RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
LILI HUANG DAN KATARINA


__ADS_3

Katarina mencoba menanyakan hal tersebut kepada gadis kecil yang berada di dalam pelukannya.


"Bibi, Lili takut, Lili takut."


Lili mengatakan hal tersebut sambil terus berada di dalam pelukan Katarina dan tidak mau melepaskan pelukan tersebut.


"Semuanya baik - baik saja, sekarang kau harus tenang."


Katarina mengatakan hal tersebut sambil menepuk - nepuk pundak Lili Huang dengan lembut, Lili Huang langsung tersenyum dengan ketenangan yang di berikan oleh Katarina.


"Terima kasih bibi baik."


Sedetik kemudian Lili Huang menyadari jika Katarina tidak bisa melihat.


"Bibi, apakah bibi tidak bisa melihat ku?"


"Ya sayang bibi buta."


Lili Huang langsung terdiam dengan semua hal yang telah di katakan oleh Katarina.


"Nona Lili, nona Lili apakah anda baik - baik saja?"


Para pengawal segera menghampiri Lili Huang yang masih berada di dalam pelukan Katarina.


"Aku baik - baik saja paman."


"Hei nona singkirkan tangan anda dari nona muda kami!"


Satu pengawal membentak Katarina yang masih melindungi Lili Huang dengan tangannya.

__ADS_1


"Hei paman, kalian tidak boleh membentak bibi baik yang telah menolong ku ini!"


Lili Huang kecil sangat marah atas apa yang telah dilakukan oleh salah satu pengawal kepada Katarina.


"Maafkan saya nona muda, namun tuan muda memerintahkan kami untuk betul - betul menjaga keselamatan nona."


"Kalian jahat, bibi maafkan mereka."


"Tidak masalah gadis baik."


"Nona muda, ayo kita harus segera pergi, tuan muda sudah menunggu nona muda di dalam mobil."


"Bibi, aku akan menemukan bibi lagi, pasti!"


Lili Huang yang ingin berbicara banyak dengan Katarina terpaksa harus menuruti perintah para pengawal Leo Huang, dengan cepat pada akhirnya Lili Huang pergi dari hadapan Katarina.


"Katarina, apa yang sudah terjadi dengan mu?"


"Pedro aku baik - baik saja, awww sakit."


Kini Katarina baru menyadari jika lengan yang dia gunakan untuk melindungi Lili terluka.


"Bagaimana kau katakan kau baik - baik saja, lihat ini lengan mu terluka."


Pedro begitu cemas ketika melihat lengan Katarina yang terluka.


"Aku baik - baik saja, ini hanya luka kecil, boleh aku minta kau carikan tongkat ku?"


Pedro langsung mengambil tongkat Katarina yang tak jauh dari sisinya itu.

__ADS_1


"Ini, ayo aku bantu kau berdiri."


Pedro membantu Katarina berdiri dan langsung membawa Katarina untuk meninggalkan Huang Corp.


Sementara itu sejak tadi ada sepasang mata yang melihat mereka berdua, sepasang mata yang melihat dari kaca mobil.


"Tuan Jin Lee apakah kita bisa segera kembali melajukan kendaraan?"


Suara pengawal membuat Jin Lee segera kembali fokus.


"Jalan."


"Baik tuan Jin Lee."


Dan mobil yang sejenak tadi hampir menabrak Lili Huang pada akhirnya kembali melaju menuju ke jalan raya.


Sementara itu kini Pedro dan Katarina sudah kembali ke rumah.


"Jadi seperti itu cerita nya."


"Ya Pedro."


Katarina menceritakan kepada Pedro kenapa sampai dia bisa terluka.


"Dan orang tua gadis kecil itu sama sekali tidak mengucapkan terima kasih kepada mu?"


"Dia sedang tidak bersama dengan orang tua nya Pedro."


"Ya, ya baiklah, aku akan mencoba untuk mengerti bahwa kau terluka karena kau ingin membantu seorang gadis kecil yang tidak tau terima kasih."

__ADS_1


"Jangan kau seperti itu Pedro, gadis kecil itu baik kepada ku."


"Baiklah - baiklah dia gadis kecil yang baik."


__ADS_2