RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
PERTEMUAN LAGI


__ADS_3

Xie Xie aku menerima undangan makan malam tuan Leo hanya karena ingin menghormati nya saja, aku yakin Jin Lee akan mengerti apa yang telah aku lakukan, esok hari juga aku akan kembali ke Negara Kuba.


Cassandra mengatakan hal tersebut sambil memasang ke dua anting nya.


"Baiklah Xie Xie aku harus pergi sekarang, kau tenang saja Jin Lee itu adalah laki - laki yang baik dan bijaksana, dia pasti mengerti apa yang harus dia lakukan kepadaku."


Setelah mengatakan hal tersebut Cassandra bangkit dari tempat duduknya dan langsung keluar dari kamar hotel menuju ke mobil pribadi yang sejak tadi sudah menunggu nya.


"Tapi nona aku memiliki firasat yang tidak sama dengan mu, tapi semoga ini hanya firasat ku saja."


Xie Xie yang masih berada di dalam kamar mengatakan hal tersebut secara perlahan.


Sementara itu kini Cassandra telah sampai di restoran pusat kota yang sengaja di pesan untuk nya dan juga Leo Huang.


"Selamat malam nona Cassandra, mari saya antarkan ke ruang VVIP yang telah di pesan oleh tuan muda Leo Huang."


Begitu sampai di pintu depan, ada satu orang pelayan membuka pintu mobil dan mempersilahkan Cassandra untuk keluar dari dalam mobil menuju ke ruang VVIP yang telah di pesan oleh Leo Huang.


"Silahkan nona Cassandra."

__ADS_1


Cassandra masuk ke dalam satu ruangan megah yang sangat indah, disana terdapat satu meja makan mewah dengan berbagai hidangan lezat sudah berada di atas meja makan tersebut.


"Nona Cassandra."


Cassandra yang mendengarkan namanya disebutkan langsung menoleh ke arah panggilan tersebut, dan terdapat Leo Huang yang datang mendekat ke arahnya dengan membawa satu ikat bunga mawar merah.


"Selamat datang ruangan VVIP, dan terima kasih anda telah menerima undangan makan malam ku ini."


Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil memberikan bunga mawar merah kepada Cassandra,lalu mencium tangan Cassandra.


"Ah sungguh romantis sekali tempat ini tuan Leo."


"Kau suka?"


"Semoga setelah ini bukanlah pertemuan terakhir kita nona Cassandra."


Meskipun bingung dengan apa maksud dari perkataan Leo, namun Cassandra tetap tersenyum kepada Leo Huang sebagai bentuk penghormatan kepadanya.


"Mari nona."

__ADS_1


Leo membuka satu kursi dan meminta Cassandra untuk disana.


Malam hari ini Cassandra dan Leo Huang saling bercerita banyak kisah.


Leo Huang sungguh kagum dengan perjuangan Cassandra menjadi seorang ballerina di masa muda tanpa ke dua orang tua di sisinya lagi.


"Nona Cassandra sungguh kisah - kisah hidup mu bisa membuat inspirasi bagi banyak orang yang mendengarkan nya."


Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil menuangkan anggur di dalam gelas Cassandra.


"Terima kasih tuan Leo, namun aku hanya gadis desa biasa yang tak punya apa - apa, ya gadis desa yang memiliki mimpi yang tinggi untuk bisa berhasil."


"Dan saat ini gadis desa tersebut sedang duduk di hadapan ku, dan sudah berhasil meraih mpi - mimpinya, sungguh sebagai seorang pria kau sangat memberikan aku inspirasi."


Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil bersulang dengan Cassandra.


"Ya tuan, semoga ini menjadi inspirasi untuk orang - orang di luar sana."


Dan setelah mengatakan hal tersebut, Cassandra dan Leo mendengarkan pintu ruangan VVIP di buka dengan paksa oleh seseorang.

__ADS_1


"Apa kabar tuan muda sombong Leo Huang!"


"Kau!"


__ADS_2