RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
APA AKU SUAMI YANG BAIK


__ADS_3

"Papa, ada orang - orang jahat memakai topeng membawa mama Katarina, menyeret mama Katarina sampai ke bawah, lalu membawa mama Katarina, papa mama Katarina dalam bahaya, papa harus menolong mama Katarina."


Lili kecil terus menceritakan kejadian mengerikan yang dia lihat dengan mata kepalanya sendiri.


Tangan dan tubuh Lili yang gemetar menjadi saksi betapa ketakutan nya Lili dengan peristiwa yang saat ini sudah di hadapinya.


"Tenang sayang, tenang, pasti papa akan menyelamatkan mama, sekarang tenanglah."


Leo Huang yang kini sebisa mungkin menahan marah mencoba untuk memberikan ketenangan terhadap putri kecilnya, agar putri kecilnya tersebut bisa menjadi lebih tenang.


"Sayang kemarilah."


Wen Li yang mengerti kondisi hati Leo Huang yang saat ini begitu kacau segera meminta Lili untuk bisa di gendong nya.


"Leo aku akan membantu menenangkan Lili sedangkan Gerald akan membantu mengurus semua para pengawal yang telah meninggal, kau tenangkan diri mu terlebih dahulu."


Leo Huang hanya bisa menatap Wen Li dan menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Terima kasih Wen Li."


Setelah mengatakan hal tersebut Gerald membawa bibi Ai dan bibi Meme keluar kamar untuk di minta keterangan, sedangkan Wen Li memilih untuk membawa Lili ke dalam kamarnya.


Kini di dalam kamar utama, hanya tinggal Leo sendiri, Leo melihat kondisi kamar utama, sungguh hatinya seperti di sayat - sayat sebilah pisau ketika Leo melihat isi kamar yang tadi pagi masih rapi kini sudah sangat berantakan.


Masih tersimpan di dalam ingatan Leo bagaimana tadi pagi dirinya tengah bercinta dengan istrinya, senyum Katarina ketika mencapai puncak kenikmatan masih teringat jelas di ingatan Leo.


Leo tidak menyangka jika semua hal yang minta Katarina, hal yang terkesan sangat aneh bagi Leo itu ternyata merupakan sebuah pertanda bahwa hal buruk ini akan terjadi.


Dengan wajah yang muram Leo duduk di tepi tempat tidur, dan membelai tempat tidur yang kosong tersebut.


Leo mengatakan hal tersebut sambil mengacak - acak rambutnya, membenamkan wajah kepada ke dua tangannya.


Rasa benci, rasa penyesalan dan semua rasa bersalah kini dengan perlahan mulai masuk ke dalam hati dan pikirannya.


Sebagai seorang suami Leo merasakan ke gagalan yang luar biasa ketika dirinya tidak bisa melindungi istrinya sendiri.

__ADS_1


"Aku suami yang tidak berguna arrrrrh!"


Leo mengatakan hal tersebut sambil berteriak di dalam kamarnya yang sunyi.


"Leo."


Terdengar suara pintu kamar di buka, Wen Li datang dan memanggil Leo, namun Leo yang sudah sangat frustasi seakan - akan tidak memberikan respon terhadap panggilan Wen Li.


"Leo."


Wen Li yang kini sudah duduk di samping Leo mencoba memanggil Leo dengan menepuk - nepuk pundak nya.


"Apakah menurut mu aku suami yang baik?"


Deg


Wen Li yang duduk di samping Leo Huang kini mendapatkan satu pertanyaan akibat Leo yang sedang frustasi.

__ADS_1


"Apa yang membuat mu memiliki pertanyaan itu Leo?


"Dulu aku tidak bisa membantu Louisa untuk menyelesaikan masalah nya, bahkan kematian Louisia pun aku tidak mengetahui nya, sekarang ketika istriku Katarina sedang mengandung aku juga tidak bisa menjaga nya dengan baik, jika aku bisa menjaga nya dengan baik tidak mungkin semua hal ini terjadi."


__ADS_2