RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
siapkah dia?


__ADS_3

Italia baru saja sampai di perusahan beberapa orang menatap nya dengan tatapan tidak suka membuatnya kebingungan apa yang terjadi.


namun saat seorang wanita muncul dan menghampiri orang-orang yang tadi menatap nya rendah,Italia terkejut melihat wajah ga,"eh bukan kah wanita itu yang kemaren malam makan bersama dengan Pitter!"gumam nya mengerutkan kening,ia tidak tahu sejak kapan wanita itu bekerja di sini.


"kenapa terlihat begitu terkejut melihat ku?",tanya nya membuat Italia menggelengkan kepala dan hendak pergi,tapi langsung di tahan.


"kau pikir aku tidak tahu semalam Pitter meninggalkan ku di restoran karna ingin mengejarmu bukan?dasar wanita murahan bisa-bisa nya mendekati pacar orang lain!"sindirnya membuat beberapa orang di sekitar menertawainya.


"Apa maksud mu?"tanya Italia menjadi sedikit gugup di tengah-tengah orang yang menatapnya dengan tidak suka.


"jangan berlagak tidak tahu!aku bahkan melihat mu pergi ke restoran sushi dan kalian juga pergi ke hotel bukan,kau benar-benar wanita penggoda kelihatan nya saja yang polos dan dari keluarga bang..."ucapnya meggantung saat Italia tiba-tiba menamparnya.


"jangan pernah membawa-bawa nama bangsawan ku,aku sendiri bahkan tidak pernah mengandalkan latar belakang ku dan tidak menyebut diriku sendiri sebagai bangsawan jadi jangan kotori gelar ku dengan mulut kotor mu itu!"Italia tidak suka setiap kali orang-orang merendahkan dan menindas nya selalu mengatai nama bangsawan nya.


Sontak hal itu membuat semua orang yang melihat nya sangat terkejut, tidak biasanya Italia berkata seperti itu dan berlaku kasar.


"Lagi pula jika memang benar ada masalah?bukan kah kau hanyalah teman nya,kau hanya mempermalukan diri mu sendiri ya jelas saja seluruh pria akan memilih ku yang berwajah cantik dan bertubuh sempurna ini di banding kan kau yang tidak ada apa-apa nya dengan ku!"lanjut Italia lagi membuat wanita yang tadinya berkoar-koar menjadi marah tidak menemukan kata untuk membalas ucapan Italia.


"minggir!aku masih mempunyai banyak tugas!"Italia berlalu meninggal kan karyawan yang berkumpul di sana melihat pertengkaran mereka.


setelah jauh dari orang-orang itu seketika tangan Italia melemas dan jantung nya bertak kencang bersamaan,itulah dirinya yang memang sangat takut bertengkar dengan orang lain dan jika ia melawan akan berakhir seperti sekarang,ia benar-benar ingin menjadi wanita kuat seperti saudara kembar nya,tapi mungkin ia tidak akan pernah bisa.


....


saat pulang kerja


Italia lagi-lagi melihat Pitter berhenti di depan sana tampaknya ingin menjemput wanita itu lagi yang bahkan ia sendiri tidak tahu nama nya siapa,"kenapa dia selalu di jemput,benar-benar membuat orang iri saja!"cemberut nya dan mendegus dengan kesal.


karna supir belum juga datang ia akhirnya memutuskan untuk berjalan kaki lagi pula apertemennya memang sangat dekat dari perusahan itu sekalian ingin melewati kedua orang itu yang tampak masih mengobrol di luar.


"Itali!"sapa Pitter melihat Italia yang lewat, sontak hal itu membuat Italia berdebar dan menjadi gugup,mengapa begitu bodoh dan gugupan kan jadi canggung untuk menyapa balik gumam nya,kemudian menoleh dan tersenyum kecil.


"ada apa?"tanyanya dengan suara gugup.


"tidak ada aku hanya menyapa mu saja!"ucap Pitter membuat wajah Italia langsung berubah menjadi semerah tomat betapa malunya.


"mm... kamu lagi nunggu siapa?",tanya nya basa-basi menutupi kegugupan nya.


"aku lagi nunggu Sasha teman aku!"jawab Pitter dengan santai nya tidak tahu kalau wanita di samping nya itu jadi kesal mendengar nya.


