RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
sudah cukup


__ADS_3

''Apa yang kau katakan,tidak ada yang diam-diam kemari''ucap Atalia menatap David dengan sinis.


''baiklah-baiklah ayo turun''ucap David membuat Atalia terkejut dan melototi pria itu.


''apa maksud mu turun,aku mau pulang antarkan aku,aku masih harus bekerja!!"ucap Atalia terus menatap tajam pria itu.


''Kau tidak ingin singgah dan minum dulu?meskipun kita sudah bercerai tapi sebentar lagi kita akan rujuk!"ucap David dengan percaya diri tersenyum pada Atalia.


namun hal itu membuat Atalia tak percaya,pria itu begitu percaya diri,''tidak!antarkan aku kalau tidak,aku akan membunuh mu di dalam sana!!!"ucap Atalia dengan wajah serius,membuat David terkejut namun ia tertawa kecil lagi-lagi kata membunuh keluar dari mulut wanita itu.


pada akhir nya ia menghela nafas,pasal nya ia tahu kalau Atalia pasti sibuk hanya saja ia ingin menghabiskan waktu dengan Atalia meski hanya sebentar saja dengan membawa nya ke rumah itu,''baiklah,aku tidak ingin mati dulu,aku sudah berjanji akan memberimu kehidupan yang bahagia"ucap David dengan serius kemudian menghidup kan mobil kemudian keluar gerbang rumah itu dan melaju pergi.


20 menit kemudian mobil sampai di depan gedung perusahan STARG,saat Atalia akan turun David menahan tangan nya.


''mau makan malam nanti?''tanya David membuat Atalia dan ingin melepas kan tangan.


''jika tak menjawab aku tidak akan melepas kan mu!"ucap David dengan wajah pura-pura serius.


Atalia mendegus,''tergantung pekerjaan ku hari ini,mungkin saja aku lembur jadi aku tidak bisa berjanji"ucap Atalia yang memang benar ada nya.


David tersenyum hangat kemudian mengangguk,"baiklah,tapi ingat tetap jaga kesehatan mu"ucap nya dengan mengusap-usap pucuk kepala Atalia,membuat jantung wanita itu hampir melompat.


''bisakah aku turun sekarang?''tanya Atalia memaling kan wajah.


''ya baiklah''ucap David melepas kan tangan nya,dan membukkan pintu untuk Atalia.

__ADS_1


David terus membuat jantung nya deg-degkan,membuat Atalia langsung keluar dan menutup pintu keras dan langsung berjalan cepat meninggal kan mobil itu.


***


Sore hari Italia yang kembali ke rumah dan melihat seorang pria paruh baya duduk di ruang tamu dengan santai.


baru saja ia akan berbicara pada pria itu Atalia muncul dari belakang,''dia adalah ayah''ucap Atalia santai,namun hal itu sontak membuat Italia menatap nya lekat karna sama sekali tak paham,ayah apa maksud nya?


Tuan Albert menatap kedua nya,''Ini adalah Italia?"tanya nya.


Italia terkejut semakin terkejut saat melihat wajah pria itu,namun suara nya begitu lembut bak seoarang ayah yang amat baik.


''Akh Tuan Albert,ya sa...saya Italiana"jawab Italia buru-buru dan gugup,kenapa musuh perusahan ada di rumah mereka,jika orang dari perusahan STARG tau tentang hal ini mungkin mereka berdua akan di depak keluar dari sana.


Italia menyenggol lengan nya pelan,sembari tersenyum paksa pada tuan Albert ia membisikkan sesuatu di telinga Saudara nya itu,"kenapa kau membawa tuan Albert kemari?"ucap nya dengan singkat.


Setelah mengingat kembali foto Tuan Albert beberapa hari yang lalu,Atalia hanya bisa memegang dahi nya betapa ceroboh nya dia sampai melupakan wajah pria itu.


"baiklah biarkan kami berbicara sebentar"ucap Atalia pada Italia,kemudian ia berjalan ke sofa dimana Tuan Albert duduk sekarang.


Italia mengangguk dan berjalan menaiki tangga.


"Ayah adalah Tuan Albert?"pertanyaan itu yang langsung keluar dari mulut Atalia,yang bahkan membuat Tuan Alebert mengerut kan kening nya ternyata Atalia tidak sadar kalau diri nya adalah Albert.


"ya,apa sebelum nya kau tidak mengetahui itu?"tanya Tuan Albert dengan merasa itu sedikit lucu.

__ADS_1


Atalia menghela nafas kasar dan melihat ke arah lain,kemudian kembali menatap Tuan Albert,"lalu...lalu kenapa Ayah membantu dan melindungi perusahan Jhon dari serangan ku?"tanya Atalia dengan serius sekarang.


kali ini giliran Tuan Albert yang menghela nafas ia menatap Atalia dengan lekat dimana Atalia juga sedang menatap nya lekat,"sudah cukup nak,keluarga Jhon juga sudah mendapat hukuman nya!"ucap Tuan Albert namun langsung di potong oleh Atalia.


"hukuman apa yang sudah mereka dapat?belum ada sama sekali!"ucap Atalia dengan tegas dan dingin.


"Sekarang posisi perusahan dan keluarga Jhon sekarang tidak menempati posisi pertama lagi di asia bahkan mereka sudah menempati posisi yang ke 5,dan itu sudah cukup karna itu sebuah pukulan besar bagi keluarga Jhon"ucap Tuan Albert yang mengetahui hal itu beberapa jam lalu karna ia melihat siaran Asia terpanas.


Namun Atalia tak puas,"itu belum cukup.."ucap nya namun Tuan Albert memotong nya dengan tegas.


"Sudah cukup,ayah tidak ingin melihat kamu balas dendam lagi,sudah waktu nya kau memulai kehidupan baru lagi"ucap Tuan Albert dengan menekan ucapan nya tegas dan menatap Atalia lekat.


"Tapi aku belum memikirkan hal it.."ucap Atalia namun lagi-lagi ucapan Atalia di potong.


"jika kau menganggap ku sebagai seorang ayah yang sudah membantu mu,tolong dengarkan ucapan ku...karna aku menganggap mu sebagai putri ku dan sebagai seorang ayahmu aku tidak ingin melihat putri ku terus dalam lingkungan yang melihat ke masa lalu dan melupakan masa depan,itu sama sekali tak berguna dan hanya akan menambah bencana,sudah cukup!"ucap Tuan Albert dengan tegas kharisma nya yang kuat muncul seketika saat sedang menasehati Atalia.


"manusia tak bisa terus dalam lingkungan melihat ke belakang dimana terlihat masa lalu yang begitu menakut kan,ayah tahu itu sangat menyakitkan bagi mu tapi kita hanya manusia biasa,dan menghakimi manusia bukan lah hak kita"ucap Tuan Albert,setelah di fikir-fikir ia menyesal telah mengajak Atalia untuk balas dendam sampai membuat gadis kecil yang dulu berubah bak monster sekarang.


Atalia terkejut dengan ucapan pria itu,ia baru sadar ternyata selama ini ia melihat ke masa lalu yang membuat nya tak pernah bahagia dan hanya dalam tekanan hidup yang mengerikan dan penuh ambisi balas dendam yang tidak kunjung puas dan sakit hati yang tak pernah terobati karna mengingat masa lalu.


namun hati nya yang sudah lama membeku bahkan sangat keras bukan lah hal yang mudah untuk mencairkan nya,tapi mendengar ucapan ayah pengganti nya itu,hati nya sedikit melunak namun hati nya hanya mencair sedikit.


♧♧♧♧♧


LIKE...KOMEN...VOTE...

__ADS_1


__ADS_2