pria Asia yang tampan muncul dengan gaya yang mendominasi,kulit nya yang putih tubuh nya yang tinggi tampak berisi namun begitu atletis di balut switer putih nya yang polos,dengan gaya rambut nya ala Korea,sungguh itu membuat para wanita di sana yang melihat nya mimisan mereka seperti bertemu Aktor korea yang paling tampan.


Zahra tersenyum lebar,"Kenapa dia begitu tampan sekali!?benar-benar tidak pantas untuk wanita jalan itu"gumam nya begitu terpesona,meski pun setiap bertemu David dia akan selalu tergila-gila.


Tatapan Semua wanita di sana mengarah pada Zahra,mereka sangat kagum saat pria Asia itu duduk di depan Zahra.


"Hai kak David,ku kira kau tidak akan datang!"ucap Zahra begitu manis.


"langsung saja apa yang ingin kau katakan!"ucap pria itu yang tak lain adalah David,berbicara dengan dingin dan datar.


"Kenapa Kak David begitu terburu-buru!"ucap Zahra melipat tangannya di atas meja.


"Aku tidak punya waktu banyak!"ucap David menatap Zahra sinis.


"baiklah!"ucap Zahra dengan lembut kemudian mengeluar kan ponsel nya dan berkutat sebentar.

__ADS_1


"sudah!aku sudah mengirim gambar ke ponsel kak David!"ucap Zahra dengan masih menunjukkan senyum manis nya.


"hanya itu saja?"tanya David menatap Zahra dengan malas,sebelum melihat gambar yang di kirim Zahra.


"Tentu saja tidak,tapi kak David bisa lihat pesan yang ku kirim dulu"ucap Zahra tersenyum kemudian melirik kembali ke arah dimana Atalia dan Arkana berbincang.


David membuka ponsel nya,kemudian membuka gambar yang di kirim Zahra barusan,saat melihat gambar itu ia cukup terkejut.


melihat itu Zahra tersenyum senang,"lihat lah,istri kak David begitu agresif memeluk pria lain,bahkan begitu erat!...juga lihat lah wajah pria itu dia tersenyum bahagia membalas pelukan istri kakak bukan!"ucap Zahra.


Tapi David tak menanggapi nya,ia hanya terdiam entah apa yang ia fikirkan.


"Dan itu terjadi tadi siang,dan mmm...apa malam ini istri kakak sudah pulang!?"tanya Zahra lagi yang langsung mendapat tatapan tajam dari David.


Tiba-tiba David berdiri,"Dia memang belum pulang!tapi aku selalu percaya pada istri ku dia tidak akan pernah menghianati ku!dan gambar ini..."ucap David menghentikan ucapan nya dan tersenyum sinis.


"tidak membuktikan apapun"ucap David dengan datar dan dingin,kemudian langsung berbalik.


Zahra tak percaya,ia memukul meja dan langsung berdiri dengan marah,"lalu bagaimana kalau dia benar-benar menghianati mu!?"ucap Zahra menghentikan langkah David.


Zahra tak bisa menahan lagi,ia berjalan menghampiri David dan menarik tangan pria itu agar berbalik.


"Sebenar nya apa mau mu!"geram David menepis tangan Zahra dari lengan nya.


"buka mata mu kak!!dan lihat itu!itu adalah wanita yang kamu percayai!!"ucap Zahra menunjukkan Atalia dan Arkana sekarang yang hanya duduk berdua dengan bercanda gurau.


Seketika David terdiam bahkan sangat tertegun melihat itu,Atalia bahkan tidak pernah memberi nya senyum seperti itu,tiba-tiba ada rasa sakit yang menusuk jantung nya,bahkan itu sangat sakit sekali.


"Ini kah yang kau katakan penting?sepenting itukah pria itu untuk mu?"gumam David merasa kan dada nya begitu sakit.


Ia akan berbalik tapi tiba-tiba Zahra menahan tangan nya.


"apa yang kau lakukan?lepas kan aku!!"ucap David ingin menepis tangan Zahra,tapi Zahra tak melepas kan nya sama sekali tapi menunjukkan senyum licik nya.


"Dengar semua nya yang ada di sini!!!!!"teriak Zahra menarik perhatian orang-orang di sana,termasuk Atalia dan Arkana.


Saat Atalia menoleh,tatapan nya langsung ke wajah pria yang di pegang Zahra begitupun David sehingga tatapan kedua nya bertemu.

__ADS_1


"David?"gumam Atalia dan Arkana bersamaan.


"Kalian lihat wanita itu!!!dia berselingkuh dengan pria di depan nya itu padahal pria ini adalah suami nya!!!"ucap Zahra membuat semua orang tak percaya dan langsung menoleh ke arah Atalia yang duduk bersama Arkana.


Semua orang-orang di sana menatap Atalia dengan benci dan rendahan,mulai membicarakan Atalia yang tidak-tidak.


"Lihat Atalia bagaiamana aku akan menghancur kan hidup mu!"gumam Zahra.


"apa-apaan kau ini!!!"kesal David menepis tangan Zahra.


Zahra berjalan cepat menghampiri Atalia,semua pandangan orang-orang yang berada di lantai 2 itu tertuju pada Zahra.


Zahra tersenyum saat sudah tepat berada di depan Atalia,ia mengangkat tangan nya bersiap menampar Atalia.


"mati saja kau sana!!!"teriak nya melayang kan tangan,tapi tiba-tiba Tangan nya berhenti di udara,saat melihat siapa yang menahan tangan nya ia sangat terkejut.


"Kau!"ucap nya.


"jangan Coba-coba melukai Adik ku!!!"ucap Arkana kesal dan menghempas kan tangan Zahra kasar.


"hah..lihat bahkan selingkuhan nya ini begitu melindungi istri orang!!bukan kah dia juga tidak tahu malu!!"bentak Zahra tidak peduli lagi.


"bicara apa kamu !!"bentak Arkana dengan sorot mata yang begitu tajam.


Saat Zahra akan berbicara lagi,suara dingin seseorang membuat nya berhenti.


"Cukup!!kau tidak pantas mengatai istri ku!!!"ucap David yang sekarang berdiri tepat di belakang nya.


Sekarang tatapan semua orang mengarah pada David.


###


like...


komen...


vote...

__ADS_1


__ADS_2