"oh ok,kalau gitu gue balik duluan!"ucapnya kemudian melangkah kan kaki pergi meninggalkan Pitter.


tapi tiba-tiba Pitter menahan tangan Italia,bahkan ia tidak tahu kenapa ia bisa menahan tangan wanita itu tapi dengan cepat ia melepaskan nya.


"akh maaf,aku tidak sengaja!"ucap Pitter menjadi salting sendiri.


tapi semua itu tak lepas dari pandangan Sasha,ia langsung menghampiri kedua orang itu mengingat tamparan Italia yang belum sempat di balas ia langsung melayang kan tangan nya dan menampar pipi mulus Italia secara tiba-tiba bahkan Pitter sangat terkejut dan langsung memegang wajah Italia dengan sangat khawatir.

__ADS_1


"kamu tidak apa-apa?"tanya nya membuat Italia meggelengkan kepala nya sembari memegang wajah nya yang baru saja di tampar.


"apan-apaan kamu sha,main nampar-nampar orang sembarangan!"Pitter tidak senang dengan sikap Sasha yang begitu galak.


"kamu tidak lihat ini?dia yang lebih duky menampar Ku tadi di tengah-tengah banyak nya karyawan!"Sasha tiba-tiba menundukkan wajah nya dengan sangat sedih dan berubah seperti orang yang di tindas.


Pitter melihat Italia,"Apa itu benar?"tanya nya membuat Italia diam sebentar dan mengangguk pelan.


"tapi aku mempunyai alasan menampar nya itu kar..."ucapan nya tergantung saat Sasha memotong nya.


"aku hanya mengatakan meski sebagai seorang putri bangsawan jangan melakukan tindakan seeanknya dan mengatai ku wanita penggoda.!"ucap Sasha dengan sangat sedih bahkan Italia yang mendengar nya benar-benar tidak percaya mana ada ia melakukan hal itu benar-benar pembohong besar yang tidak tahu malu.


"Apa kau sudah kehilangan ingatan!kau merendahkan ku karna itu aku menampar mu!"balas Italia cepat tidak terima dengan mulut wanita itu yang tidak mengatakan kebenaran.


"Baiklah aku yang salah,aku minta maaf boleh kita pulang sekarang!"ucapnya pada Pitter dan langsng masuk kedalam mobil dengan membuka pintu untuk nya sendiri.


"Kami pergi dulu!"ucapnya pada Italia.


"Apa kau percaya dengan ucapan ku aku hanya membela diriku!"ucapnya entah kenapa ia tidak ingin Pitter salah paham dan membencinya.


"mmm...aku percaya!"ucap Pitter dengan tersenyum kecil membuat Italia sangat lega dan senang.


"kalau begitu kami pergi dulu,cepatlah kembali juga!"sirihnya pada Italia,membuat wanita itu mengangguk dengan tersenyum manis.


"syukurlah dia percaya pada ku!!benar-benar wanita bermuka dua dan pemutar balik fakta!"decihnya.


....


"aku sangat merindukanmu!"ucapnya dengan sangat bahagia akhirnya Atalia kembali dan mereka akan menghabiskan banyak waktu.


"benarkah?aku juga sangat merindukan mu!"balas Atalia memeluk Italia.


"eh kenapa ada David di sini?"tanya nya saat melihat pria tampan yang tampak menuruni tangga dengan rambut yang masih sedikit basah sepertinya sehabis mandi.


"dia tidak ingin langsung kembali ke apertemen nya!"ucap Atalia melepaskan pelukan nya dan melihat David.


"Aku akan menginap disini!"ucap David membuat Atalia dan Italia terkejut mendengarnya.


"kenapa?bukan kah kau juga mempunyai rumah"tanya Atalia membuat David benar-benar tidak habis fikir betapa kejamnya kekasih nya itu menyuruhnya pulang bahkan hari sudah semakin larut.


"kau mengusirku?",tanya nya dengan wajah sedih yang di buat-buat membuat Atalia menjadi serba salah.


"aish bukan nya mengusir ya sudahlah kalau mau menginap di sini juga tidak apa-apa!"ucap Atalia menghela nafas panjang tidak bisa menghadapi David yang sudah memasang wajah kasihan nya.


