
"tunggu dulu,aku mengirim 3 orang tapi kenapa hanya 2 orang yang kembali"ucap pria kulit hitam itu.
"tidak peduli,berapa yang kau kirim inti nya semua nya pasti mati!!,selanjut nya giliran kita yang akan di incar!!"ucap salah seorang rekan lagi memojokkan pria kulit hitam.
"kalian jangan hanya menyalah kan ku,apa kalian akan tahu siapa pembunuh itu kalau aku tidak memberi tahu kalian",ucap pria kulit hitam membela diri.
"jangan banyak bicara lagi,seperti nya wanita itu memang bukan orang biasa kita harus menyusun strategi,untuk menangkap nya dan menghabisi nya"ucap pria tiongkok(pria yang pernah menemui Gali di Benua Asia),iya berbalik dan masuk kembali ke dalam.
beberapa rekan itu saling menatap,kemudian mengikuti pria tiongkok masuk kembali ke dalam,di ikuti oleh pria kulit hitam.
Atalia terus berdiri menatap para mangsa nya,yang sudah ketakutan kehilangan nyawa mereka dan sekarang menyusun rencana untuk menghabisi nya,"kematian kalian semua...sudah di tentukan!!"ucap nya dengan wajah dingin,tangan nya terus bergerak memperbaik pistol itu.
...
"Siapa sebenar nya wanita ini,dia menghabisi beberapa rekan-rekan kita"ucap pria dari negara india,menatap pria tiongkok yang berwajah dingin itu.
"benar,mungkin dulu kita pernah mencari masalah dengan nya,tapi siapa dia?"
"mungkin dia orang dari perusahan yang kita hancurkan"
"tidak mungkin,sampai segitu nya,bahkan sudah membunuh 5 orang rekan kita dan seorang lumpuh"
"dia pasti orang hebat...."
"Dia putri kerajaan inggris 16 tahun lalu"ucap pria tiongkok itu tanpa ekspresi,membuat rekan-rekan nya itu terdiam.
ruangan itu hening tanpa seorang pun bicara,tatapan mereka semua ke arah pria tiongkok bak robot itu.
"aku sudah menyelidiki nya,dia adalah salah seorang putri kembar mereka yang ternyata tidak ikut mati saat itu"ucap pria tiongkok itu,semakin membuat mereka yang ada di sana terkejut dan hampir tidak yakin.
"Dia membunuh orang-orang yang bersangkutan atas kehancuran,kematian keluarga nya.dia mungkin menyaksikan pembunuhan itu maka dia juga membunuh sama seperti cara kita membunuh keluarga nya"ucap pria tiongkok itu lagi,kini membuat mereka semua merinding dan menjadi takut.
"jika kita tidak menghabisi nya secepat nya,mungkin beberapa dari kita akan mati dalam waktu dekat ini juga"ucap pria kulit hitam kini memutar kepala nya melihat wajah-wajah rekan nya yang sekarang ketakutan.
__ADS_1
"jadi apa yang harus kita lakukan?aku tidak mau mati secepat ini?"tanya pria india itu.
"bunuh dia"ucap pria kulit hitam membuat mereka kini menatap pria kulit hitam.
"iya,kita harus membunuh nya secepat nya"ucap pria tiongkok.
"tunggu dulu,apa kalian tahu identitas wanita itu?"tanya seorang pria yang sedari tadi diam,iya berasal dari negara inggris tepat nya di london.
mereka semua terdiam,begitupun pria tiongkok iya memang tidak tahu apa identitas wanita itu karna iya sama sekali tidak bisa mengorek lebih dalam lagi informasi wanita itu.
"Dia pasti mempunyai kekuasan besar,sehingga polisi saja tidak bisa tahu siapa dia bahkan tidak bisa berkutik atas pembunuhan yang di lakukan nya"ucap pria london itu lagi.
"itu tidak penting,yang terpenting dia harus mati"ucap pria india itu dengan tatapan tajam.
