RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
ditelfon


__ADS_3

lima belas menit kemudian,tiga dokter datang dengan terburu-buru karna Arkana memaksa mereka untuk datang cepat.


"yang mulia!",ucap mereka menundukkan kepala memberi salam pada Arkana.


"Cepat periksa kandungan nya!",ucap Arkana yang kini duduk di sisi Cherly, membuat mereka langsung berjalan ke arah Cherly yang sekarang berbaring dan mulai memeriksanya dengan alat medis mereka.


sang mama dan juga Yoria sedikit menjauh agar ketiga dokter itu leluasa untuk memeriksa Cherly.


Arkana sangat khawatir begitupun dengan Cherly,mereka berdua tidak bisa tenang bahkan Cherly tiba-tiba menggenggam tangan Arkana kuat,Arkana mengusap-usap pucuk kepalanya meski ia sendiri juga sangat khawatir.


setelah dokter itu selesai,Arkana langsung bertanya,"bagaimana?apa kandungannya baik-baik saja?tidak terjadi apa-apakan?",tanya nya.


"kandungan nona ini masih begitu muda sekali tapi begitu kuat,biasanya bayi yang masih begitu muda dan berumur beberapa hari sering kali gagal jika dia terkejut atau di akibatkan sesuatu.",ucap dokter itu yang memang sudah tahu kejadian di kerajaan hari ini.


Cherly dan Arkana bernafas lega mereka sangat senang mendengar nya,begitu pun kedua wanita itu.


"jadi yang mulia tenang saja,kandungan nya sangat sehat bahkan tidak terganggu sama sekali!", tambah dokter itu lagi.


"kalau begitu kami permisi yang mulia!",ucap dokter itu setelah selesai memeriksa,dan memberesi alat medis yang baru saja ia pakai


''ya,terima kasih!",ucap Arkana.


"terima kasih dokter!",tambah Cherly.


"Arkana sebaiknya kamu jaga baik-baik Cherly,aku hanya khawatir kawanan penyusup itu tidak terima dengan yang terjadi pada teman merek!",ucap Yoria.


"apakah putriku benar-benar akan aman di sini?",ucap Mama Cherly yang sangat khawatir dan menjadi takut setelah kejadian hari ini.


"ibu tenang saja,saya akan menjaga nya dengan baik dan tidak akan membuatnya dalam bahaya lagi!",ucap Arkana dengan bersungguh-sungguh menatap wanita paruh baya itu.


Cherly tertegun dengan ucapan Arkana yang terdengar sangat serius.


"kenapa aku jadi berdebar begini?",gumam nya merasakan jantung nya tidak normal.

__ADS_1


***


📞"kemungkinan besar orang di itu adalah kirim dari orang Tiongkok itu,yang bermaksud memancing kita nona!",ucap Zacky dari balik telfon.


"ku fikir juga seperti itu,bagaimana apa kalian sudah menemukan lokasi dimana dia sekarang?",tanya Atalia.


📞,"kami sudah pernah hampir menemukan nya,tapi entah bagaimana lokasinya salah mereka tidak ada disana!",ucap Zacky.


pada saat Atalia akan berbicara lagi,tiba-tiba panggilan terputus,dan tiba-tiba saja sebuah nomor asing menelfon nya,dengan ragu ia mengangkatnya.


📞,"halo hahaha cukup cepat juga kau mengangkat telfon ku!",ucap seseorang dari balik telfon itu tampak tertawa dengan bahagia.


Atalia tak berbicara sama sekali untuk membalas ucapan orang di balik telfon itu.


📞,"hei kenapa kau tidak bersuara?,apa sekarang kau kembali berpura-pura bisu lagi ha?hahahaha!",tawanya lagi untuk memancing Atalia.


📞,"tampaknya tebakan ku benar,kau memang berpura-pura bisu lagi!bagaimana dengan kejutan ku hari ini,apakah cukup membuatmu takut? waspada?",ucapnya lagi dengan tertawa sinis.


Atalia tersenyum sinis,"tidak,aku tidak pernah takut pada apapun, waspada? maaf kau tidak sehebat itu untuk membuat ku waspada!",ucapnya tak kalah sinis.


