RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
membunuh


__ADS_3

tapi pada saat ia bangkit dan akan berlari ke arah Atalia,ia sangat terkejut saat penembak itu tiba-tiba terjatuh.


dan lebih terkejutnya Atalia tiba-tiba bangun dan langsung berada di dekat pagar itu,sehingga bisa menghantam kan sebuah batu pada kepala penembak itu.


ternyata Atalia menjatuhkan dirinya untuk menghindari peluru yang bergerak kearahnya dan berguling dengan cepat mendekati pagar itu kemudian langsung berdiri tepat di depan si penembak dan langsung menghantam kan batu besar yang ia ambil pada saat berguling barusan pada di penembak jitu itu dari sela jerjak pagar yang memang berjarak-jarak lebar,ia memukul kan nya dengan sangat kuat sehingga kepala orang itu hampir pecah.


si penembak jitu yang sangat terkejut dengan keberadaan nya yang tiba-tiba seperti hantu berada tepat di depan mata nya seolah ia berubah menjadi patung sehingga tak bisa bergerak sama sekali.


bahkan Atalia masih sempat mengatakan "hello",sebelum berubah menjadi iblis dan menghantam Kepalanya,hingga ia terjatuh dengan lemas dan tak mempunyai daya lagi.


Atalia lupa membawa pistolnya sehingga ia harus melakukan itu karna ia tidak ingin penyusup yang datang ke istana pergi dengan selamat karna itu akan berbahaya untuk kedepan nya


Yoria langsung bernafas lega tapi air mata bercucuran dari mata nya karna begitu takut dengan aksi Atalia yang bisa membahayakan nyawanya sendiri.


tapi pada saat melihat orang itu mencoba bangkit lagi,Atalia dengan cepat menaiki pagar yang menjulang tinggi itu dengan sangat cepat dan lincah.


orang-orang istana yang datang ketempat itu karna memang mencari asal suara terkejut dengan aksi Atalia dari menghantam penembak itu dan sekarang menaiki pagar dengan sangat cepat.


mereka terdiam karna begitu tercengang pada Atalia,tapi pada saat Atalia melompat dari atas pagar yang menjulang tinggi ke bawah tepatnya di samping si penembak itu,mereka berteriak memanggil Atalia bersamaan.


Atalia menarik kerah baju si penembak itu membuatnya yang berjongkok dengan kesakitan langsung Bangun akibat tarikan Atalia yang sangat kuat.


"Siapa yang menyuruh mu datang kemari!!?",tanya Atalia dengan tatapan membunuh nya,membuat pria di depan nya itu bergetar hebat karna sangat ketakutan dengan tatapan dan aura membunuh yang datang dari wanita menakutkan di depan nya.


"aku tidak akan memberitahu nya!!",ucapnya dengan menahan kesakitan di kepalanya dan juga cekikan karena kerah pakaian nya yang di tarik.

__ADS_1


Atalia tertawa sinis,"baiklah,kalau begitu mati saja!",Atalia dengan dingin menjambak rambut pria itu yang memang panjang kemudian membenturkan nya nya ke pagar besi hingga membuat kepala nya hampir saja terbelah,darah segar dengan cepat bercucuran dari kepala nya.


Orang itu masih bisa tertawa di akhir nafas nya,"kau benar-benar langsung membunuhku!?",ucapnya dengan tidak percaya.


Atalia tahu orang-orang bayaran seperti mereka di siksa sampai mati pun tidak akan memberitahu siapa yang menyuruh mereka,karna mereka di bayar dengan sangat mahal,bahkan jika mengancam dengan keluarga pun tidak akan berarti karna mereka tidak mempunyai keluarga,dan jika mempunyai keluarga mereka tidak akan peduli dengan itu.


"Karna kau tidak memberitahunya,untuk apa aku membiarkan mu hidup!",Atalia berbicara dengan wajah datar kemudian membenturkan sekali lagi,hingga membuat pria itu benar-benar kehilangan nyawanya.


"tuan putri anda tidak apa-apa?",tanya para pengawal kerajaan yang baru datang.


