RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
sudah selesai,"Atalia


__ADS_3

Gladin menggelengkan kepala nya,"nona saya mohon jangan lakukan itu!", Gladin seakan kehabisan suaranya ia terus memohon pada Atalia hingga harapan nya pupus saat melihat Atalia sudah melakukan nya.


"berikan aku ****** dan pendeteksi senjata mu!",ucapnya pada anak buah nya yang berada di belakang nya,dengan cepat anak buah nya itu membongkar senjata nya mengeluarkan peluru dan pendeteksi dari senjatanya untuk mendapat kan ****** senjata mereka yang berbentuk jarum panjang dan juga pendeteksi yang memang di lengkapi untuk mendeteksi keberadaan musuh yang berjarak 200 meter dari mereka.


"Cepat!",Atalia berbicara begitu datar,membuat pria itu buru-buru membongkar nya hingga akhirnya ia menemukan ****** dan alat pendeteksi yang berukuran cukup kecil itu dan menyerahkan nya pada Atalia.


Atalia degan cepat mengambilnya dan kembali fokus pada perut Gladin yang sudah di bukanya,kemudian menggunakan pendeteksi itu untuk mencari pecahan peluru yang pasti nya sudah terpecah kemana-mana,karna peluru nya itu memang akan meledak dan terpecah jika sudah mengenai tubuh,dan itu akan hancur sebutir pasir.


Atalia tidak menyerah,ia memasukkan alat pendeteksi itu kedalam perut sebelah kanan Zacky tempat bekas tembakan nya.


Xian jing tertegun melihat Atalia yang melakukan pembedahan terlihat seperti dokter yang hebat apalagi dengan alat-alat yang seadanya bahkan bisa di katakan alat asal-asalan,entah kenapa ia menjadi menantikan hasil akhirnya.


mereka semua yang ada di ruangan itu juga sangat terkejut termasuk anak buah Atalia dan profesor-profesor yang masih hidup,begitupun Dengan Gladin ia tetap menangis tapi ia berusaha menahan Suaranya agar tidak menganggu Atalia bagaimana pun juga sudah terlanjur ia hanya berharap Atalia berhasil melakukan pembedahan dan menyadarkan Zacky.


"berikan aku satu ****** lagi!",ucap Atalia tanpa menoleh ke anak buah nya itu.


kemudian anak buah nya yang tadi memberikan ****** dan alat pendeteksi langsung mengambil senjata rekannya yang berdiri di sampingnya dan membongkar dengan sangat cepat,kemudian langsung memberikan nya pada Atalia.


Atalia menggunakan kedua ****** itu seperti sumpit,sementara alat pendeteksi nya terus mencari pecahan peluru itu,namun setelah 30 detik lebih ia hanya menemukan beberapa butir membuat nya hampir menyerah,ia sangat tahu jika peluru nya itu memang akan menyerap ke tubuh dan berubah menjadi cairan hingga mengalir kedalam tubuh dan akibatnya membuat saraf-saraf mati begitupun pendarahan akan berhenti seketika dan juga memutuskan akar-akar yang ada di dalam tubuh hingga dalam 1 hingga 2 menit akan langsung membuat yang terkena peluru itu meninggal.


Ia tak menyerah terus mencari hingga beberapa detik berlalu lagi,membuat tangan nya menjadi bergetar takut lagi mata nya mulai berkaca-kaca hingga air mata yang ia tahan mengalir lagi dan menggeleng kan kepala nya.


"tidak!!aku pasti bisa!",ucapnya dalam hati meyakinkan diri dan terus mendeteksi.


Gladin yang melihat gerak-gerik Atalia, langsung ambruk ke Lantai kembali menangis dengan terisak-isak namun menahan suara nya.


sementara wajah Zacky sudah semakin putih bibirnya tak berwarna lagi sudah menjadi putih,pada saat ia memegang tangan Zacky sudah sangat dingin membuat tubuh nya tiba-tiba lemah ia yang tadinya berjongkok langsung terduduk karna tak bis menopang tubuh nya lagi.


