RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
memeluk David


__ADS_3

"...mungkin dia sudah tahu keberadaan kami yang sudah lebih dari satu Minggu di hutan itu untuk mencarinya sehingga ia muncul entah dari mana dan mengajak kami kerumah nya yang ternyata ada di pucuk paling tinggi tepatnya di bawah tanah,itu adalah rumah yang sangat aneh namun di dalam nya sangat modren!"


"dan kami baru menemukan nya tadi pagi jam dua,setelah kami menceritakan tentang nona Atalia ia langsung setuju untuk ikut,dan dia juga membawa asisten nya yang ahli pengobatan Tiongkok!"


"jadi karna itu kalian tidak memberi ku kabar sama sekali?"tanya Paul,yang di anggukan oleh kedua pria itu.


"kalian tidak tahu kalau nona Atalia baru saja berhenti bernafas,aku yakin ada seseorang yang memberinya cairan pembeku karna aku menemukan ada bekas suntik,dan itu jelas bukan aku yang menyuntik nya''


"tenang saja,kita percayakan pada kedua dokter itu"ucap Zacky menenangkan padahal dirinya juga sangat khawatir pada Atalia.


ketiganya keluar dan bergadung dengan David dan tuan Albert juga yang lainnya,menunggu di depan ruangan Atalia yang sekarang sedang melakukan operasi,karna terlihat di atas pintu itu lampu berwarna merah di hidupkan itu artinya operasi sedang berlangsung.


Paul cukup tidak percaya,apakah Atalia kembali bernafas lagi sehingga operasi bisa dilakukan?,ia sedikit tenang dengan hal itu namun tidak sepenuhnya.


Paul kemudian mengernyitkan dahinya,ia harus tahu siapa yang dengan sengaja menyuntik Atalia dengan memasukkan cairan beku,ia melihat dokter yang menjadi rekan nya semua berada di sana menunggu,selain khawatir dengan Atalia mereka juga menuggu dokter yang paling hebat itu keluar untuk saling kenal.


"aku belum sempat tahu siapa yang dengan sengaja menyuntikkan cairan beku pada pasien!",ucap Paul bertanya kembali pada dokter-dokter itu.


"Bu..Bu..bukan kami dok Kami bersumpah!!"ucap dokter yang tadinya berjaga di sana dengan serius,tentu saja mereka sangat takut bagaimana pun nyawa Atalia jadi taruhan nya bahkan wanita itu berhenti bernafas.


''Wanita itu,dia selalu berada disana dan kami tidak melakukan apapun!,"tambah dokter itu lagi takut.


Paul menoleh ke arah Italia dengan tatapan tajam.


''apa?ada dengan ku?"tanya nya di sela tangisnya,bingung saat semua pandangan mengarah padanya.


''seseorang telah menyuntikkan cairan beku kentubuh nona Atalia,apa kau melihat ada yang menyuntiknya?"tanya Paul dengan menekan ucapan nya.


Italia menggelengkan kepalanya pelan setelah mengingat-ingat kembali,memang tak ada siapapun yang menyuntik Atalia karna ia tidak pernah meninggal kan Atalia kecuali...

__ADS_1


ia terkejut menyadari sesuatu,''mereka memang tidak ada melakukan apapun pada Atali,karna aku terus berada di sisi nya tapi.."Italia menjeda ucapan nya saat mengingat kembali dokter yang masuk ingin memeriksa keadaan Atalia.


kedua dokter yang berjaga tadinya itu merasa sangat lega,setidak nya mereka tidak akan di curigai melakukan sesuatu pada pasien yang mengakibat nya nyawa pasien yang melayang.


"tapi apa?"tanya David menatap Italia sama seperti tatapan tajam Paul.


''ada seorang dokter yang masuk,dia mengatakan kalau dia di suruh oleh dokter untuk memeriksa keadaan Atali!"jelas Itali memaksud kan Paul.


mendengar itu Paul sangat terkejut,kedua dokter itu juga terkejut baru menyadari hal itu.


''akh ia aku ingat,dia meminta ku mengambil steteskop karna dia lupa membawanya,kemudian dia mengatakan ternyata membawanya dan menyuruh Nona ini untuk memanggil ku,''ucap dokter itu.


