
"Selamat pagi tuan Jin Lee."
Hari ini salah satu pengawal dari Jin Lee hendak memberikan informasi kepada nya.
"Bagaimana?"
"Menurut saksi mata, mereka melihat nona Cassandra lari ke jalan raya dan bertemu dengan laki - laki ini tuan Jin Lee."
Sang pengawal memberikan foto kepada Jin Lee, Jin Lee menerima foto tersebut dan matanya terbelalak ketika mengetahui siapa laki - laki yang berada di dalam foto tersebut.
"Kurang ajar kau Leo Huang, kenapa sejak dulu kau tidak pernah lepas dari kehidupan pribadi ku!"
Dengan marah Jin Lee ******* - ***** foto yang telah di berikan oleh salah satu pengawal tersebut.
"Jadi apa rencana kita selanjutnya tuan Jin Lee?"
"Rencana selanjutnya, adalah membawa Cassandra ku kembali ke dalam pelukan ku, meskipun aku harus membunuh laki - laki yang bernama Leo Huang tersebut."
"Pengawal apakah kau mengetahui dimana mereka tinggal?"
"Menurut informasi yang kami terima laki - laki yang bernama tuan Leo, tinggal bersama dengan Tuan Gerald di mansion nya."
__ADS_1
"Bagus, aku akan datang kesana dan menjemput kembali Cassandra, siapkan segala sesuatunya pada malam nanti."
"Baik tuan Jin Lee."
Setelah mengatakan hal tersebut sang pengawal undur diri dari hadapan Jin Lee.
Jin Lee yang masih berada di dalam ruangan kini mencoba untuk duduk dan kembali berpikir.
"Apa yang membuat mu melarikan diri di hari pernikahan kita sayang, aku telah mengorbankan banyak hal untuk mu, namun mengapa kau begitu tega kepada ku."
Hari ini Jin Lee untuk kesekian kalinya kembali meratap, Jin Lee yang selalu memaksakan kehendaknya, Jin Lee yang tidak pernah puas dan Jin Lee yang hidup nya selalu merasa tidak bahagia.
Mata Jin Lee kembali memerah menahan marah, malam nanti dengan paksa Jin Lee akan menjemput Cassandra.
Sementara itu pagi ini Cassandra yang masih tinggal di mansion Gerald sedang menyiapkan sarapan pagi untuk semua pengguni rumah.
Cassandra yang memang pintar dalam memasak tidak keberatan jika harus bangun pagi - pagi untuk menyiapkan ini semuanya.
"Apakah ada yang bisa aku bantu?"
Satu suara yang tiba - tiba muncul di dapur membuat Cassandra menjadi cukup kaget.
__ADS_1
"Tuan Leo, sejak kapan anda sudah berada disini?"
"Belum beberapa lama nona, dan tolong jangan panggil aku tuan Leo, karena aku bukan tuan mu, panggil aku Leo saja."
"Ah baiklah tuan Leo, maksud ku Leo."
"Jadi apakah ada yang bisa aku bantu nona Cassandra?"
Cassandra langsung tersenyum ketika mendengarkan niat baik dari Leo Huang.
"Tidak perlu, aku bisa melakukan semuanya seorang diri."
"Jadi kau meragukan kemampuan ku ketika berada di dapur?"
"Bukan meragukan, namun rasanya menjadi tidak pantas jika seorang laki - laki berada di dapur sedangkan masih ada wanita yang bisa melakukan hal ini.
Leo yang mendengarkan hal ini tiba - tiba saja langsung mendekatkan diri ke arah Cassandra.
"Laki - laki dan wanita itu di ciptakan Tuhan sepadan, hanya peran nya saja yang berbeda laki - laki memang harus bekerja dan bertanggung jawab untuk keluar nya, dan wanita merawat semuanya dengan baik."
"Tapi...."
__ADS_1