"ya aku harap begitu,karna aku cukup lelah selama ini menghadapi musuh yang begitu lemah dan tidak sepadan dengan ku!",ucap Atalia dengan dingin,sembari mengotak-atik ponselnya.


📞,"begitu muda tapi sombong sekali,kau pernah dengar seorang pepatah mengatakan di atas langit masih ada langit apa kau tahu artinya?",ucap orang di balik telfon itu yang tak lain adalah Xian jing si pria Tiongkok.


"aku tidak tahu dan aku juga tidak peduli dengan itu, aku hanya percaya pada kemampuan ku!", ucap Atalia membuat pria Tiongkok itu sedikit emosi tapi ia tiba-tiba menyadari sesuatu yang aneh dan setelah menyadari keanehan itu ia tersenyum sinis.


📞,"hei nona kau sedang mencoba mengakses ku?,Pft hahahaha kau tidak akan bisa mengakses lokasi ku!,hahahaha!!",tawanya pecah.


Atalia cukup tertegun pria di balik telfon itu menyadari apa yang sedang di lakukan sekarang,ia memang mencoba mengakses lokasi nya dengan mendengar dan mengidentifikasi tempatnya melalui suara panggilan yang tersambung sekarang.


"kau cukup juga ternyata!",sinis Atalia.


📞,"Aku akan membunuh seluruh anggota keluargamu untuk kedua kalinya di depan matamu,camkan itu!",ucap pria Tiongkok itu kemudian langsung memutuskan telfon.

__ADS_1


Atalia mengepal tangan nya,"ingin melakukan hal yang sama lagi,selagi aku masih hidup aku tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi!aku akan lebih dulu membunuhmu!",ucapnya dengan menggerakkan giginya,bohong jika dia tidak terganggu atau merasa cemas dengan ancaman pria Tiongkok barusan.


Ia kemudian mengirim sesuatu yang sempat ia akses dari panggilan tadi kepada Zacky,untuk segera mencari lokasi keberadaanya.


"Atalia apa boleh ibu masuk?",terdengar suara Yoria dari luar kamar dengan mengetuk pintu.


",masuklah Bu!",ucapnya kemudian meletakkan ponselnya.


Yoria masuk dan langsung menghampirinya yang sekarang duduk di pinggir kasur.


"Apa kau baik-baik saja sayang?",tanya Yoria dengan lembut memperhatikan tubuh Atalia.


"tidak apa-apa Bu,aku baik-baik saja!",ucap Atalia dengan tertawa kecil.


Yoria langsung memeluknya,membuat Atalia cukup tertegun tapi ia kemudian membalas pelukannya.


"Ibu sangat takut jika sampai terjadi apa-apa padamu nak?ibu tidak ingin melihat mu terluka!",ucap Yoria kini melepaskan pelukan nya dan memegang kedua bahu Atalia.


"aku tidak akan pernah terluka bu!",ucap Atalia lagi.


"Ibu tidak percaya padamu,bagaimanapun caranya kalian harus cepat menikah agar ibu bisa tenang David akan menjaga mu,!",ucap Yoria membuat Atalia tertegun.


"Kenapa begitu terburu-buru Bu!aku bisa menjaga diriku dengan baik",ucap Atalia dengan tertawa paksa.


"Tapi ibu masih khawatir,lagi pula ibu juga ingin mempunyai cucu dari kalian berdua!",ucap Yoria membuat Atalia lagi-lagi di bua terkejut.


"cu..cucu?maksud nya anak?",tanya nya menjadi kesusahan berbicara,Yoria menanggapi nya dengan anggukan kepala.


"Aku akan membicarakan ini dengan Ayahmu!,"ucap Yoria langsung mengambil ponselnya dan menelfon Tuan Albert kemudian keluar dari sana,tapi sebelum itu,"istirahat lah sayang,ibu akan berbicara dulu!",ucapnya.


"tapi Bu, Jangan terburu-buru bukan kah dokter mengatakan pernikahan bisa di lakukan dua bulan lagi?",ucap Atalia mencoba menghentikan Yoria.


"tidak sayang,ibu bisa mengatasi masalah kesehatan mu nanti kamu Tidak perlu khawatir!",Ucap Yoria kemudian langsung keluar dari sana.

__ADS_1


bersambung....


jangan lupa like komen vote rate and share thank you


__ADS_2