"Terima kasih,tenang saja aku tidak ingin melakukan apa-apa hanya ingin mengerjakan beberapa proposal ku di sini karna kalau pulang ke apartemen ku mungkin tidak akan sempat!"ucap David membuat Atalia mengerutkan dahinya.


"jadi kau ingin lembur di sini?"tanya nya membuat David meganggukkan kepala.

__ADS_1


"tidak baik lembur apa lagi baru melakukan perjalanan jauh!",Atalia melarang David untuk lembur,hal itu tentu saja membuat David senang karna Atalia menghawatirkan nya.


"terimakasih sudah menghawatirkan ku,tapi ini benar-benar penting!"ucap David membuat Atalia menghela nafas pelan mengerti.


Italia merasa menjadi nyamuk di sana,hingga saat bel pintu berbunyi ia langsung pergi karna begitu iri melihat kemesraan kedua orang itu,kapan aku memiliki seseorang yang juga sangat mencintai ku dan bisa bermesraan dengan nya tangisnya dalam hati.


tapi saat melihat siapa yang berada di balik pintu matanya langsung membola,"Pitter!"ucapnya dengan sangat terkejut dan tidak percaya.


"Aku mengantarkan berkas yang diminta David!"ucapnya.


"akh iya,dia sudah menunggu mu silahkan masuk!"Italia mempersilahkan Pitter masuk dengan perasaan yang berbunga-bunga baru saja ia memikirkan pasangan nya dan Pitter tiba-tiba muncul.


"apa mungkin dia memang jodohku ya?!"gumam nya dengan menggenggam erat jemari nya dengan sangat senang.


"Dav ini berkas yang kau inginkan!"Pitter memberikan berkas-berkas yang di bawanya pada David yang sekarang duduk di sofa bersama Atalia.


"ya,kau boleh pergi!"ucap David membuat Italia sangat terkejut bisa-bisanya David langsung menyuruh Pitter pergi padahal baru saja sampai.


"ya aku permisi dulu!"ucap Pitter berbalik tapi dengan cepat Italia langsung menghalanginya.


"kau tidak bisa pulang sebelum minum!"ucap Italia membuat ketiga orang itu terkejut.


"...."


"ah ia benar minum dulu baru pergi!",ucap Atalia mencairkan suasana karna kelakukan saudara nya itu,ia yakin kalau Italia mempunyai perasaan pada Pitter.


"Italia pergilah keruang keluarga dan buatkan Pitter teh!"suruh Atalia membuat Italia yang sudah sangat malu dengan tingkah nya mengangguk dan mengajak Pitter keruangan keluarga yang ada di sebelah ruang tamu saat ini.


sedangkan David kembali fokus dengan laptob yang ada di depan nya sekarang dan berkas-berkas yang tadi di bawakan oleh pitter.


"aku akan membuatkan mu teh juga!"ucap Atalia dan langsung pergi tanpa menunggu jawaban David.


***


"apakah dia fikir dengan menahan ku di tempat seperti itu bisa berhasil?"ucap seorang pria yang duduk di kursi kebesaran nya dengan posisi membelakangi.


"menurutmu lebih hebat mana Mafia atau terorisme?"tanya nya pada bawahan yang ada di belakang nya.


"Jika terorisnya seperti anda tuan,tentu saja ******* lebih hebat dari pada mafia,setiap Seorang ******* mempunyai IQ tinggi untuk melakukan penyerangan dan jauh lebih hebat dalam teknologi sedangkan mafia belum tentu berIQ tinggi rata-rata hanya mengandalkan kekuatan tubuh dan senjata!"jelas orang tersebut membuat pria yang duduk di kursi kebesaran nya tertawa dengan puas.


"bagus sekali,aku suka jawaban mu,!",ucap nya puas.


"aku sudah cukup memperhatikannya,dan aku tahu bagaimana pergerakan nya dan kekuatan nya!"ucapnya lagi.


''pengorbananku di permalukan dan mengalah akan terbayar sekarang!"ucapnya membayangkan bagaima publik menyumpahinya.


"posisi mafia paling kuat akan jatuh ketanganku,dan terorisme terkuat juga di genggaman ku aku akan menjadi orang terkuat di dunia!"

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2