RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA

RANJANG CINTA SANG TUAN MUDA
HAL BODOH


__ADS_3

"Katarina masih hidup, jangan sekali - kali kau berani mengatakan jika istriku sudah mati!"


Leo Huang mengatakan hal tersebut sambil berteriak - teriak kepada Fei Fei yang kini sangat kaget dengan perubahan dari Leo Huang.


"Kau bilang Katarina masih hidup?"


Fei Fei yang kini tak kalah emosi kembali mengatakan hal tersebut dengan berteriak.


"Ya aku yakin dia masih hidup!"


Seketika itu juga Fei Fei tertawa.


"Kau sudah berhalusinasi terlalu lama Leo Huang, manusia tidak akan ada yang bertahan di lautan lepas lebih dari satu tahun."


"Kau mungkin akan dapat menemukan istri mu itu, namun pada akhirnya kau hanya menemukan tulang - tulang kerangka nya saja, itupun jika tulang - tulang tersebut belum di makan oleh ikan - ikan ataupun binatang di lautan lepas."


Deg


Perkataan demi perkataan tajam Fei Fei membuat Leo mengepalkan ke dua tangannya.


" Pergi kau Fei Fei! sebelum aku melakukan hal yang lebih gila dari ini."


"Kau harus sadar Leo, Katarina sudah tiada, berapa banyak penyelam yang akan kau terjun kan tidak akan mungkin bisa menemukan Katarina kembali!"

__ADS_1


"Pergi kau dari sini!"


Leo mengatakan hal tersebut sambil berteriak dan mengarahkan pistol nya kepada nona Fei Fei.


"Asisten Zeo."


Leo berteriak memanggil - manggil asisten Zoe.


"Ya tuan Leo."


Begitu asisten Zoe masuk kembali ke ruangan Leo asisten Zoe sangat kaget dengan pistol yang sudah mengarah ke kepala Fei Fei.


"Bawa wanita pelacur ini pergi dari hadapan ku, sebelum aku meledak kan isi kepalanya."


"Baik tuan Leo, mari nona."


Asisten Zoe berharap untuk nona Fei Fei bisa mengikutinya, sungguh bukan menjadi hal yang baik jika nona Fei Fei tetap nekat berada di dalam ruangan Leo Huang.


"Saya berharap untuk nona Fei Fei ikut dengan ku keluar dari ruangan ini, itu semua demi keselamatan nona Fei Fei sendiri."


Asisten Zoe meminta kembali agar nona Fei Fei patuh agar tidak terjadi pertumpahan darah di Huang Corp.


"Keluar!"

__ADS_1


Detik itu juga Leo Huang menembak vas bunga di belakangnya.


"Baiklah aku akan keluar, Leo aku akan tetap menunggu hati mu, aku yakin suatu saat kau yang akan berlutut kepada ku."


Setelah mengatakan hal tersebut nona Fei Fei segera keluar dari ruangan Leo Huang di temani oleh asisten Zoe.


Kini di dalam ruangan hanyalah tinggal Leo seorang diri saja.


Dengan keringat dingin Leo duduk kembali di atas kursinya.


"Kau masih hidup, ya kau masih hidup Katarina, kau masih hidup, kau pasti masih hidup."


Leo menundukkan wajahnya, tangan menutup erat wajah nya, dan dengan perlahan Leo kembali menangis.


Tangisan yang akhir - akhir ini selalu dia keluarkan untuk menutupi kesedihan nya.


Tangisan yang selalu terjadi ketika orang - orang terdekat nya mengatakan bahwa Katarina telah tiada.


Leo Huang yang tetap berpegang kepada pendirian nya membuat Leo semakin memiliki luka hati yang dalam.


Leo yang selalu menganggap semua orang tidak pernah mengerti akan hal yang dirasakan dan di yakini saat ini.


Hal - hal bodoh yang di anggap oleh orang lain, saat ini justru tertanam kuat di dalam diri Leo Huang.

__ADS_1


"Aku akan terus mencari mu, meskipun aku harus mengeluarkan ratusan dollar untuk hal ini ."


__ADS_2