RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
EDWARD CHANDRADINATA DAN LEO HUANG


__ADS_3

Perjalanan yang lama menuju ke mansion tuan James digunakan oleh Katarina sebagai alasan agar Pedro tidak curiga jika Katarina telah memikirkan sesuatu.


"Tak perlu khawatir sebentar lagi kita akan sampai."


Pedro mengatakan hal itu sambil menepuk - nepuk pundak Katarina.


"Ya, aku percaya."


Dan tak beberapa lama, mobil yang digunakan untuk menjemput mereka sudah masuk ke dalam pintu gerbang mansion yang sangat besar dan dengan ukiran - ukiran cantik.


"Selamat sore tuan Pedro, dan nona Katarina kita sudah sampai di mansion tuan James Huang."


Satu orang pengawal membuka pintu mobil dan mengatakan hal itu kepada Katarina dan juga Pedro.


"Ayo turun Katarina."


Pedro membantu Katarina untuk turun dan para pengawal langsung membawa mereka berdua melalui pintu samping, karena kini di pintu utama para awak media sedang menghampiri keluarga Chandradinata yang telah sampai.


"Selamat datang tuan Edward Chandradinata dan nona Kim, sungguh suatu kebanggaan kalian bisa hadir dalam pesta pernikahan papa."


Leo Huang menyambut rombongan keluarga Chandradinata di depan pintu masuk, Leo Huang yang mengetahui beberapa hal yang saat ini sedang menimpa keluarga Chandradinata membuatnya mengerti jika Edward Chandradinata hadir dengan di dampingi oleh banyak sekali pengawal di sisi kanan dan kirinya.

__ADS_1


"Tidak ada masalah bagi ku Leo untuk bisa datang ke hari bahagia ini, maafkan aku yang harus membawa banyak pengawal untuk ikut serta, semua itu untuk menjaga istriku yang sedang hamil."


Edward mengatakan hal tersebut kepada Leo Huang sambil memeluk istrinya Kimmy Valerie yang kini telah hamil tua.


"Aku sangat mengerti posisi mu Edward, ayo masuk, para pengawal juga akan tetap masuk ke dalam dan tidak akan pernah meninggalkan mu dan juga nona Kim."


"Terima kasih Leo."


Edward Chandradinata dan Leo Huang adalah sahabat lama semasa mereka menempuh pendidikan di Negara W, Leo Huang tau akan masa lalu Edward begitu pula sebaliknya.


"Selamat datang tuan Edward."


"Apakah tuan Adrian dan juga nyonya Tiara datang?"


"Papa dan mama sedang berada di Italia, dan mereka menitipkan salam kepada anda tuan James."


"Ah salam dari ku untuk mereka berdua tuan, ayo silahkan menikmati setiap hidangan semua adalah hidangan premium dan di jamin keamanan nya terutama untuk Ibu hamil."


"Terima kasih tuan James."


"Sama - sama Dokter Kim."

__ADS_1


"Mari Edward, nona Kim."


Leo Huang menggiring Edward Chandradinata dan juga Kimmy untuk menikmati hidangan yang telah di sediakan.


Sementara itu di belakang panggung.


"Pedro aku gugup, aku bisa mendengarkan bahwa tamu - tamu yang hadir begitu banyak."


Katarina mengatakan hal tersebut kepada Pedro sambil ******* - ***** ujung roknya.


"Kau tak perlu gugup Katarina, ada aku di samping mu, kau hanya perlu memainkan musik mu dan anggap saja sedang tidak ada orang di dalam pesta tersebut."


"Ya Pedro."


"Tuan Pedro, nona Katarina segera lah bersiap karena sebentar lagi kalian berdua yang tampil."


Satu orang pembawa acara masuk ke dalam ruang tunggu di belakang panggung dan memberitahukan hal tersebut kepada Katarina dan juga Pedro.


"Terima kasih, ayo Katarina aku bantu."


Pedro membantu Katarina untuk berdiri, malam hari ini Katarina tampil sangat cantik dengan gaun panjang tanpa lengan berwarna ungu, rambut panjang dan kulit putih serta bentuk tubuhnya yang bagus membuat Katarina tampil dengan sempurna.

__ADS_1


__ADS_2