RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Tidak akan menyentuh,sampai sah


__ADS_3

Ia langsung berdiri didepan David dan memegang dahinya,"baguslah panasnya sudah turun,apa sekarang kau sudah merasa baikan?tidak ada yang sakit lagi kan?"tanya Atalia cepat menatap Wajah David.


"Aku sudah baikan berkat mu,maaf sudah membuatmu lelah dan repot"ucap David dengan wajah serius.


"Aku tidak merasa direpotkan!"Atalia merasakan wajahnya pasti merah,tapi tiba-tiba ia terkejut saat David mengangkatnya.


"Apa yang kau lakukan!?"ucapnya dengan rasa terkejut.


"Tidak baik jika tidur di sofa,lebih baik tidur di kasur saja"jawab David dengan wajah polosnya terus berjalan ke arah kasur,setelah itu ia membaringkan tubuh Atalia di kasur.


Atalia menegang saat David tiba-tiba menunduk dan memberi kecupan di keningnya,ada rasa bahagia dan malu di hatinya.


David mengusap-usap rambut Atalia dengan lembut,"terima kasih atas perawatan mu"ucapnya dengan tersenyum lembut,kemudian mengelilingi kasur kemudian naik dan berbaring di samping Atalia.


Atalia masih diam dengan wajah merahnya,melihat itu David berfikir mungkin Atalia takut jika terjadi sesuatu yang tak di inginkan,jadi dia meletakkan guling di tengah-tengah mereka,"tenang saja aku tidak akan macam-macam dengan mu"ucap David dengan lembut menaikkan selimut sampai menutupi sampai ke dada Atalia,dan juga menutupi dirinya sendiri.


Sebenarnya Atalia masih berdiam dan berwajah merah,karna ia tidak sengaja menyentuh perut kotak-kotak David tadi, juga melihat otot-otot tangan nya yang membuatnya begitu tertarik.


Ia sedikit menggeser kepalanya ke samping dan melirik David yang tampak memejam kan mata,kemudian ia mengangkat tangannya dan kembali merasakan saat ia menyentuh kotak David yang begitu menyenangkan meski hanya sekilas.


"Apa yang ku pikirkan,cepatlah tidur dasar orang mesum!!"gerutunya pada diri sendiri kemudian memejamkan mata memaksa diri untuk tidur.


...


Sedangkan di kamar sebelah Jayn masih menikmati gadis cantik yang menari-nari di atasnya,gadis itu tiba-tiba berubah saat pukul satu tadi dan memimpin Permainan Jayn,ia terus membuat Jayn begitu menikmati setiap sentuhan dan gerakanya.


Ia turun ke bawah dan memainkan milik Jayn dengan begitu brutal membuat Jayn hampir tak ingin lepas darinya,"lagipula sudah sampai seperti ini,aku hanya bisa mengikuti permainan ini lagipula dia adalah orang kaya dan setelah ini aku tidak akan pernah melepaskan nya"gumam Gadis itu terus bermain dengan liar di atas Jayn.


"Dan wanita itu tidak akan berani berlagak didepan ku jika aku berhasil merebut hati orang ini dan menjadikan ku simpanan nya!hidup ku pasti bisa berubah"ucapnya lagi dalam hati mengingat kembali wajah wanita yang ia temui di lantai satu tadi.


***

__ADS_1


Pagi hari Atalia menggeliat kesamping ia masih terlelap padahal sudah hampir jam 8,


Ia menarik guling untuk di peluk karna merasakan guling itu begitu nyaman.


Ia terus memeluk guling itu sampai ia merasakan kalau guling yang ia peluk itu bermasalah,ia perlahan meraba-raba guling itu yang tampak mempunyai 6 kotak,"ini bukanlah guling,tapi ini....ini..ini adalah ini begitu menyenangkan!"ucapnya dalam hati terus meraba-rabanya tanpa membuka mata.


Sedangkan David yang tepat berada di depan wajah Atalia bahkan jarak keduanya hanya tinggal 1 cm lagi,deru nafas Atalia langsung sampai ke wajah nya.


Ia tertawa tanpa mengeluarkan suara hanya memperlihatkan gigi putihnya merasakan Atalia terus menyentuh perutnya,bahkan wanita itu tersenyum tak jelas dalam tidurnya.


