RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
CASSANDRA LARI


__ADS_3

Kenapa wajah mu terus terbayang di dalam ingatan ku? apakah keadaan mu baik - baik saja?"


Leo mengatakan hal tersebut di dalam hatinya seakan - akan mencoba untuk tidak memikirkan hal buruk tentang Cassandra.


Namun semakin Leo mencoba untuk tidak berprasangka buruk, semakin hal tersebut terus mengalir di dalam pikirannya.


"Lebih baik malam ini aku tidur saja."


Leo meletakan semua pekerjaan nya dan langsung menuju ke tempat tidur untuk memejamkan matanya.


"Nona pagi ini anda terlihat sangat cantik sekali."


Pagi ini, ya hari ini adalah hari pernikahan Cassandra dan juga Jin Lee.


Cassandra yang masih berada di mansion sedang melakukan riasan, Cassandra pada hari ini sekali tidak banyak berbicara, namun hanya senyum nya saja yang terus menghiasi bibirnya, ya senyum palsu yang selalu dia berikan.


"Xie Xie, boleh aku meminta tolong?"


"Katakan saja nona Cassandra."


"Apakah boleh aku di tinggalkan sendiri di dalam kamar ini? aku hanya ingin lebih tenang sebelum menuju ke acara pemberkatan."


Xie dan semua pelayan saling pandang lalu Xie Xie pun menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Tentu saja nona Cassandra."


Setelah mengatakan hal tersebut Xie Xie dan seluruh pelayan wanita keluar dari dalam kamar.


Kini hanya tinggal Cassandra seorang diri di dalam kamarnya.


Sambil menggunakan baju pengantin Cassandra menatap dirinya dalam - dalam di cermin.


"Baiklah Cassandra sepertinya hanya hal ini yang engkau bisa lakukan, dan harus kau lakukan."


Setelah mengatakan semua hal tersebut Cassandra mengambil ponselnya dan masih dengan baju pengantin nya Cassandra melompat keluar dari jendela kamarnya.


Cassandra berlari sekuat tenaga meninggalkan mansion nya sendiri untuk menuju ke jalan raya


Jin Lee yang tidak berpikir bahwa Cassandra bisa melakukan hal ini tidak pernah menempatkan pengawal yang banyak di mansion Cassandra, dan hari ini hal tersebut lah yang membuat Cassandra bisa berlari dengan cepat tanpa banyak halangan apapun.


Dengan berlari kencang dan masih menggunakan baju pengantin Cassandra mengatakan hal tersebut sampai ada satu mobil berhenti tepat di depan nya.


"Ada apa tuan?"


"Maafkan kami tuan Leo, kami hampir menabrak wanita yang sepertinya gila karena berlari di jalanan sambil menggunakan baju pengantin."


Posisi Leo yang berada di belakang supir dan sedang sibuk mengerjakan presentasi tidak menyadari siapa wanita yang di maksudkan.

__ADS_1


Sampai pada akhirnya Leo melihat dengan mata kepala dan mengenali wajah wanita yang saat ini sedang mengatur nafasnya, dan berpeluh keringat berdiri di depan mobil nya.


Segera saja Leo membuka pintu mobil da n keluar.


"Nona Cassandra."


Deg


Cassandra yang mengenal laki - laki yang keluar dari dalam mobil hanya bisa terdiam, mengatur nafas dan menangis.


"Tuan Leo tolong aku, tolong aku, bawa aku pergi dari sini."


Dengan air mata yang masih mengalir Cassandra mengatakan hal tersebut kepada Leo.


Leo hanya bisa terdiam dengan perkataan Cassandra, sungguh saat ini hatinya menjadi benar - benar dilema.


"Tolong aku tuan Leo."


Dan seketika itu juga Cassandra langsung pingsan di hadapan Leo Huang.


"Pengawal buka pintu!"


Leo Huang yang menerima tubuh Cassandra yang pingsan langsung meminta pengawal untuk membuka kan pintu mobil.

__ADS_1


"Hubungi asisten Zoe, minta dia yang mengantikan aku rapat hari ini."


Leo Huang mengatakan hal tersebut kepada para pengawal dan langsung mengambil alih kemudi.


__ADS_2