
"Ya, ya aku lah yang menyebabkan kelompok wanita - wanita itu terpecah - pecah hilang arah, namun saat itu aku mengerjakan kasus ini untuk keluarga Chandradinata."
"Kau tentunya lebih berpengalaman di dalam melakukan penyerangan Chen, jika kau tidak berkeberatan bisa sekarang kau yang memimpin ini?"
Nona Chen langsung menoleh kepada tuan James seakan - akan meminta persetujuan terlebih dahulu sebelum bertindak.
"Aku mengizinkan mu Chen."
Tuan James mengatakan hal tersebut sambil tersenyum kepada nona Chen.
Dan setelah mendapatkan persetujuan dari suaminya tuan James, nona Chen maju ke depan mengantikan Gerald.
"Baiklah, kita akan mengatur strategi untuk membebaskan Katarina."
Dengan tenang nona Chen mengatakan hal tersebut kepada semua peserta.
"Ini adalah kastil tempat kelompok Lady Dragon berada."
Nona Chen mengatakan hal tersebut sambil membuka satu foto di komputer Gerald dan foto tersebut di tampilkan di layar raksasa yang berada di ruang rapat.
"Di dalam kastil ini tersimpan banyak narkoba yang siap untuk di edarkan, di dalam kastil ini juga terdapat banyak gas beracun."
__ADS_1
Semua peserta kini saling terdiam dengan perkataan nona Chen.
"Lokasi yang akan kita tuju adalah ini."
Nona Chen menunjukan lantai dua di dalam kastil.
"Namun sebelum kita ke sana, aku akan meminta tuan Edward Chandradinata agar bersedia memberikan bantuan kepada kita untuk menerjunkan tim detektif yang berada di Italia."
"Untuk Edward biar aku yang mengatur nya."
"Baiklah Leo, Mari kita lanjutkan."
Nona Chen membuka ruangan demi ruangan di dalam kastil dan mulai menerangkan bagian - bagian di dalam kastil tersebut.
Nona Chen kini menampilkan satu lokasi yang berada di paling ujung lantai dua.
"Ini adalah titik yang cukup berbahaya."
"Sebelum kita sampai di lokasi Katarina, kita harus berhadapan dengan serangga penyengat darah yang sengaja di kembang biak kan oleh kelompok Lady Dragon untuk menjadi senjata nya.
"Lalu apa yang harus kita lakukan agar kita bisa menembus serangga itu?"
__ADS_1
Nona Chen terdiam namun tidak dengan Gerald yang langsung memiliki ide.
"Kita bisa meminta bantuan tuan Jian Lee dan juga tuan Richard Chandradinata untuk mengatasi masalah ini."
"Kau benar, ya Richard juga adalah salah satu sahabat baik ku, aku yang akan mengurus ini semua."
"Baiklah kita akan melakukan pergerakan pada esok hari, agar besok malam kita bisa segera bergerak."
"Ya kau benar istri ku semakin cepat akan lebih baik."
"Aku harap untuk semua yang akan ikut ke Italia melakukan misi penyelamatan agar tetap tenang, dan kita harus ingat mereka semua adalah wanita yang bisa menggunakan banyak tipuan untuk memperdaya kita."
"Kami mengerti Chen."
"Leo papa berharap kau bisa tenang, ada kita yang akan selalu bersama dengan kita.
"Ya pa, Leo akan mencoba untuk tetap tenang."
"Baiklah jika memang tidak ada hal yang perlu kita bicarakan kita akan istirahat, karena kesehatan itu sangatlah penting."
Setelah nona Chen mengatakan hal tersebut satu per satu meninggalkan ruangan dan langsung beristirahat.
__ADS_1
Namun berbeda dengan Leo yang langsung menuju ke kamar putri kecilnya.
Dengan perlahan Leo membuka pintu kamar tersebut dan saat Leo membuka pintu kamar betapa terkejut nya Leo ketika mendapatkan Lili sedang duduk termenung di depan kaca riasnya.