
"James apa yang sedang kau lihat?"
Tuan James Huang hari ini sedang memperhatikan sesuatu hal di layar laptopnya.
"Lihatnya Leo sedang bersama dengan para awak media."
"Ah jadi Leo sekarang sudah turun tangan sendiri untuk mengurus Katarina?"
Tuan James langsung mengernyitkan dahi ketika mendengarkan perkataan dari nona Chen.
"Apa maksudmu Chen?"
"Sayang apakah kau tidak bisa mengerti hal apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka?"
"Aku tau mereka menikah tanpa cinta kan?"
"Tepat sekali James."
"Lalu ?"
Saat ini jujur aku tidak tau mengapa Leo mengatakan hal ini kepada para awak media.
"Sayang, dengarkan aku."
Nona Chen langsung meletakan sepiring buah untuk tuan James di atas meja, nona Chen duduk di atas pangkuan tuan James sambil sesekali mencium puncak kepala laki - laki paruh baya yang masih terlihat tampan tersebut.
"Jika kau mengizinkan aku akan membuat Leo dan juga Katarina jatuh cinta."
Tuan James langsung mengernyitkan dahi ketika nona Chen mengatakan hal itu kepadanya.
"Apa yang bisa kita lakukan untuk mereka Chen?"
__ADS_1
"Apa yang bisa kita lakukan? tentu saja banyak ."
"Katakan."
"Salah satunya memberikan adik untuk Lili Huang."
Tuan James langsung tersenyum dengan perkataan dari nona Chen
"Jadi kau akan memakai obat itu untuk mereka?"
"Tentu saja, jika kau mengizinkan aku untuk menggunakan nya lagi?"
"Baiklah, aku akan mengizinkan kau menggunakan untuk mereka, kapan kau akan memulai rencana ini?"
"Saat ulang tahun ku nanti."
"Ah kado apa yang kau ingin kan nanti Chen."
"Kau yakin tidak menginginkan apapun?"
Nona Chen tersenyum dengan tawaran dari tuan James.
Sedetik kemudian nona Chen membisikkan kata - kata menggoda di telingga tuan James.
"Jadi kau menginginkan aku melakukan hal ini? baiklah dengan senang hati."
Tuan James langsung melepaskan semua baju tidur nona Chen yang masih berada di dalam pangkuan nya dan melayani apa yang hari ini telah di minta oleh istrinya tersebut.
Malam hari yang telah datang membuat gairah nona Chen sebagai nona muda semakin memuncak, gairah yang luar biasa bisa di layani oleh laki - laki paruh baya yang sampai saat ini masih memiliki stamina yang kuat membuat nona Chen menjadi pemuja sejati tuan James Huang.
"Selamat pagi nona Katarina."
__ADS_1
Pagi ini salah satu perawat masuk ke dalam ruang rawat Katarina sambil membawa air hangat untuk. membasuh tubuhnya.
"Pagi suster."
"Tetaplah berbaring aku akan membasahi tubuh nona dengan handuk kecil ini nona."
"Terima kasih suster."
"Biar aku yang melakukan hal itu suster."
Satu suara yang kini mulai di kenal oleh Katarina masuk ke dalam ruang rawat nya.
"Selamat pagi tuan Leo "
"Pagi suster, kemarikan tempat air hangat itu, biar aku yang melakukan nya."
Dengan cepat suster memberikan tempat itu kepada Leo dan segera pergi dari hadapan Katarina dan juga Leo.
"Kau mau apa?"
Katarina yang melihat Leo mendekat Langsung menutup rapat seluruh badannya dengan selimut.
"Aku mau membasuh mu dengan air hangat."
"Aku bisa melakukan nya sendiri."
Leo Huang langsung tersenyum tipis mendengarkan ucapan Katarina.
"Kau pikir aku laki - laki bodoh yang tidak bisa melihat keadaan mu."
"Mau apa kau? jangan mendekat! jika mendekat aku akan berteriak!"
__ADS_1
Leo sama sekali tidak menghiraukan ucapan Katarina.