RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
ISI HATI TUAN JAMES HUANG


__ADS_3

Semua mata kini langsung memandang ke arah nona Chen yang mengatakan bahwa Edward Ceo Chandradinata juga sedang mengalami hal yang sama.


"Maksud mu nona Michelle juga terkena kangker leukemia?"


"Ya itu betul, dan informasi yang aku terima, mereka sedang mengembangkan tehnologi penyembuhan sel punca yang di ambil dari tali pusar bayi."


"Itu sebabnya tuan Edward memberikan perlindungan yang luar biasa terhadap nona Kim?"


"Ya kau betul James, di dalam banyak kasus tidak semua anggota keluarga memiliki kecocokan sumsum tulang belakang, jadi jika sampai ini gagal kita bisa melakukan cara yang lain, meskipun kemungkinan nya juga tidak banyak, apapun harus kita coba untuk kesembuhan Lili Huang, meskipun kemungkinan demi kemungkinan itu kecil."


Nona Chen terus berbicara kepada setiap peserta rapat, nona Chen sekertaris pribadi tuan James yang selama ini lebih banyak diam kali ini turut andil di dalam pembicaraan kesembuhan Lili.


"Kau benar, apapun akan kita lakukan untuk Lili."


"Ya dan kau baru menyadari nyawa putri mu itu berharga bukan? setelah kau kini mulai merasakan takut kehilangan nya."


Kali ini Leo Huang sungguh tidak tahan lagi, dengan sigap Leo berdiri dari tempat duduknya dan langsung menarik kembali kerah baju Jin Lee.


"Mulut mu perlu aku berikan pelajaran Jin Lee."

__ADS_1


Tanpa butuh waktu lama Leo Huang langsung mendaratkan pukulan ke mulut Jin Lee.


Suasana ruang rapat yang semula tenang kini penuh dengan keributan, beberapa pengawal yang berjaga di luar langsung masuk ke dalam ruangan begitu mendengarkan suara perkelahian.


"Lihat saja Leo Huang, aku akan membalas pukulan mu ini."


Dengan mulut penuh darah Jin Lee yang kini di tahan oleh beberapa pengawal agar tidak melakukan serangan kepada Leo Huang.


"Aku tidak takut!x


Leo Huang yang masih di tahan oleh beberapa pengawal mengatakan hal yang sama dengan apa yang Jin Lee katakan.


Tuan James yang kini punya kesempatan berbicara langsung berteriak ke arah Leo Huang dan juga Jin Lee.


"Aku sungguh muak melihat pertengkaran kalian ini yang tidak pernah berubah!"


Dengan berteriak tuan James mengatakan hal tersebut kepada Jin Lee dan juga Leo Huang.


"Pergi kalian dari sini, terserah jika kalian ingin saling membunuh atau apapun itu, tapi itu tidak dilakukan di hadapan ku!"

__ADS_1


Tuan James kembali berteriak kepada ke dua laki - laki yang saat ini sedang berusaha untuk menahan amarahnya.


"Pengawal bawa mereka berdua pergi!"


Dengan tegas tuan James mengatakan hal tersebut.


Beberapa pengawal, asisten Zoe dan juga Wen Li ikut keluar dari dalam ruang rapat, pertemuan keluarga kali ini kembali di warnai oleh pertengkaran Leo Huang dan juga Jin Lee yang tidak pernah bisa berhenti jika di hadap kan di dalam pertemuan.


"James tenangkan dirimu."


Nona Chen yang sudah mengetahui keadaan tuan James segera mengambil obat dari dalam tasnya.


"Minum lah."


Nona Chen memberikan obat tersebut dan segelas air kepada tuan James.


"Chen bagaimana aku bisa hidup dengan tenang jika melihat mereka berdua terus seperti itu, Chen mereka buka anak laki - laki yang berusia belasan tahun, mereka adalah laki - laki dewasa."


Nona Chen dapat melihat kelelahan dari mata dan juga hati tuan James, saat tuan James menceritakan isi hatinya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2