...
ktek...
pistol itu kembali ke bentuk semula,setelah selesai Atalia,''kematian bahkan tidak pantas untuk orang-orang seperti kalian'',ucap nya melangkah kan kaki berjalan mendekati para pengawal yang berjaga-jaga di depan gedung itu.
mata Atalia menggelap iya memicing kan mata nya,menembak para pengawal itu dari jarak jauh dan gelap,namun yang aneh nya tidak ada suara tembakan.
itulah yang di stel Atalia,agar pistol nya tidak mengeluar kan suara apapun,dan memperkecil peluru dan mempertajam.
Iya terus menembak setiap pengawal itu,hingga satu persatu dari mereka berjatuhan membuat Atalia berjalan semakin dekat tanpa berhenti menembak.
Para pengawal yang tersisa ingin menembak namun Atalia langsung menembak mereka,saat seseorang akan berlari masuk ke dalam gedung itu Atalia dengan cepat menembak nya.
namun pria itu berhasil mengelak dan berlari secepat mungkin,''hmph''bibir tipis Atalia melengkung,langkah nya semakin cepat dan menembak pria itu beberapa kali namum sungguh cukup hebat iya terus mengelak,bahkan bersembunyi di tiang besar demi menghindar dari Wanita bak iblis itu.
''apa dia sudah pergi''gumam pria itu dengan nafas terengah-engah,dan ketakutan saat iya menjulur kan kepala nya melihat apakah wanita itu masih mengejar nya namun.....
''hello!!"sapa seorang wanita yang tiba-tiba muncul tepat di depan mata nya,membuat pria itu syok dan ketakutan seperti melihat hantu.
__ADS_1
Atalia mempertajam mata nya saat pria itu akan berteriak,dor.....
peluru terakhir akhir nya menembus mata pria itu,membuat senyum smrik di bibir Atalia.
iya menoleh ke belakang,sebenar nya iya tahu masih ada pengawal yang bersembunyi ketakutan,''salah kalian,bekerja dengan mangsa ku''sinis nya,berbalik kembali pada pria yang mati tepat di depan nya.
iya menunduk meraih kaki pria itu,kemudian menarik nya dengan enteng memasuki gedung itu,saat sudah tepat berada di depan pintu masuk gedung,iya menyeret pria itu untuk menyenderkan nya di pintu itu.
kemudian iya merogoh saku nya, mengambil pisau,iya menatap pisau itu dengan tajam.
srek....
iya langsung menyayat tangan nya,darah segar langsung keluar dan menetes kelantai dengan sangat banyak.
iya menunduk dan menulis kalimat di lantai itu dengan darah nya sendiri,''kalian tidak akan mati dengan mudah''gumam nya berbalik pergi meninggal kan gedung itu,sejak awal wajah nya hanya datar dan dingin.
sebelum itu iya mengetuk pintu dengan keras,membuat orang-orang di dalam mendengar nya.
''Kenapa tidak masuk saja''ucap pria kulit hitam mengira itu adalah pengawal nya,namun tak ada jawaban sama sekali membuat pria kulit hitam itu bangkit,namun pria tiongkok itu berdiri.
''biar aku saja''ucap nya berjalan dengan langkah lebar menuju pintu.
saat iya menarik gagang pintu,di saat bersamaan seorang mayat pengawal yang baru saja mati terjatuh tepat di depan sepatu pria tiongkok itu,membuat nya cukup terkejut namun tak membuat ekspresi terkejut nya.
ekor mata nya beralih ke ujung kaki mayat itu,mata nya menipis melihat tulisan.
#MATI#
''seperti nya wanita itu baru saja kemari''ucap nya pada sang rekan-rekan,membuat mereka terkejut dan langsung menghampiri pria tiongkok ke depan pintu.
mereka juga tak kalah terkejut saat melihat mayat pria itu,dan lebih nya lagi melihat tulisan MATI di lantai tepat nya di ujung kaki mayat itu,yang arti nya kematian mereka akan lebih rendah dari mayat itu sekarang.
pria london itu berjongkok dan menyentuh darah yang bertulis kan mati itu, dan mencium nya,''darah ini masih segar,dan bukan darah pengawal ini,seperti nya darah nya sendiri"ucap pria london itu menatap teman-teman nya,yang berkisar 8 orang itu.
__ADS_1
###
hmmm kira-kira Bagaimana Atalia akan membalaskan dendam nya pada musuh-musuh nya yang masih banyak???