"Apakah perutku ini memuaskan mu sayang!"ucap David dengan suara berat khas tidur dan menghembuskan nafas pelan di wajah Atalia.


Atalia yang setengah sadar tapi masih tertidur langsung membuka mata,dan betapa terkejutnya ia saat melihat David yang langsung berada di depan matanya,ia langsung melihat tangan nya yang menyentuh perut David yang berkotak-kotak dan begitu putih bersih.


David tersenyum licik,ia berfikir untuk mengerjai Atalia,"sayang kau membuat ku panas,dan kau menyentuhnya tadi dan sekarang sudah membuatnya tegang kau harus bertanggung jawab!"ucap David perlahan naik ke atas tubuh Atalia.


Atalia menggeleng-gelengkan kepalanya,"aku mengingat dengan jelas aku sama sekali tidak menyentuh nya!"bantah Atalia dengan panik menatap lekat wajah David yang berada di atas tubuh


"Aku yang merasakannya,kau harus bertanggung jawab atau kalau tidak aku akan..."belum sempat David menyelesaikan ucapannya Atalia dengan cepat mendorong David dari atas tubuhnya dan dengan cepat ia bangkit dari tempat tidur dan berlari.


Melihat Atalia yang akan berlari keluar David langsung turun dari kasur dan mengejar Atalia,dan langsung menarik tangan nya.


Atalia berputar dan jatuh ke pelukan David,"kau mau kemana?"tanya David dengan senyum smrik.


"Jangan melakukan apapun pada ku atau aku akan membencimu seumur hidup!"Atalia berbicara dengan nada serius tapi juga takut.


David yang mendengarnya langsung tertawa dan melepaskan Atalia,ia mencubit pipi Atalia,"dasar wanita es!"ucapnya kemudian menyentil dahi Atalia.


"Aku sama sekali tidak ingin merusak calon istriku,sebelum kita benar-benar sah!"ucap David berbicara dengan serius dan menunjukkan dua jarinya yang berbentuk gunting tanda ia mengtakannya dengan bersumpah,menatap wajah Atalia yang mendongak.


Atalia menjadi tenang mendengar ucapan David,sekaligus juga sangat senang David mengeharagainya.

__ADS_1


"Tapi biarkan aku memelukmu sebagai ganti kau sudah mengambil keuntungan dariku!"ucap David menarik Atalia kepelukan nya.


Sudut bibir Atalia melengkung sempurna ia membalas pelukan David yang memeluknya begitu hangat.


Atalia melepaskan pelukannya saat terdengar bel pintu di luar,"tunggu di sini!"ucapnya tidak ingin pelayan hotel wanita diluar melihat tubuh perfect David.


Ia membuka pintu sedikit dan melihat seorang wanita dengan senyum ramah dengan membawa dua paper bag."selamat pagi nona ini adalah pakaian yang dikirim kan oleh seseorang"ucap pelayan itu dengan ramah.


"Baiklah terima kasih"ucap Atalia mengambil paper bag yang di berikan pelayan itu dan menutup pintu.


Ia kembali ke tempat dimana David sekarang duduk di kasur tampak mengotak-atik ponselnya bertanya pada Jayn apakah dia benar-benar melakukan pekerjaan dengan baik.


ia memberikan salah satu paperbag di tangannya kedepan David,"cepatlah mandi dan bersiap,kita akan pergi"ucap Atalia.


David menerima paperbag yang di berikan Atalia,"kemana kita akan pergi"tanyanya menaikkan sebelah alisnya.


"jangan banyak tanya pergilah mandi dan bersiap"ucap Atalia dengan nada memerintah dan dengan tatapan tegas.


David tersenyum melihat Atalia yang memerintahnya dengan tegas,"baiklah nona,aku akan melakukan nya sesuai perintah mu!"ucap David dengan penuh hormat,membuat Atalia merasa itu sedikit menarik.


bersambung.....


jangan lupa


like...


komen...


vote...


rate...

__ADS_1


terima kasih,semoga kalian semua sehat selalu agar bisa membaca cerita author setiap harinya🙏


__ADS_2