****** di tangan nya terjatuh begitu pun dengan alat pendeteksi di tangan nya, kemudian menjambak rambutnya dengan kuat menangis dengan sesegukan.''aku tidak bisa!aku membunuhnya!",sesalnya dalam hati dan langsung menangis dengan histeris meletakkan kepalanya di dada Zacky.


namun sebuah ingatan tiba-tiba muncul di otaknya.

__ADS_1


"saya membuat penawar peluru ini karna peluru ini Sangat berbahaya dan mustahil untuk menyembuhkan jika sampai terkena,dan saya khawatir jika suatu saat nanti nona terkena peluru ini karna mungkin kita tidak tahu musuh akan mencuri nya dan kemungkinan menembak nona kita tidak tahu itu bukan",jelas ketua profesor yang baru saja menyelesaikan pembuatan senjata dan peluru yang di buat setelah satu tahun dan akhirnya sudah selesai pengoperasian nya.


"benar juga,kalau begitu katakan apa penawarnya?",tanya Atalia sembari memperhatikan senjata barunya dengan sangat puas.


"darah anda sendiri nona!",ucap kepala profesor itu dengan lugas membuat Atalia cukup tertegun dan langsung mengangkat kepala nya.


"apa maksud mu?kenapa harus darahku?",tanya Atalia dengan menatap tajam pria itu.


"karna jika membuat penawar lain mungkin penawar nya akan lebih mudah di temukan oleh siapapun,dan musuh yang terkena juga akan pasti mencari penawar jika ada,sedangkan darah anda bukan kah itu sangat sulit dan hanya anda yang bisa menggunakan nya",jelas profesor itu berusaha menjelaskan agar atasan nya itu tidak berfikir aneh-aneh.


Atalia yang mendengar nya mengangguk paham,kemudian kembali memperhatikan pistol nya dan menyentuh dengan sangat hati-hati.


"lalu di bagian mana aku akan memasukkan darah itu?,juga seberapa banyak?",tanyanya lagi.


"....mungkin cukup membuat anda pingsan",ucap profesor itu dengan tidak enak, benar saja Atalia langsung menatap nya tajam.


"haish ya sudahlah!",ucapnya kembali melihat senjata itu dengan sangat kagum.


matanya yang tadinya tertutup karna menangis langsung terbuka dengan lebar,"benar,masih ada satu cara lagi!",Ucap nya langsung bangun dan menghapus air matanya dengan kedua tangan nya.


ia mencari pisau yang tadi ia gunakan,setelah menemukan nya ia mengangkat nya,beberapa detik ia menatap lekat pisau itu hingga ia menarik nafas dan mendekat kan pada kulit tangan nya namun tiba-tiba Gladin yang melihat itu terkejut dan sekuat tenaga melepaskan diri dari anak buahnya yang memegangi nya,ia berlari ke arah Atalia dan menangkap pisau itu.


"Apa Yang kau lakukan Gladin!!, kembalikan itu padaku!!", Ucap Atalia dengan tegas dan menatap tajam Gladin.


tapi Gladin menggelengkan kepala nya kuat,"tidak nona saya mohon jangan lakukan itu!,ini bukan kesalahan anda,ini sudah takdir Zacky!,saya kehilangan Zacky sekarang saya tidak ingin kehilangan anda nona saya mohon!",ucap Gladin berbicara dengan tegas.


"Gladin berikan itu padaku!!,kalian tahan dia!!", bentak Atalia pada anak buah nya,hingga membuat mereka dengan cepat kembali menangkap Gladin.


"apa yang kalian lakukan!!lihat nona ingin melakukan apa!!",bentak Gladin tapi anak buah itu tidak mendengar kan nya sama sekali karna itu adalah perintah atasan utama mereka.