"tidak apa-apa,sebarkan tentang hal ini!katakan juga bahwa dia mati tragis!",ucap Atalia berbicara dengan dingin dan wajah datar berjalan melewati mereka semua.


***


"kau tidak apa-apa?",tanya Arkana mendatangi Atalia yang sudah ada di kamarnya dan sudah selesai membersihkan diri karna darah orang itu muncrat di wajah dan pakaian nya.


"kenapa kau melakukan hal berbahaya itu!,bagaimana jika dia langsung menembak tadi!",ucap Arkana mengomeli Atalia.


"aku sudah mengatur semuanya,bukan kah aku baik-baik saja sekarang",ucap Atalia dengan tersenyum memperlihatkan dirinya baik-baik saja.


",tapi tetap saja jangan melakukan hal-hal berbahaya yang bisa mengancam nyawa seperti yang kau lakukan tadi!",ucap Arkana lagi.


"jika aku tidak melakukan nya,orang itu bisa kabur dan kedepan nya akan ada banyak penyusup yang datang akan berfikir kalau kemanan kita kendor!!,aku membunuh begitu juga karna agar penyusup yang ingin datang ke istana ini berfikir beberapa kali!",jelas Atalia.


Arkana menghela nafas panjang,"kau benar,kedepan nya aku juga akan memperketat pengawasan kerajaan,terlebih di belakang aku akan mengubah pagar itu menjadi tembok saja!",ucap Arkana.

__ADS_1


"ya aku setuju dengan itu,dan untuk taman bunga itu sebaiknya pindahkan saja,jangan letakkan di belakang!",tambah Atalia.


"ya kau benar!",ucap Arkana.


"kak pergilah ke kamar Cherly,kemungkinan dia syok dengan yang terjadi apa lagi penembak itu sepertinya menginginkan nyawanya!",ucap Atalia.


"baiklah,istirahat lah sekarang,dan aku berharap kau jangan melakukan hal-hal berbahaya lagi!",ucap Arkana Masih dengan wajah khawatir nya.


",ya-ya baiklah!",ucap Atalia dengan tersenyum lebar,Arkana hanya bisa menghela nafas panjang tidak tau harus melakukan apa untuk adiknya itu bisa berhenti melakukan hal berbahaya karna ia tahu Atalia adalah seorang mafia, pembunuhan melakukan hal-hal ekstrim itu akan melekat padanya,meski Atalia mengatakan 'iya',tapi itu hanya sekedar agar dirinya tidak begitu khawatir lagi.


Pada akhirnya ia keluar dari kamar Atalia,dan berjalan menuju kamar Cherly.


pada saat ia masuk ke kamar Cherly,ia cukup lega melihat Cherly yang baik-baik saja dan masih bisa tersenyum.


tapi pada saat melihatnya, Cherly yang tadinya tersenyum ikhlas pada kedua wanita yang selalu di samping nya itu seketika berubah tersenyum canggung.


"kau tidak apa-apa?",tanya nya membuat Cherly menggelengkan kepalanya.


"apa kau ketakutan tadi?, bagaimana pun juga kau adalah targetnya tadi",tanya nya lagi membuat Cherly menggelengkan kepalanya.


"sebenarnya hal itu sudah hal biasa,karna aku pernah ikut para tentara yang sedang melakukan penyerangan pada para *******,aku ikut menjadi dokter untuk mereka jika terluka bahkan aku juga pernah tertembak jadi jangan khawatir aku hanya terkejut saja tadi!",jelas Cherly yang memang benar adanya.


"Cherly,mungkin kamu tidak terkejut tapi bagaimana dengan bayi di kandungan mu yang masih begitu muda",ucap Yoria seketika membuat Arkana dan Cherly terkejut bersamaan karna baru menyadari hal itu.


"anakku?",gumam Cherly langsung memegang perutnya,karna ia juga tahu bayi yang berada di dalam kandungan sangat sensitif meski masih begitu muda.

__ADS_1


"Aku akan segera memanggil dokter!",ucap Arkana panik langsung menelfon dokter dari rumah sakit kerajaan.


bersambung.....


__ADS_2