
Wen Li langsung membungkukkan badan kepada tim dokter yang saat ini memeriksa keadaan Cassandra.
"Ini memang akan lebih baik."
Nona Chen mengatakan hal tersebut kepada suaminya tuan James.
"Leo papa akan mencari dokter yang terbaik untuk menangani nona Cassandra dengan baik, papa berjanji kepada mu nak ."
"Ayo Leo kita pulang."
Tuan James mengajak Leo untuk kembali ke mansion Gerald, namun Leo seakan - akan sama sekali tidak mau untuk beranjak jadi tempatnya tersebut.
"Tidak pa aku akan tetap disini."
Tuan James dan semua anggota keluarga kini saling pandang.
" Gerald, Wen Li ayo kita pulang terlebih dahulu."
Nona Chen yang seakan - akan sudah mengerti arti tatapan suaminya langsung segera mengajak Wen Li dan Gerald untuk kembali terlebih dahulu, agar tuan James bisa berbicara kepada Leo.
"Baiklah nyonya."
__ADS_1
Setelah mengatakan hal tersebut Gerald dan Wen Li segera meninggalkan Rumah Sakit.
"Aku pergi dulu."
Tuan James hanya menganggukan kepala ketika nona Chen berpamitan kepadanya.
Kini di ruang tunggu rumah sakit tinggal tuan James dan Leo yang masih duduk termenung.
"Leo boleh papa duduk?"
Tuan James mencoba untuk berkomunikasi dengan Leo, namun Leo sama sekali tidak menjawab nya.
'Baru saja kami membahas apakah aku laki - laki pembawa sial, karena aku merasa setiap wanita yang dekat dengan ku selalu mendapatkan celaka, namun dengan tegas dia memberikan penguatan bahwa aku bukanlah laki -laki si pembawa sial tersebut."
Setelah selesai mengatakan hal itu Leo memandang wajah tuan James Huang, seakan - akan sedang mencari jawaban apa yang ada di dalam pikirannya saat ini.
"Namun setelah dia mengatakan penguatan itu, esok hari dia harus mengalami ini semuanya."
Setelah selesai mengatakan hal tersebut Leo menutup wajah dengan ke dua tangannya.
"Apa lagi yang akan papa katakan kepadaku?"
__ADS_1
Rasa hancur hati Leo memang kali ini lebih parah dari yang sebelumnya, kali ini Leo dapat tetap melihat raga dari wanita yang mulai dia cintai, namun tidak dengan jiwa nya yang sedang sakit.
"Leo, papa tidak akan berkata - kata banyak lagi kepada mu, apa yang kau alami saat ini merupakan proses yang Tuhan izinkan terjadi di dalam kehidupan mu, tujuan nya agar kau menjadi laki - laki yang lebih kuat."
Leo langsung tersenyum sinis dengan semua hal yang telah dikatakan oleh tuan James Huang..
"Apa ini bukan karena hal - hal buruk yang telah aku lakukan di masa lalu?"
Leo kembali menatap tajam tuan James sambil mengatakan hal tersebut.
"Bukan Leo ini semua bukan kesalahan mu saja dalam hal ini papa juga turut andil."
Tuan James langsung terdiam dengan semua hal yang telah dikatakan.
"Seandainya papa tidak tergila -gila dengan pekerjaan papa, mungkin papa tidak akan menyangkal anak kandung papa sendiri."
"Dimasa lalu mungkin papa bukan papa yang terbaik untuk kalian berdua, maafkan papa Leo."
Tuan James mengatakan hal tersebut sambil menepuk - nepuk pundak Leo Huang.
"Saat ini nona Cassandra membutuhkan mu nak, mungkin sebagai seorang wanita nona Cassandra sudah kehilangan semua harga dirinya, dan bagi sebagian wanita keperawanan itu masih penting, kau yang saat ini harus berada di samping nona Cassandra, kau yang akan berperan banyak di dalam kesembuhan jiwa nya nanti."
__ADS_1