RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
AJANG LELANG 1


__ADS_3

"Sungguh malam ini kau sangat cantik Katarina."


Hal tersebut yang dikatakan oleh Pedro saat Pedro melihat Katarina turun dari lantai dua dengan gaun panjang hitam belahan dada serta perhiasan berlian yang bermotif langka.


"Bukankah ini adalah ajang lelang untuk para nona muda?"


"Ya kau betul."


"Jadi aku harus menyesuaikan dengan acara yang akan berlangsung bukan?"


"Sungguh kau wanita cerdas Katarina."


Dengan segera Pedro memberikan lengan nya untuk Katarina bisa menggandeng nya.


Sepanjang perjalanan Katarina mempersiapkan apa yang harus dia lakukan di ajang lelang tersebut.


"Apa? jadi hanya wanita saja yang boleh masuk ke dalam?"


Sesampainya mereka di ajang lelang, hanya Katarina saja yang pada akhirnya di izinkan untuk masuk ke dalam.


"Betul tuan, ini adalah peraturan baru."


"Bagaimana bisa, aku ingin bicara dengan pemilik ajang lelang ini!"


Dengan marah Pedro mengatakan hal tersebut kepada para pengawal yang menjaga pintu masuk.

__ADS_1


"Maafkan kami tuan tapi anda tidak boleh sembarangan untuk menemui tuan kami."


"Sudahlah Pedro kau tidak usah ikut masuk ke dalam, disini memang aku yang memiliki kepentingan."


"Tidak bisa seperti itu Katarina!"


"Sssttt, ikuti apa yang aku katakan, aku mohon Pedro."


Ke dua mata Katarina memberikan isyarat untuk Pedro dapat menunggu nya di luar.


"Baiklah jika itu memang keinginan mu."


Dengan berat hati pada akhirnya Pedro membiarkan Katarina masuk seorang diri ke dalam ruang ajang lelang tersebut.


"Ayo nona."


Sesampainya di dalam Katarina melihat banyak tempat duduk dengan satu panggung megah berada di depan.


"Nona ini nomor tempat duduk anda."


Satu pengawal memberikan Katerina nomor tempat duduk.


"Nomor seratus?"


"Ya nona, saat para laki -laki nanti muncul Maka setiap nona muda harus menyebutkan nomor tempat duduk mereka dan jumlah untuk menyewa para laki - laki tersebut."

__ADS_1


"Ah baiklah."


Katarina tersenyum tipis mendengarkan semua petunjuk pengawal tersebut.


Dengan tenang Katarina duduk di satu kursi mewah yang di berikan kepada semua nona muda yang malam hari ini hadir.


Katarina melihat banyak sekali nona muda Dari berbagai Negara mulai duduk mengisi kursi - kursi mewah yang masih kosong.


"Jadi ini adalah ajang lelang yang terkenal itu."


Katarina berguman sendiri ketika melihat suansana mewah di dalam ruangan besar tersebut.


"Selamat malam para nona muda cantik yang sudah hadir pada acara malam hari ini."


Satu pembawa acara mengatakan hal tersebut kepada semua tamu undangan, terdengar tepuk tangan yang riuh rendah mulai menggema di seluruh ruangan.


"Malam hari ini kita akan memulai ajang lelang terbesar di seluruh dunia."


Setelah pembawa acara mengatakan hal tersebut satu per satu laki - laki mulai bermunculan dari balik panggung, namun Katarina sama sekali belum melihat keberadaan Leo di atas sana.


"Apakah yang dikatakan oleh Pedro benar? mengapa sampai saat ini aku belum melihat keberadaan Leo sama sekali?"


Katarina mengatakan hal tersebut sambil melihat para nona muda mulai memberikan tawaran nya mereka masing - masing.


Harga di buka dari harga paling rendah hingga harga ke paling tinggi.

__ADS_1


Semua nona muda tersenyum dengan laki - laki yang berhasil di bawa nya pulang, suasana masih ramai, semakin banyak nona muda yang hadir di dalam ajang lelang malam hari ini.


__ADS_2