''...aku tidak menyuruh dokter siapapun untuk memeriksa"ucap Paul dengan tatapan kosong,jelas saja mereka sudah kecolongan oleh seseorang yang menyamar.


Italia dan dokter yang tadinya bertemu dokter gadungan itu saling menatap dengan sangat terkejut."mungkinkah di situ dia melakuka sesuatu pada Atali,"ucap Italia sangat terkejut betapa bodoh dirinya.


"kalau bukan dokter yang menyuruh nya jadi dia..."dokter yang tadinya berjaga di ruangan Atalia itu langsung menutup mulut nya terkejut.


"mungkin kah dia yang menyuntikkan cairan itu pada Atali"Itali sangat terkejut memikirkan itu.


''apa maksud kalian?"tanya Tuan Albert pada Paul.


''seseorang telah masuk ke ruangan nona Atalia dan menyuntikkan cairan beku hingga membuat keadaan nya menjadi seperti itu!"jawab Paul dengan tidak bisa mengekspresi kan Wajah nya karna terkejut.


''sialan!!!",umpat David dengan marah langsung menarik kerah pakaian dokter yang berjaga di ruangan itu tadi,membuat mereka semua terkejut dan menghentikan David namun David tidak ingin melepaskan nya ia menarik kuat kerah pakaian dokter itu.


"bagaimana bisa kalian tidak menyadarinya!!",bentak David melayangkan pukulannya namun dengan sigap tuan yang berada di belakang nya langsung menangkap tangan nya.


"David tenanglah!jangan terbawa emosi!"tuan Albert memperingati David.

__ADS_1


"ma..maafkan kami,ka..kami jug..fikir..dia benar-benar dokter yang di kirim dokter Paul!"ucap dokter itu kesusahan bernafas di bawah pandangan David.


"bagaimana bisa ada dokter bodoh sepertimu!!!jika sampai terjadi apa-apa pada Atalia!aku tidak akan mengampuni nyawa kalian!"Suara David meninggi dan penuh tekanan pada dokter itu,dan langsung menghempaskan nya kuat membuat dokter itu hampir merangkak di lantai jika tidak di tangkap oleh dokter lainnya.


David berbalik dan melayangkan tinjuan nya ke dinding dengan kuat hingga membuat tangan nya terluka dan mengeluarkan darah membuat mereka semua langsung menoleh ke arahnya,David tidak akan terima jika Atalia meninggal.


"ini adalah kelalaian ku,beberapa waktu yang lalu aku tahu sendiri kalau Atalia menyuruh pengawal bayangan nya untuk berhenti mengikutinya,tapi aku malah tidak memberikan penjagaan ketat saat dia seperti ini!"gumam tuan Albert merasa bersalah karena ia yakin kalau orang itu pastinya musuh Atalia.


"tidak bisa!aku harus menemukan orang itu!!"ucap David langsung berdiri.


"apa yang ingin kau lakukan?"tanya Tuan Albert menahan bahu David.


"aku ingin melihat CCTV"ucap David ingin melangkah kan kaki tapi salah seorang dokter menghentikan nya.


"tapi di ruangan itu tidak ada CCTVnya"tutur dokter itu.


"bagaimana bisa tidak ad CCTV!"Gladin ikutan emosi menatap dokter yang baru saja berbicara itu dengan tatapan sarkas.


"aku tidak akan membiarkan orang itu kabur begitu saja!!"ucap Zacky mengepal erat tangannya dengan penuh emosi.


tiba-tiba lampu merah di atas pintu ruangan itu mati,yang artinya operasi telah selesai,hingga keluarlah dokter yang dikenal dengan tangan dewa itu dengan wajah datarnya.


"bagaimana apa dia kembali bernafas lagi?dia hidup lagi?dia sekarang baik-baik saja?"tanya David yang langsung menghampiri dokter itu.


bukannya mejawab pertanyaan David langsung,dokter itu malah terdiam dan menatap wajah David dengan tatapan yang sulit di artikan,membuat David menjadi tidak sabar dan memegang bahu dokter itu yang seketika membuat Gladin dan Zacky terkejut pasal nya mereka tahu kalau dokter itu paling tidak suka di sentuh orang asing sedikitpun.


di luar dugaan mereka dokter itu malah memeluk David dengan mata yang merah.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2