
Kau!"
"Lama tak bertemu dengan mu tuan muda, ah maaf lebih tepatnya mantan tuan muda Jin Lee."
"Apa yang kau mau sehingga kau datang kemari?"
"Kau bertanya apa yang aku mau?"
Laki - laki tersebut mengatakan hal tersebut sambil duduk di depan Jin Lee dan menyalakan sebatang rokok.
"Ya aku bertanya apa mau mu tuan muda?"
"Sederhana aku ingin musuh mu mati, karena kita memiliki musuh yang sama."
"Lalu apa peduli ku tentang hal ini?"
Laki - laki tersebut langsung tersenyum begitu mendengarkan pertanyaan Jin Lee.
"Kau tanya apa peduli mu? kau sadar saat ini kau sedang berhadapan dengan siapa?"
"Ya aku sadar."
"Kau belum sadar Jin Lee, jika kau sadar kau tidak akan pernah gegabah di dalam tindakan mu nanti."
__ADS_1
"Apa maksudmu tuan muda terhormat?"
Laki - laki tersebut langsung tersenyum dengan panggilan yang Jin Lee katakan kepada nya.
"Tuan muda terhormat lucu juga, ah baiklah kita kembali ke permasalahan kita lagi, aku katakan kau belum sadar siapa musuh mu karena kau tidak tau siapa orang - orang hebat di balik keluarga Huang."
"Kau tentunya tidak lupa bukan jika keluarga Huang pasti akan di dukung oleh keluarga Chandradinata?"
Deg
Saat itu juga Jin Lee terdiam karena Jin Level baru teringat namn besar keluarga Chandradinata di dalam dunia mafia.
"Kau tentunya juga tidak akan pernah lupa siapa keluarga Chandradinata?"
"Jika maju hanya karena emosi tanpa menggunakan otak, tanpa menggunakan akal mu maka dengan mudah kau akan di kalahkan oleh mereka."
"Sejak kapan orang kepercayaan keluarga Chou bisa aku percaya?"
Jin Lee kembali membalikan fakta terhadap laki - laki tersebut.
"Sejak hari ini kau bisa percaya kepada ku Jin Lee, karena musuh kita berdua sama, aku juga membenci Leo Huang, sangat membenci nya."
"Apakah yang membuat mu begitu membenci Leo Huang sehingga kau mau untuk membantuku?"
__ADS_1
Laki - laki itu dengan tenang mematikan rokok nya dan langsung berdiri mendekatkan diri ke arah jendela.
"Anak ku, putri ku, satu - satunya harta yang paling berharga di dunia ini bunuh diri karena Leo Huang."
Deg
Jin Lee langsung mengernyitkan dahi ketika mendengarkan apa yang telah dikatakan oleh laki - laki tersebut.
"Nona Lisa meninggal karena kecelakaan bukan?"
Laki - laki tersebut langsung terdiam ketika mendengarkan perkataan Jin Lee.
"Kau salah, Lisa tidak pernah meninggal karena kecelakaan, memang benar saat itu Lisa mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, namun itu adalah salah satu upaya bunuh dirinya karena cinta nya terhadap Leo Huang yang tulus di hempaskan begitu saja."
"Kau tentunya mengetahui siapa Leo Huang di Negara A?"
"Sungguh aku merasa menjadi Ayah yang tidak berguna ketika aku mengetahui bahwa Lisa adalah termasuk para wanita yang berada di dalam ajang lelang tersebut."
"Wanita yang tergila - gila dengan ketampanan Leo Huang dan mau melakukan segala cara untuk bisa membawa Leo Huang menghangatkan ranjang nya."
"Lisa menggira ketika memenangkan ajang lelang juga memenangkan hati Leo Huang, namun kenyataan pahit yang di dapatkan olehnya."
"Lisa tidak mendapatkan apa yang dia inginkan, dan pada akhirnya mencoba untuk melakukan percobaan bunuh diri."
__ADS_1
Laki - laki itu dengan tenang namun penuh dengan amarah mengatakan hal tersebut kepada Jin Lee.