RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
NONA CASSANDRA


__ADS_3

"Selamat pagi tuan Leo, selamat pagi nona Lili."


Hari ini Lili dan Leo telah tiba di bandara Negara C dan Michael adalah salah satu yang di tugaskan untuk memberikan pengawal untuk mereka.


"Pagi Michael, bagaimana apakah ada kendala dengan keberangkatan ku kali ini?"


"Tidak ada tuan Leo, semua sudah di persiapkan dengan baik."


Michael mengatakan hal tersebut sambil membungkukkan badannya kepada Leo Huang.


"Baiklah, ayo sayang kita naik."


Leo langsung mengajak Lili untuk naik ke jet pribadi yang akan membawa mereka ke Kuba.


Sepanjang perjalanan Lili dan Leo pada akhirnya memilih untuk beristirahat.


"Tuan Leo kita telah sampai di Kuba."


Jet pribadi yang kini sudah mendarat di Kuba membuat Michael harus membangunkan Lili dan Leo yang sedang tertidur.


"Ah baiklah, ayo nak kita turun."


"Ya papa."


Dengan segera Lili mengikuti Leo untuk turun dari jet pribadi tersebut.


"Selamat datang tuan Leo Huang dan nona Lili Huang, kami adalah para pengawal yang ditugaskan tuan Gerald untuk menjemput anda."

__ADS_1


Satu pengawal membungkukkan badan menyambut kedatangan Lili dan Leo Huang.


"Terima kasih."


"Mari tuan Leo."


Leo Huang dan Lili segera masuk ke dalam mobil yang membawa mereka ke hotel yang khusus di sediakan Gerald untuk mereka.


Malam harinya menjelang pesta untuk pertama kalinya Lili tampil dengan anggun, riasan wajah yang menempel serta gaun berwarna biru muda membuat Lili tampil menjadi wanita yang sangat anggun.


"Papa, bagaimana apakah aku terlihat cantik?"


Lili mendatangi sang Ayah yang sedang berbicara dengan Michael dan meminta pendapat kepada Leo.


"Sayang kau sungguh terlihat sangat cantik sekali, betul kan Michael?"


Deg


"Bbbtul tuan Leo, malam ini nona Lili sangat cantik."


Hati Michael kembali bergemuruh saat mengatakan hal tersebut, terlebih Michael melihat Lili malam ini tampil dengan sangat cantik.


"Baiklah ayo tunggu apa lagi, kita harus berangkat sekarang, ayo tuan putri."


Leo meminta Lili mengaitkan tangan nya kepada nya.


"Ayo papa ku yang tampan."

__ADS_1


Lili dan Leo menuju ke parkiran mobil, masuk ke dalamnya, mobil dilajukan dalam kecepatan sedang menuju ke tempat resepsi.


Sementara itu di lain tempat, di balik panggung nampak satu orang wanita sedang asyik memoles dirinya di depan kaca rias.


"Nona Cassandra ini adalah kostum yang anda pakai malam hari ini."


"Ah terima kasih tuan Lau Yen."


"Sama - sama nona Cassandra, ingat dalam pertunjukan kali ini anda adalah bintang nya dan berikan hal yang terbaik untuk para tamu undangan yang hadir di dalam pernikahan tuan Gerald."


Dengan senyum yang Manis Cassandra seorang ballerina berbakat malam hari ini akan tampil dengan sebuah pertunjukan tarian yang akan dilakukan di pernikahan Gerald dan Wen Li.


"Bagaimana apakah riasan ku sudah sempurna tuan Lau Yen?"


Cassandra mengatakan hal tersebut sambil tersenyum di depan tuan Lau Yen, pemilik tempat sanggar dimana Cassandra saat ini menjadi seorang ballerina.


"Sungguh amat sangat sempurna nona."


Tuan Lau Yen mengatakan hal tersebut kepada Cassandra.


"Dan kau akan selalu menjadi sempurna Cassandra."


Deg


Satu suara yang sangat Cassandra kenal kini mulai menghampiri nya.


"Jin Lee sayang, kau ada disini? tadi kau mengatakan bahwa kau tidak bisa hadir di dalam pertunjukan ku."

__ADS_1


__ADS_2