RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
DEMI LIli


__ADS_3

asisten Lee berjalan mendekat ke arah Steven Chou dan membisikkan rencanannya.


"Sekarang aku mengetahui apa yang harus aku lakukan."


Steven mengatakan hal tersebut dengan tersenyum kepada asisten Lee.


"Biarkan aku yang membantu tuan Steven."


"Apakah kau mengetahui keberadaan nya?"


"Itu bisa di atur tuan Steven."


Lalu asisten Lee membisikkan beberapa rencana berikutnya kepada Steven.


Steven terus tersenyum dengan semua rencana yang telah di katakan oleh asisten Lee.


"Aku tidak menyangka jika pikiran mu sejauh itu asisten Lee, baiklah aku setuju dengan semuanya kau boleh melakukan apa yang ingin kau lakukan, karena aku akan kembali bersenang - senang dengan wanita ku."


Selesai mengatakan hal tersebut Steven Langsung keluar dari dalam ruangannya untuk kembali berkencan dengan satu wanita yang saat ini sudah di kontrak olehnya.


Sementara itu sore menjelang malam di mansion Leo Huang.


"Ma, apa yang akan mama lakukan?"


Lili datang menghampiri Katarina yang masih berada di dapur.


"Mama akan menyiapkan makan malam sayang."

__ADS_1


Asyik makan malam ini buatan mama?"


"Tentu saja ini buatan mama, jadi nanti Lili harus makan dengan lahap."


"Pasti mama, Lili boleh membantu mama?"


Katarina langsung tersenyum ketika mendengarkan permintaan Lili.


"Tentu saja sayang, kemarilah."


Katarina langsung memberikan tugas ringan untuk Lili.


Katarina yang sejenak melupakan kebencian nya terhadap Leo karena kehadiran putrinya, Katarina yang sejenak melupakan semua kejahatan Leo karena putrinya, hari ini Katarina memutuskan untuk membuatkan Lili makanan yang bergizi.


Anak kecil ini sama sekali tidak bersalah, jadi aku tidak boleh membiarkan dia tidak merasakan kasih sayang seorang Ibu, gadis kecil ini tetap layak untuk mendapatkan yang terbaik.


Katarina mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil membelai rambut Lili.


Lili yang merasa di perhatikan segera menanyakan hal tersebut kepada Katarina.


"Ah tidak apa - apa sayang, mama bersyukur bisa bertemu dengan gadis kecil seperti mu."


"Terima kasih mama.


"


Lili langsung mendaratkan satu ciuman manis yang memancarkan kebahagiaan bahwa kini dia sudah memiliki seorang mama, satu hal yang sudah Lili rindukan sejak dulu, satu hal yang selalu Lili bawa di dalam doa.

__ADS_1


"Ma itu suara mobil papa, biar Lili yang menyambut papa."


Lili langsung berlari ke pintu utama mansion untuk menyambut Leo Huang.


Dan tak beberapa lama apa yang dikatakan oleh Lili benar, satu laki - laki muda tampan keluar dari mobil tersebut.


"Selamat malam papa.


"


Lili yang mengetahui papanya sudah masuk segera menyambut papanya


Lili memeluk erat papanya seakan tidak mau untuk melepaskan nya lagi..


"Anak papa memang terbaik, ayo kita makan malam di luar seperti biasa."


"Makan malam di luar papa?"


"Ya, apakah ada yang aneh?"


Lili langsung menggelengkan kepalanya.


"Hei kenapa anak papa tidak mau?"


"Pa, hari ini mama Katarina masak untuk kita Lili tidak mau mengecewakan mama Katarina, jadi kita papa akan makan di luar Lili tidak akan ikut."


Perkataan Lili membuat Leo Huang langsung terdiam, kini Leo Huang tidak tau harus berbuat apa, dan pada akhirnya Leo menarik nafasnya dalam - dalam dan memberikan satu keputusan..

__ADS_1


"Baiklah karena mama Katarina sudah memasak mari makan di rumah saja."


Mata Lili langsung berbinar dengan keputusan yang telah di berikan oleh Leo Huang.


__ADS_2