
"karna sudah begini,jangan salahkan aku yang terlalu kasar pada ayah atau mungkin akan menyakiti hatimu!"ucap Jayn lagi menatap siluet Tuan Albert karna pria itu tidak menoleh ke arah nya,siluet nya yang tampak begitu dingin urat wajah nya terlihat.
"perusahan Ini sudah resmi jadi milik ku!! dan mulai saat ini ayah juga tidak mempunyai hak sedikit pun lagi dengan perusahan ALBERT ini!!termasuk memecat mereka!"Tutur Jayn dengan menekan setiap ucapan nya.
mendengar itu orang-orang yang sebelum nya membela nya sedikit merasa tenang,karna mereka berfikir apa yang di katakan Jayn benar.
"Ricom bawa kemari surat itu!aku ingin memperlihatkan nya pada ayahku agar dia percaya!"ucap Jayn meminta dokumen sudah di sahkan oleh pengadilan kalau perusahan Albert di sah kan menjadi atas nama Jayn sutrisno ALBERT.
Ricom memberikan nya ke tangan Jayn,dan dengan cepat Jayn membuka nya dan meletakkan nya tepat di depan Tuan Albert.
"lihatlah baik-baik ayah!semua ini tidak palsu dan kau tidak pun sedikit mempunyai kekuasaan lagi untuk perusahan ini!"Jayn mengatakan nya dengan sungguh-sungguh seperti orang yang membela kebenaran dan seperti orang yang tak bersalah.
Tuan Albert sedikit pun tidak menunduk untuk melihat surat yang ada di depan nya itu,membuat Jayn jadi sangat kesal dan sangat emosi di buat.
"apakah kau fikir surat itu asli!?"tanya Tuan Albert tiba-tiba melihat ke wajah Jayn.
Jayn tersenyum mendegus,"tidak peduli Ayah percaya atau tidak tapi surat ini memang asli!"jawab jayn dengan wajah percaya diri,begitupun dengan Ricom yang berdiri di belakang nya merasa pertanyaan Tuan Albert sedikit lucu.
"ck,tidak perlu memanggil ku ayah itu sedikit mengganggu pendengaran ku!"tutur Tuan Albert membuat 52 orang yang berada di ruangan itu tak percaya.
"sialan kenapa harus membahas nya sekarang!"gumam Jayn,"tapi tidak apa-apa hanya butuh sedikit lagi untuk menang dari orang tua ini!"gumam nya lagi.
"apakah hanya karna ini,Ayah membenci ku sampai-sampai tidak mengingin kan ku lagi?tidak mau menganggap ku lagi putra kandung mu?"tanya Jayn dengan penuh dramatis,membuat Tuan Albert sangat tidak yakin dengan wajah asli Jayn yang sebenar nya,apakah Jayn tidak ingat dengan apa yang di katakan pada saat di rumah sakit satu hari yang lalu.
__ADS_1
"bukan kah kau sendiri yang mengatakan nya kalau kau bukanlah putra kandung ku?"tanya Tuan Albert dengan ekspresi bingung.
"apa yang kau katakan,aku tidak pernah mengatakan nya!"ucap Jayn dengan tersenyum bingung.
tanpa peduli dengan jawaban Jayn tuan Albert memaling kan pandangan nya pada ke 50 orang di sana,"sebenar nya kedatangan ku di sini ada hal yang sangat penting dan lebih penting dari semuanya!"ucap Tuan Albert mengabaikan Jayn.
Jayn mengepal tangan nya karna di abaikan begitu saja,"tidak hal penting selain pelantikan saat ini!"ucap nya.
"Sekitar 22 tahun yang lalu aku kehilangan putra ku,kurasa kalian semua tahu hal itu bukan?dan setelah 7 tahun akhir nya aku menemukan putra ku!"ucap Tuan Albert mengabaikan Jayn lagi,tapi kali ini Jayn tidak menunjukka wajah kesal tapi sangat terkejut.
"apakah dia sudah mengetahui kalau aku memang bukan putra kandungnya?"gumam nya dengan sedikit panik.
50 orang itu saling bertatapan kemudian menatap Tuan Albert dengan serius.
para direktur dan pemegang saham itu kembali terkejut dengan yang di katakan Tuan Albert,mereka menebak-nebak kalau Jayn bukan putra kandung nya sebelum nya dan seperti nya itu memang benar.
Melihat Jayn yang panik Ricom yang berada di belakang nya menepuk pundak nya dan berbisik,"tenanglah!"ucapnya di telinga Jayn.
"Dan aku akan memberikan semua harta ku padanya termasuk perusahan ini,dan orang lain tidak berhak sedikit pun untuk menguasai hasil kerja kerasku!"ucap Tuan Albert dengan bersungguh-sungguh.
"apakah maksud nya,Jayn bukan putra kandung anda Tuan?"tanya Seseorang yang memang sebelum nya tidak mendukung Jayn dan juga tidak menyukai Jayn,dan pertanyaan itu mewakili ke 49 rekan nya.
"Benar dan aku juga cukup terkejut dengan hal ini sebelum nya,aku benar-benar orang tua yang bodoh tidak mengenali putra kandung nya sendiri pada saat itu!"ucap Tuan Albert.
__ADS_1
''hentikan Tuan Albert,tidak kah anda berfikir bagaimana perasaan Jayn saat ini?tidak kah anda berfikir ada begitu banyak orang di luar sana yang mengingin kan harta anda sehingga mereka sampai berpura-pura menjadi putra kandung mu untuk menjatuh kan Jayn dan mendapat kan seluruh harta anda!"ucap Ricom dengan tegas dan berapi-api.
"benar sekali yang kamu katakan!dan contoh nya sudah ada di depan mata''jawab Tuan Albert cepat dan langsung menatap Jayn.
''Ayah..''Baru saja Jayn akan berbicara tiba-tiba pintu kembali terbuka dengan lebar yang membuat semua pandangan tertuju ke arah pintu.
terlihat David berdiri di ambang pintu saat pintu sepenuh nya terbuka dengan lebar,pria muda dengan wajah yang sangat tampan dan porsi tubuh yang sangat tinggi bak tubuh Atlet yang begitu bugar dengan balutan jas hitam dan kemeja hitam di dalam jas terlihat tampak sempurna,benar-benar sangat mirip dengan Tuan Albert bahkan sekali lihat mereka percaya kalau itu benar-benar putra kandung nya.
Ricom di buat menganga tak percaya sebelum nya dia percaya kalau Jayn memang putra kandung Tuan Albert tapi sekarang setelah melihat David dia sangat percaya itu memang putra kandung Tuan Albert.
deg...
jantung Jayn tidak stabil,ia tidak percaya kalau Tuan Albert mengetahui nya begitu cepat,lebih cepat dari perkiraan nya bahkan sekarang David sudah berada di sana,ia akhir nya berfikir apakah semua itu sudah di rencanakan sejak awal.
''apakah semuanya akan berakhir di sini?"gumam nya dengan takut dan panik.
David melangkahkan kaki panjang nya memasuki ruangan itu,semua mata tertuju pada nya dengan rasa yang terkejut,sedangkan Tuan Albert tidak sanggup menahan air mata nya yang sudah terbendung di pelupuk mata nya,ia masih tak bisa memaafkan diri nya sendiri yang baru menemukan David saat sudah usia sebesar itu,tapi juga ada rasa haru dan bahagia dalam hati nya.
bersambung...
oke besok kita lanjut lagi
terima kasih atas like,komen,hadiah dan vote yang kalian berikan pada cerita ini,Terimakasih banget lah pokok nya maaf author tukang ingkar janji
__ADS_1