RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Perasaan asing


__ADS_3

"tidak aku ingin mendengar nya dari kakek,dan sebaik nya kalian jangan membohongi ku"ucap David dengan tatapan datar.


''anak ini,kenapa begitu sulit di ajak bicara''gumam Justin kesal melihat sikap David yang selalu seperti itu pada nya.


baru saja kakek Jhon akan berbicara,telfon David tiba-tiba berdering membuat nya langsung merogoh saku nya,ternyata itu adalah telfon dari nomor asing.


tapi ia tetap mengangkat nya,


"halo"ucap nya.


📞"halo David ini saya Albert"ucap pria di balik telfon membuat David cukup terkejut.


"Tuan Albert,akh maafkan saya tidak tahu kalau ini adalah nomor anda"ucap David.


mendengar nama Albert,kedua orang itu terkejut dan langsung terdiam kaku.


📞"tidak apa-apa,saya hanya ingin meyakin kan kalau kau sudah sampai dengan selamat"ucap Albert lagi.


"iya saya sudah sampai dengan selamat"ucap David sedikit tidak percaya orang itu menelfon nya untuk bertanya keadaan nya.


📞"kalau begitu aku sangat tenang mendengar nya,jaga lah baik-baik diri mu jangan terlalu memikirkan perusahan mu bisa-bisa kau sakit,kau tenang saja aku akan membantu perusahan Jhon semampu ku,jadi jangan terlalu khawatir sampai lupa dengan kesehatan mu,karna kau harus ingat lima hari lagi kita akan bertemu di Amerika"ucap Tuan besar Albert dengan tegas memberitahu David.


Rasa nya David seperti sedang di omeli seorang Ayah,bahkan menyuruh nya untuk menjaga kesehatan,bagi David itu sudah lebih dari perhatian seorang Ayah,yang baru di sadari tak pernah di dapat kan dari Justin.


"terima kasih telah mengingatkan saya"ucap David dengan rasa yang bahagia.


📞"ya kau harus ingat itu,sudah kalau begitu,aku tutup telfon nya,istirahat lah yang baik"ucap Albert,kemudian menutup telfon.


Albert memang mempunyai sifat yang lembut dan penuh perhatian,awal nya ia ingin memberikan yang terbaik untuk putra nya dengan memberikan sifat seorang Ibu yang hangat dan penuh cinta pada Putra nya sekaigus menjadi seorang ayah yang tegas untuk Jayn,tapi setelah berlangsung cukup lama sifat itu semakin melekat pada diri nya,apalagi setelah melihat David ia tiba-tiba merasakan ingin memberikan seluruh kasih sayang nya untuk David,bahkan ia sendiri bingung tentang hal itu.


"Apakah itu Tuan besar Albert?tampak nya hubungan kalian sangat baik,bahkan ia sangat khawatir dan peduli pada mu"ucap Justin salut melihat putra nya itu.

__ADS_1


David semakin merasa asing setelah mendengar Albert yang berbicara dengan nya,di banding kan ayah kandung nya yang seperti itu,entah kenapa ia merasa itu sedikit lucu dan aneh.


"Ya dia sangat menghawatirkan ku,bahkan menyuruh ku untuk menjaga kesehatan dan jangan lupa istirahat juga untuk tidak terlalu memikirkan perusahan"sindir David,membuat Justin dan kakek Jhon terkejut dan juga tertegun.


"akh maafkan papa,papa sampai lupa tentang itu,itu karna papa juga terlalu memikirkan masalah perusahan,untuk selanjut nya biarkan papa yang mengurus persahan kau bisa beristirahat agar tidak terlalu lelah"Ucap Justin dengan cepat.


kakek Jhon setuju dengan ucapan Justin,"benar yang di katakan papa mu"ucap nya.


David tersenyum sinis penuh maknsa,bahkan membuat nya tak mempunyai mood lagi melihat ayah nya itu,yang tampak nya di penuhi kepura-puraan.


"Aku cukup lelah,aku istirahat dulu"ucap nya dengan wajah yang tampak sedih dengan ia cukup kecewa dengan sikap papa kandung nya itu,ia langsung berdiri dan meninggal kan kedua orang itu.


ia menarik koper nya yang ia letakkan di depan pintu tadi nya,dan berjalan untuk masuk ke kamar nya.


***


saat sudah sampai di kamar nya,tepat nya di kamar Atalia dulu ia meletakkan koper nya dan mengeluarkan pakain-pakaian kotor nya,tapi saat ia mengeluarkan kaos putih dan celana kasual berwarna milo nya,sebuah kertas yang di berikan Tuan besar Albert waktu itu.


_Sebenar nya pemilik perusahan STARG adalah orang yang sangat kau kenal_isi surat itu


David cukup terkejut membaca nya,"orang yang ku kenal?"gumam nya bertanya pada diri sendiri,kemudian ia membaca lanjutan tulisan itu.


_kau bisa memberi tahu kalau kau berubah pikiran dan mengikuti saran ku_


"apa benar aku mengenal pemilik perusahan STARG,hah itu sedikit tidak masuk akal"gumam nya mengerutkan kening dalam-dalam.


***


pagi hari di swis


setelah mengantar kan tuan nya itu ke perusahan,Sang asisten beralasan mempunyai urusan penting padahal sebenar nya ia ingin ke rumah sakit untuk tes DNA rambut tuan nya dan juga rambut David,tapi ia juga membawa beberapa helai rambut Jayn.

__ADS_1


saat sampai di rumah sakit,ia langsung bergegas ke ruangan dokter pribadi nya,ia melalui koridor perusahan pada akhir nya sampai di ruangan dokter pribadi nya.


"halo kakak kesayangan ku,apa anda sakit atau istri kakak sakit?atau anak kakak?"tanya dokter itu dengan serius.


ya dokter itu adalah adik bungsu nya,yang menjadi ketua di rumah sakit itu,karna rumah sakit itu adalah milik mereka.


"kau jagan mengajak ku bercanda,tidak ada yang sakit,aku hanya ingin meminta mu untuk melakukan tes DNA"ucap Asisten tuan besar Albert itu dengan memberikan 3 sampel rambut,dan masing-masing sudah di tandai dengan nama masing-masing.


Saat dokter itu melihat nama-nama di sampel rambut itu,ia cukup terkejut,"Tuan besar Albert dan putra nya,dan yang satu lagi sampel milik David?"tanya Dokter itu setelah melihat nya,kemudian kembali melihat pria itu.


"kau tidak perlu tahu siapa David,aku hanya mau Hasil nya dengan secepat mungkin"ucap Asisten itu.


"apakah kakak curiga kalau tuan muda Jayn bukan lah putra Tuan besar?"tanya dokter itu dengan penasaran menatap kakak nya.


"jangan banyak tanya,kapan hasil nya bisa keluar?apakah bisa keluar dalam 4 hari"tanya tanpa basa-basi.


"tidak sampai,hasil nya akan keluar 2 hari saja,itu diskon karna kau adalah kakak ku"ucap nya membuat sang kakak berhasil kesal.


"ck kalau begitu aku akan kembali dua hari lagi,dan aku mau hasil nya sudah siap,kau mengerti"ucap Asisten tuan besar Albert itu.


"ok kak kau tenang saja,adik mu ini sangat bisa kau andal kan"ucap dokter itu dengan tegas namun dengan nada bercanda.


###


jangan lupa


like...


komen...


vote...

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2