RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
KETENANGAN NONA CHEN


__ADS_3

Gerald mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya.


Tak beberapa lama kemudian alat pelacak canggih milik Gerald berhasil mendeteksi keberadaan lokasi Jin Lee.


"Sungguh di luar dugaan, lokasi ini berada tak jauh dari tempat ini."


Gerald menunjukan titik koordinat yang kini menyala merah di dalam layar raksasa.


"Kalau begitu tunggu apa lagi!"


Leo langsung kembali berdiri dan mengambil pistolnya kembali..


"Ayo Leo untuk kali ini aku setuju dengan tindakan mu, Cassandra harus segera di selamat kan."


Gerald langsung berdiri dari tempat duduknya membawa pistol dan siap untuk membantu Leo Huang.


"Papa James,maafkan aku jika pada nantinya aku harus terlibat pertarungan dengan Jin Lee, sungguh aku tidak bisa membiarkan dia melakukan hal ini terhadap wanita yang aku cintai, aku serahkan kepada papa, apakah papa mau ikut dengan ku atau tidak!"

__ADS_1


Leo Huang dengan tegas mengatakan hal tersebut kepada tuan James, tak bisa di pungkiri saat ini di dalam hati tuan James kembali terjadi duka hati yang mendalam, karena untuk yang kesekian kalinya tuan James harus melihat ke dua putranya saling menembak kan senjata.


"Wen Li aku meminta mu untuk mengirimkan video ini kepada aparat, hubungi aparat dan minta mereka untuk menyusul kami."


"Baiklah Gerald aku akan melakukan seperti yang kau perintahkan, hati - hati Gerald."


Gerald langsung menganggukan kepala nya ketika mendengarkan pesan dari istri yang di cintai nya saat ini.


"Leo pergi papa James."


Tuan James yang hatinya sedang terluka kini hanya bisa untuk memandang kepergian Leo Huang sambil mengangkat sengaja untuk Jin Lee.


"Baiklah nona Wen Li jika kau butuh sesuatu katakan saja kepada kami."


"Baiklah nyonya Chen."


Setelah mengatakan hal tersebut Wen Li juga beranjak dari tempat duduknya dan langsung masuk ke dalam kamar untuk mengerjakan apa yang di minta oleh Gerald, dan kini di dalam ruang rapat hanya tinggal nona Chen dan juga tuan James saja.

__ADS_1


"James, apakah tidak ada yang ingin kau katakan kepada ku?"


Nona Chen yang sudah mengetahui hati suaminya sedang berduka mencoba untuk kembali menghibur nya.


"Chen, aku tidak bisa berkata apa - apa lagi, sungguh saat ini aku tidak tau harus berpikir apa, karena, karena...."


Tuan James yang sudah tidak dapat melanjutkan kata - katanya lagi kini hanya bisa dipeluk oleh nona Chen.


"James aku mengerti apa yang saat ini kau rasakan, namun terkadang kita tidak bisa menghalangi, namun terkadang kita tidak bisa menghentikan apa yang akan terjadi di depan mata kita."


"Saat ini tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali berdoa kepada Tuhan, berdoa agar Leo Huang bisa tetap terjaga amarahnya dengan baik, berdoa agar semua penyelesaian hari ini berjalan dengan tidak memakan korban jiwa."


"Ya Chen aku sangat menginginkan tidak ada yang terluka di dalam pembebasan nona Cassandra kali ini."


"Kau benar James, namun perbuatan Jin Lee tetap salah di mata hukum, dan Jin Lee harus tetap mendapatkan hukuman nya."


"Ya Chen aku mengerti."

__ADS_1


"Relakan semuanya James, dan serahkan semuanya kepada aparat."


Nona Chen mengatakan hal tersebut sambil memeluk erat tuan James mencoba untuk memberikan ketenangan.


__ADS_2