
Pelukan dari Wen Li yang begitu kencang terhadap Jin Lee membuat Jin Lee terdiam.
"Lepaskan tangan mu Wen Li!"
Wen Li tidak mengeluarkan suara namun hanya menggelengkan kepalanya tanda bahwa dia tidak mau melepaskan pelukannya dari Jin Lee.
"Aku bilang lepaskan!"
Karena Wen Li terus terdiam, pada akhirnya Jin Lee menghentakan tangan Wen Li hingga Wen Li jatuh ke lantai dan meninggalkan Wen Li begitu saja di sana.
"Apakah aku betul - betul tidak berarti untuk semua orang yang ada disini."
Wen Li mengatakan hal tersebut sambil memandang kepergian Jin Lee yang semakin tidak terlihat dari hadapan nya.
"Selamat datang tuan muda Leo Huang."
Beberapa pengusaha menyapa Leo saat Leo masuk ke dalam mansion tuan James Huang.
Mata mereka memandang Katarina yang Malam hari ini tampil begitu biasa di hadapan para undangan, beberapa berbisik dan mencibir penampilan nya yang terlihat kampungan.
"Kenapa kau menundukkan kepala mu? bukankah ini yang kau harapkan?"
Leo membisikkan kata - kata tersebut saat melihat Katarina menundukkan kepalanya karena cibiran rekan pengusaha Leo.
"Kau kira aku akan malu membawa mu ke tempat ini dengan dandanan mu yang seperti ini? tidak akan pernah!"
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan saat ini justru akan membuat orang - orang mencibir mu, sebagai istri sah dari seorang Ceo terkenal seperti ku yang tampil apa adanya."
Kata - kata yang Leo bisikan kepada Katarina begitu tajam, Katarina hanya terdiam sambil ******* - ***** ujung roknya.
"Kau tidak perlu mengatakan hal itu kepada ku, aku tau yang harus aku lakukan!"
Terakhir Katarina membisikkan beberapa kata tersebut kepada Leo.
"Terserah, namun jika kau bermaksud mempermalukan aku dengan tingkah mu yang aneh maka kau salah besar!"
Setelah mengatakan hal tersebut Leo Huang meninggalkan Katarina begitu saja di sana, Leo Huang memilih untuk bergabung bersama teman - teman nya daripada harus berdua dengan Katarina.
"Selamat malam tuan Jin Lee."
"Dokter Celine, anda juga datang?"
"Ya nona Chen juga mengundang ku untuk datang."
"Baiklah jika seperti itu."
Seperti biasa setelah mengatakan hal tersebut Jin Lee langsung meninggalkan Dokter Celine.
"Dasar laki - laki sombong!"
Jin Lee yang mendengarkan ucapan Dokter Celine langsung membalikan badan dan menghampiri Dokter Celine.
__ADS_1
"Kau bilang aku apa?"
"Aku mengatakan anda adalah laki - laki sombong!"
"Apa maksudmu mengatakan hal itu kepada ku?"
"Sudahlah lupa saja."
Dokter Celine segera masuk ke dalam mansion sambil melambaikan tangan kepada Jin Lee.
"Wanita aneh, wanita gila, kau pintar tapi gila!"
Sumpah serapah mulai keluar dari mulut Jin Lee untuk Dokter Celine.
Acara ulang tahun nona Chen malam hari ini berlangsung sangat meriah, semua tamu undangan memberikan hadiah yang berbeda - beda.
"Baiklah kini waktu nya pesta dansa dan di mulai dengan nyonya Chen dan tuan James di lanjutkan dengan tuan Leo dan nona Katarina."
Deg
Katarina yang sedang duduk di pojok ruangan langsung tersentak ketika namanya di sebutkan oleh pembawa acara.
"Pesta dansa? aku dan Leo? aduh aku sama sekali tidak bisa berdansa, pasti Leo sedang mencoba untuk mempermalukan aku dengan hal ini."
Katarina memegang erat gelas yang dia gengam, keringat mulai terlihat dari wajah cantik nya tersebut, apalagi saat melihat nona Chen dan tuan James sudah maju untuk berdansa.
__ADS_1