
Leo Huang kembali mengernyitkan dahi ketika Katarina mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Hei kenapa pertanyaan mu aneh sekali?"
"Jawab saja Leo apa yang. aku tanyakan ini."
"Baiklah aku akan menjawab nya, jika kau bertanya seberapa besar rasa cinta ku kepada mu maka aku tidak akan bisa menjawab nya."
"Kenapa kau tidak bisa menjawab nya Leo?"
"Karena besar nya rasa cinta ku kepada mu tidak akan dapat di ukur oleh ukuran apapun, kau tau hati seseorang yang sedang jatuh cinta tidak akan bisa diukur oleh apapun."
Leo Huang mencium kening Katarina sambil mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Ayo masuk malam semakin larut dan itu tidak akan baik untuk Ibu hamil."
"Ya sayang."
Pada akhirnya Katarina masuk ke dalam kamar dan membaringkan dirinya di atas tempat tidur.
Sesaat Katarina yang masih berbaring sudah melihat Leo tertidur, namun entah mengapa matanya masih susah untuk di pejamkan.
__ADS_1
Tuhan, aku tidak meminta banyak hal, tapi aku hanya meminta untuk aku bisa menemani suami ku sampai maut memisahkan kita berdua, aku ingin melayani dan menjadi istri yang baik untuk nya.
Katarina mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil memejamkan matanya.
Kegelisahan nya pada malam hari sungguh sangat parah, rasa sesak di dalam hatinya juga sungguh sangat luar biasa, berkali - kali Katarina mencoba untuk memejamkan mata tetap tidak bisa dan itu berlangsung sampai pagi hari.
"Selamat pagi sayang."
Esok hari Katarina yang memang sudah bangun langsung mencium kening Leo untuk membangunkan nya.
"Kau sudah bangun?"
"Ya sayang, Leo aku boleh meminta sesuatu hal kepada mu?"
"Apa yang kau minta sayang?"
"Aku ingin bercinta dengan mu pagi ini."
Deg
Leo Huang kembali mengernyitkan dahi ketika mendengarkan permintaan Katarina, bagi Leo ini sungguh aneh karena Katarina bukan tipe wanita yang langsung meminta hak nya terlebih dahulu.
__ADS_1
"Kau yakin sayang? aku sama sekali tidak masalah jika kau meminta nya, aku bahagia jika kau berani untuk meminta nya terlebih dahulu."
Dengan kuat Katarina menggelengkan kepalanya.
"Tidak Leo."
Dan tanpa butuh persetujuan Leo Katarina langsung membuka baju tidur bagian atas, sungguh pagi itu tindakan Katarina membuat Leo terkejut namun merasakan ke anehan yang sangat dalam terhadap Katarina.
"Baiklah sayang, aku akan memenuhi hasrat mu dengan baik."
Leo segera menghampiri Katarina, mencium, mencumbu nya dan melakukan tugas seorang suami untuk memberikan nafkah batin kepada istrinya.
Aku merasakan ini seperti hasratku yang terakhir, aku ingin terus melakukan hal ini bersama dengan mu Leo Huang.
Di tengah - tengah penyatuannya Katarina mengatakan hal tersebut di dalam hati, ada rasa bahagia saat dirinya di cium dan di cumbu oleh suaminya, namun di lain sisi ada perasaan yang menandakan bahwa ini adalah untuk sebuah perpisahan.
Pagi ini Leo Huang membawa Katarina menuju kenikmatan paling tinggi, Leo Huang memberikan kepuasan maksimal yang di minta oleh istrinya.
"Jangan pernah tinggalkan aku sayang, aku bisa gila jika sampai kau pergi dari ku."
Di akhir permainan Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil memberikan ciuman mautnya untuk mengakhiri permainan panas mereka pagi ini di atas ranjang.
__ADS_1
"Leo mandilah, aku akan menyiapkan makanan untuk mu."
"Tidak ada janji yang Katarina ucapkan ketika Leo minta jangan meninggalkan nya."