RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
PENYELIDIKAN PEDRO


__ADS_3

Dengan tegas pada akhirnya Jin Lee mengatakan hal tersebut kepada Wen Li.


"Kau jahat Jin Lee!"


Wen langsung berlari keluar dari ruangan Jin Lee setelah selesai mengatakan hal itu.


"Maafkan aku Wen Li, aku memang tidak pernah mencintai mu."


Dengan menghadap ke arah jendela Jin Lee mengatakan hal itu dengan perlahan.


Sementara itu di Negara A.


"Selamat datang kembali tuan Pedro."


Salah satu karyawan Winner Corp membungkukkan badan ketika melihat Fei Fei dan Pedro masuk ke dalam ruang rapat.


"Pagi semuanya, aku telah kembali ke Winner Corp, mulai hari ini aku yang akan kembali memimpin."


"Baiklah tuan Pedro."


Pedro mempersilahkan semua karyawan untuk kembali duduk.


"Hal apa yang akan kalian laporkan kepadaku?"


"Tuan Pedro, ini ada beberapa laporan mengenai perjanjian kerja sama kita dengan Chou Corp."


Pedro langsung membuka berkas yang telah di maksudkan.

__ADS_1


"Chou Corp memiliki kerja sama dengan Winner Corp di dalam bidang kecantikan, beberapa produk kecantikan dari Chou Corp akan tayang di program milik kita."


"Reality show yang di telah di sponsori oleh Chou Corp juga akan menggunakan semua cosmetik milik mereka."


"Bagian wardrobe juga telah menggunakan cosmetik milik Chou Corp."


"Apa untung yang akan kita dapatkan dari kerjasama ini?"


Pedro menatap tajam ke arah salah satu karyawan yang telah mempresentasikan hal ini.


"Dengan adanya kerja sama, ini akan membuat Winner Corp semakin terkenal tuan Pedro."


"Lantas jika tanpa mereka apakah kita juga tidak bisa terkenal?"


Semua yang ada di dalam ruang rapat langsung terdiam dengan pertanyaan Pedro.


"Aku tidak menyetujui semua isi kerjasama ini, batalkan sebagian isi kerjasama ini."


"Lakukan perbaikan sekarang juga!"


"Bbbaik tuan Pedro."


Kemarahan Pedro hari itu di dalam ruang rapat telah merubah segalanya.


"Selanjutnya kalian bisa berurusan dengan asisten Yan."


Pedro langsung berdiri dari tempat duduknya dan keluar dari ruang rapat.

__ADS_1


"Asisten Yan, bagaimana apakah kau sudah menyelidiki wanita yang aku minta?"


"Sudah tuan Pedro."


"Baiklah kita akan bicarakan di ruang kerja ku."


Pedro dan asisten Yan yang saat ini telah berjalan menuju ke ruang kerja mulai mendiskusikan hal ini.


"Jadi apa yang kau dapat asisten Yan?"


Setelah sampai di ruang kerja, Pedro kembali menanyakan hal tersebut kepada asisten Yan.


"Ini tuan."


Satu berkas asisten Yan serahkan kepada Pedro.


"Nona Katarina memang telah terlibat scandal dengan tuan Leo Huang."


"Satu foto menjadi bukti bahwa mereka pernah bermalam di sebuah hotel."


Asisten Yan mengatakan hal tersebut kepada Pedro, namun Pedro yang tidak percaya akan kebenaran yang dikatakan oleh asisten Yan mencoba untuk membuka lembar demi lembar kertas yang telah di berikan oleh asisten Yan kepadanya.


"Aku sama sekali tidak percaya jika Katarina dengan gampang tidur dengan laki - laki itu, coba selidiki siapa sebenarnya Leo Huang dan apa yang membuat Katarina bisa bermalam di hotel itu bersama dengan Leo Huang."


"Baiklah tuan Pedro, semua hal ini masih terus kami selidiki hingga saat ini."


"Ya lakukan itu terus asisten Yan, aku ingin semuanya jelas."

__ADS_1


"Baik tuan Pedro."


"Paling lambat esok hari aku mau semua laporan tentang hal ini sudah selesai, apakah kau sanggup asisten Yan?"


__ADS_2