
"Fei Fei adik ku yang kau maksudkan asisten Yan?"
"Ya tuan Pedro."
"Untuk apa dia berada disini? dan mengapa dia tidak memberitahukan kepada ku jika dia ada disini?"
"Sampai saat ini tidak ada kabar berita untuk hal ini tuan Pedro."
"Baiklah terus selidiki ini asisten Yan."
"Baik tuan Pedro."
Selesai mengatakan hal tersebut asisten Yan keluar dari ruangan Pedro, saat ini di dalam sepi Pedro kembali sendiri, sendiri tanpa kata, sendiri tanpa orang yang dia cintai.
"Katarina aku bersumpah aku akan merebut mu dari tangan Leo Huang, segala hal, segala cara akan aku lakukan untuk bisa bersama dengan mu."
Pedro mengatakan hal tersebut sambil memandang foto Katarina yang telah dia simpan lama.
Malam hari ini Pedro tertidur di ruang kerjanya sambil memeluk erat foto Katarina.
Memeluk foto tersebut dapat membuat hati Pedro tenang meskipun saat ini memeluk Katarina masih bisa dilakukan oleh Pedro di alam mimpinya saja.
"Arrrrrrh."
__ADS_1
Pagi ini Katarina berteriak dengan sangat kencang ketika melihat Leo Huang tertidur dengan nyenyak di atas tubuh nya.
"Hei berisik."
Dan seketika itu juga Leo Huang sadar dia sedang berada di mana.
"Kau...kau.....kau."
Katarina tidak mampu berkata apa - apa karena tubuh telanjang nya masih di tindih oleh Leo Huang.
"Ada apa?"
Leo Huang yang telah bangun namun enggan untuk berpindah tempat langsung menatap mata Katarina.
"Bagaimana jika aku tidak mau!"
"Aku akan berteriak sekarang juga!"
"Berteriak saja, maka semua orang di dalam mansion akan mendapatkan kita sedang telanjang dan dalam posisi seperti ini."
Deg
Kata - kata yang Leo Huang lontarkan membuatnya tersadar jika kini dirinya juga masih telanjang.
__ADS_1
"Hentikan perbuatan mu Leo!"
"Jangan salahkan aku, salahkan orang yang telah melakukan hal ini."
Dengan cepat Leo Huang kembali menyambar bibir Katarina yang sangat dekat dengan wajahnya, pagi ini Katarina kembali berada di bawah kendali Leo Huang, obat yang masih terus bekerja membuat Leo Huang kembali melakukan permainan nya di pagi hari.
Selesai melakukan hal tersebut Leo Huang segera berdiri dan masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Katarina kembali terdiam, termenung dengan semua hal yang telah dilakukan nya bersama dengan Leo Huang sejak semalam sampai pagi ini.
"Sepertinya aku sudah gila, bagaimana mungkin aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri, aku begitu membenci laki - laki itu, namun tubuh ku tidak bisa aku ajak untuk bekerja sama dengan ku."
Katarina mulai meneteskan air mata, Katarina mulai mengacak - acak rambutnya, Katarina mulai menyalahkan dirinya sendiri ketika dia tidak bisa mengendalikan dirinya dengan baik ketika Leo Huang melancarkan aksinya.
"Mandi, jangan kau terus membayangkan hal semalam!"
Leo Huang yang telah keluar dari dalam kamar mandi melemparkan handuk kepada Katarina.
Katarina segera menggunakan handuk tersebut untuk menutup seluruh tubuhnya yang masih berbalutkan selimut putih.
"Aku benci kau Leo Huang!"
Dengan lantang Katarina mengatakan hal tersebut di hadapan Leo Huang.
Leo Huang yang terus mendengarkan kata - kata tersebut segera menarik lengan Katarina dan menggiring Katarina hingga ke pojok ruangan.
__ADS_1
"Kau dengar, kau kira aku mau untuk menyentuh mu? kau kira aku mau untuk memperlakukan tubuh mu dengan istimewa? kau kira aku juga tidak jijik ketika menyentuh tubuh mu?"