Atalia mengambil kembali pisau yang ada ditangan Gladin, tanpa berfikir panjang lagi ia menusuk kan ujung pisau itu ke tangan nya dan langsung merobek nya ke bawah hingga darah langsung keluar dengan sangat deras mengalir ke Perut Zacky yang terbuka tepatnya bekas tembakan itu.

__ADS_1


Gladin di buat terkejut dengan yang di lakukan Atalia.


setelah lebih dari 30 detik,darah yang keluar dari tangan nya semakin melambat,dengan cepat ia kembali mengambil pisau itu dan menusuk kan pada tangan sebelahnya lagi kemudian mengikuti tusukan pisau itu ia merobek kulit nya sampai bawah hingga membuat darah kembali mengalir deras dari tangannya itu,mengalir deras ke dalam tubuh Zacky.


mereka semua terkejut dengan yang di lakukan Atalia,sungguh itu berada di luar akal mereka bagaimana bisa ada orang yang merobek tangan nya sendiri.


hingga setelah satu menit lebih darah terus mengalir dari dalam tubuhnya,membuat pandangan nya buram dan kepala pusing,"mungkin ini sudah cukup!",ucapnya kemudian kembali mengambil ****** yang tadi ia jatuhkan.


Namun ia tidak mempunyai benang,saat melihat pakaian nya ia terfikir sesuatu hingga dengan cepat ia merobek ujung pakaian nya dan mengambil benang pada pakaian itu dan mengikatkan nya pada jarum itu.


dengan berdarah-darah, kesakitan, pandangan buram,dan kepala yang pusing ia tetap berusaha kuat menjahit kembali perut Zacky dengan sangat teliti.


hingga setelah selesai ia bernafas lega, kemudian melihat anak buah nya ia langsung bangkit dengan berusaha,"berikan aku kemeja mu!!", Ucap nya.


anak buah nya itu mengerti dan membuka jasnya kemudian juga membuka kemejanya memberikan pada Atalia.


Atalia kembali berlari ke arah Zacky karna tubuh nya yang terlalu lemah membuat nya langsung jatuh untung nya ia jatuh tepat di samping Zacky,tanpa melewatkan sedikit waktupun lagi ia merobek kemeja itu dengan memanjang untuk bisa melilit tubuh Zacky yang sekarang terjahit.


setelah membalutnya dengan keliling ia merasa itu masih kurang tebal membuat nya kembali meminta kemeja anak buah nya lagi.


mereka dengan cepat membuka jas dan memberikan kemejanya pada Atalia Bahkan Langsung merobek nya seperti yang dilakukan Atalia barusan,membuat Atalia cepat membalutnya namun tetap sangat hati-hati.


hingga setelah beberapa menit akhirnya balutan nya selesai,pada saat ia mengangkat kepala nya melihat wajah Zacky bibir nya melengkung dengan sempurna dan mata nya kembali merah berkaca-kaca melihat wajah Zacky perlahan mulai berwarna lagi dan bibir nya terlihat tak begitu putih lagi.


sedari tadi darah dari tangan nya tak berhenti-berhenti nya.


pada saat ia memegang denyut nadi Zacky pelan-pelan kembali berdetak membuat air mata nya lolos dengan deras,"sudah selesai"ucapnya dengan bibir pucat nya,namun karna kehilangan banyak darah membuat nya tiba-tiba menutup mata dan terjatuh dengan tidak sadarkan diri.


"nona!!!"teriak Gladin membuat anak buah itu yang memegangnya langsung melepaskan nya, Gladin langsung berlari kearah nya tak berhenti menangis melihat keadaan miris nona nya itu,ia dengan cepat membuka jas nya dan juga membuka kemejanya merobek nya Seperti yang tadi di lakukan Atalia.


ia membalut tangan Atalia yang terbuka agar menghentikan darah yang tak berhenti keluar.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2