
Ada air mata tersembunyi yang di hapus oleh dokter Celine saat mengatakan hal ini.
"Kau menangis?"
"Tidak Pedro, aku tidak menangis."
Dengan kuat dokter Celine mencoba untuk menyangkal semua hal yang saat ini sedang dia rasakan.
Menyangkal dari rasa sesak di dalam hati, menyangkal bahwa cinta yang dia rasakan kepada Pedro sungguh besar.
Dokter Celine wanita baik hati dan pintar seakan - akan sudah kehilangan harga diri ketika membicarakan tentang cinta, segala sesuatu hal yang dibicarakan seakan - akan menjadi satu hal yang tidak berguna jika itu sudah menyangkut hati dan perasaan.
"Kemarilah."
Pedro yang berada di kursi roda meminta dokter Celine untuk mendekat kepadanya.
"Ada apa Pedro?"
"Berikan aku kesempatan."
Deg
Dokter Celine langsung mengernyitkan dahi ketika mendengarkan perkataan Pedro.
__ADS_1
"Kesempatan untuk hal apa Pedro?"
"Kesempatan untuk aku bisa memiliki perasaan cinta yang sama, seperti kau yang mencintai ku secara tulus."
Deg
Tangan dan hati dokter Celine bergetar hebat saat Pedro mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Kau serius? kau tidak sedang memaksakan diri kan untuk hal ini?"
"Kau sedang tidak memaksakan perasaan mu sendiri kan Pedro?"
"Kemarikan tangan mu."
"Aku percaya cinta akan tumbuh berjalan dengan seiring nya waktu, aku yang pernah terluka, aku yang tidak pernah merasakan cinta seperti mu, kini aku bisa mengerti betapa perasaaan cinta yang tulus itu sangat penting, betapa cinta yang tulus itu sangat berharga, dan ada satu wanita yang saat ini memiliki hati yang seperti itu."
"Kau memiliki cinta yang tulus Celine, kau terus merawat ku, kau terus berada di samping ku apapun keadaan ku, aku akan menjadi laki - laki yang sangat bodoh jika aku tidak bisa menyadari siapa yang harus aku berikan cinta tersebut."
"Pedro..."
Air mata yang sejak tadi di sembunyikan oleh dokter Celine kini mengalir dengan deras, air mata yang sama sekali tidak ingin di lihat oleh Pedro kini terus mengalir dan tidak berhenti di hadapan Pedro.
"Boleh aku memeluk mu?"
__ADS_1
Dokter Celine hanya bisa menganggukan kepala dan langsung memeluk Pedro dari belakang.
"Kau laki - laki hebat Pedro, aku sangat yakin apapun keadaan mu saat ini kau akan tetap menjadi pemimpin yang hebat untuk Perusahaan Winner group.
"Ya dan aku perlu kau yang ada di samping ku, karena di balik setiap keberhasilan laki - laki pasti ada satu wanita yang menjadi penopang nya."
"Dan di balik keberhasilan wanita ada satu laki - laki yang dapat menjadi pemimpin yang bijaksana."
Dokter Celine mengatakan hal tersebut sambil terus memeluk Pedro dari belakang.
"Celine saat ini aku sedang memikirkan Fei Fei adik ku."
"Fei Fei?"
"Ya, menurut informasi yang aku terima, Fei Fei masih berada di Negara C dan belum mau untuk kembali, sepertinya dia masih mengejar Leo Huang."
"Apakah kau memiliki cara untuk membuat Fei Fei kembali kemari Pedro?"
"Entahlah Celine, Fei Fei adalah wanita yang keras kepala, dia mencintai kebebasan, entah sudah berapa banyak laki - laki yang pernah bercinta dengan nya."
Pedro mengatakan hal tersebut sambil menarik nafasnya dalam - dalam.
"Pedro, terkadang kita harus melakukan tindakan tegas untuk orang yang sayangi, dan mungkin sudah waktunya kau melakukan hal ini untuk Fei Fei."
__ADS_1