
"Semua ini atas perintah tuan muda Leo Huang nyonya."
"Baiklah aku akan mencoba mengerti posisi bibi Ai, namun aku mendapatkan persetujuan langsung suami ku tuan James untuk bisa mengajak Katarina ikut bersama dengan ku ke Rumah Sakit, bukan kah tidak ada bedanya jika Katarina ikut dengan ku atau di antarkan oleh pengawal ke sana?"
"Maafkan saya nyonya, saya hanya menjalankan perintah tuan muda Leo Huang."
Bibi Ai mengatakan hal tersebut sambil menundukkan wajahnya.
"Bibi tidak perlu khawatir, ini semua akan menjadi tanggung jawab ku terhadap Leo Huang."
Nona Chen langsung melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam mansion tanpa memperdulikan lagi bibi Ai.
"Nona Katarina."
Beberapa kata yang di ucapkan oleh nona Chen ketika membuka pintu kamar Katarina.
"Ya ini aku Katarina, siapa ada di sana?"
"Tenang lah, perkenalkan namaku Chen aku yang mengantarkan mu ke Rumah Sakit hari ini."
"Nona Chen?"
"Ya aku adalah istri tuan muda James Huang Ayah dari Leo Huang, kau tidak perlu khawatir terhadap ku."
"Baiklah, aku akan ikut dengan mu, bibi Meme aku akan ikut dengan nona Chen, bibi tinggal saja di sini."
"Baik nona."
__ADS_1
"Ayo nona Chen."
Nona Chen segera meraih tangan Katarina dan menggandeng nya sampai masuk ke dalam mobil.
"Nona mengapa dengan berani anda datang ke mansion dan menjemput ku?"
Di dalam mobil perjalanan menuju ke Rumah Sakit, Katarina mengatakan hal tersebut kepada nona Chen.
"Ada hal yang ingin aku sampaikan kepadamu nona."
"Hal yang ingin di sampaikan?"
"Ya, aku dan James akan memberikan hadiah pernikahan kepada mu."
"Hadiah pernikahan?"
Deg
Hati Katarina sangat tersentak dengan perkataan dari nona Chen.
"Nona apakah anda serius?"
"Ya aku serius, kami akan mendaftarkan mu untuk bisa mendapatkan donor mata secepatnya."
"Itu sebabnya sekarang nona Chen menjemput ku?"
"Tepat sekali nona, aku tidak tau mengapa hatiku tergerak untuk melakukan hal ini terhadap mu, namun aku percaya suatu saat kau akan memerlukan hal ini."
__ADS_1
Nona Chen mengatakan hal tersebut kepada Katarina sambil menatap wajahnya, usia nona chen dan Katarina yang terpaut tidak terlalu jauh membuat nona Chen merasa iba dengan Katarina.
"Terima kasih nona Chen, sungguh aku tidak tau harus mengatakan hal apa lagi terhadap mu."
Katarina mengatakan hal tersebut sambil mengusap air mata yang dengan perlahan kini mulai keluar.
"Jangan menangis nona, esok adalah hari bahagia mu, jadi kau harus tampil dengan sangat cantik."
Deg
Hal yang dikatakan oleh nona Chen langsung membuat Katarina terdiam, tinggal menghitung waktu sebentar lagi dirinya akan menjadi istri sah dari Leo Huang.
"Ya nona tentu aku bahagia."
Dengan senyum palsu Katerina mengatakan hal tersebut kepada nona Chen.
Nona Chen memandang tajam ke arah Katarina saat Katarina mengatakan hal tersebut kepadanya.
Nona Chen melihat Katarina mengatakan hal tersebut sambil ******* - ***** ujung roknya menandakan satu kecemasan tersendiri.
Namun karena Katarina tidak terbuka kepada nona Chen, maka nona Chen tidak dapat berbuat banyak.
"Nona Katarina kita sampai, ayo turun."
Mobil telah di parkir di depan Rumah Sakit, nona Chen segera mengajak Katarina untuk turun melakukan persiapan pemeriksaan mata.
Sementara itu di Huang Corp.
__ADS_1
"Baiklah bibi Ai aku mengerti."