
Dokter Celine mengatakan hal tersebut kepada Lili Huang.
"Ah Dokter perkenalkan ini adalah bibi baik yang Lili miliki."
Dengan polos nya Lili mengenalkan Katarina kepada Dokter Celine.
"Senang berkenalan dengan mu Dokter Celine."
Katarina langsung berdiri dan membungkukkan badannya kepada Dokter Celine.
"Senang juga berkenalan dengan mu nona Katarina."
Detik itu juga Dokter Celine tersadar jika bibi baik yang saat ini bersama dengan Lili tidak dapat melihat.
"Nah nona muda, waktunya nona untuk minum obat."
"Baiklah Dokter, selama ada bibi baik maka aku akan patuh."
Lili Huang segera meminum obat yang diberikan oleh Dokter Celine.
"Sekarang beristirahat lah."
Dokter Celine meminta Lili Huang kembali untuk berbaring dan menarik selimutnya.
"Bibi, kau boleh pergi, besok kembali lah kemari."
Lili pada akhirnya mengizinkan Katarina untuk pergi.
"Terima kasih sayang, bibi akan kembali esok hari."
Katarina mencium kening Lili sambil mengatakan hal tersebut.
"Nona Katarina mari kita keluar."
"Baiklah Dokter Celine."
Dokter Celine segera mengajak Katarina untuk keluar dari dalam ruang rawat Lili dan membiarkan Lili untuk beristirahat.
"Dokter mau kah Dokter mengatakan kepada ku tentang penyakit yang di derita oleh Lili?"
Di luar ruang rawat Katarina langsung bertanya kepada Dokter Celine.
"Nona Lili menderita kangker leukemia nona Katarina."
Katarina langsung terdiam mendengarkan penjelasan Lili.
"Lalu bagaimana cara menyembuhkan Lili dokter?"
"Nona Katarina tidak perlu khawatir, saat ini orang tua Lili sedang berusaha untuk mencari donor sumsum tulang belakang, aku berharap mereka segera menemukan donor tersebut agar segera dilakukan tindakan kepada Lili.
"Apa persyaratan khusus untuk menjadi donor sumsum tulang belakang itu dokter?"
Dokter Celine langsung menatap wajah Katarina dalam - dalam ketika Katarina bertanya tentang donor sumsum tulang belakang.
"Untuk yang menjalani donor sumsum tulang belakang harus melakukan beberapa pemeriksaan agar diketahui apakah sumsum tulang belakang tersebut cocok untuk nona Lili."
"Apakah Dokter bisa mencoba melakukan pemeriksaan itu kepada ku sekarang?"
Tatapan Dokter Celine semakin tajam kepada Katarina saat Katarina mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Apakah anda serius nona Katarina?"
__ADS_1
"Aku serius dokter, namun aku hanya meminta satu hal kepada dokter."
"Katakan saja nona."
"Rahasiakan terlebih dahulu pembicaraan kita pada hari ini."
Dengan menarik nafasnya dalam - dalam dokter Celine pada akhirnya menyetujui permintaan Katarina.
"Baiklah nona, ayo ikut aku."
"Permisi nona Katarina apakah nona bisa kami antar kembali untuk pulang?"
Salah satu pengawal tiba - tiba datang menghampiri Katarina dan Dokter Celine.
"Tuan untuk nona Katarina biarkan aku yang mengantarkan pulang, kami masih ada urusan."
"Tapi Dokter kami diperintahkan oleh orang tua nona muda untuk menjemput dan mengantarkan nona Katarina."
"Aku yang akan bertanggung jawab soal ini."
Para pengawal yang mendengarkan jawaban dari dokter Celine kini tidak dapat berkata apa - apa lagi selain hanya menyetujui permintaan Dokter Celine.
"Baiklah Dokter Celine."
Dokter Celine segera membawa Katarina untuk menuju ke satu ruangan.
"Nona Katarina, apakah anda sudah siap?"
"Lakukan saja Dokter."
Dokter Celine beserta beberapa dokter langsung melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui apakah sumsum tulang belakang milik Katarina itu cocok untuk Lili.
"Leo Huang tunggu!"
Jin Lee langsung berteriak ketika melihat Leo Huang akan masuk ke dalam lift."
"Apa yang kau inginkan dariku Jin Lee!"
Mata Leo Huang menatap Jin Lee dengan tajam ketika Jin Lee berani berteriak kepada Leo Huang.
Jin Lee segera berlari untuk lebih mendekat lagi ke arah Leo Huang.
"Katakan sebenarnya apa yang kau mau!"
Dengan suara lantang Jin Lee mengatakan hal tersebut kepada Leo Huang.
"Apa yang kau maksudkan Jin Lee?"
"Untuk apa kau membawa talent ku nona Katarina? kemana kau membawa nya pergi hari ini!"
Leo Huang langsung memandang kembali Jin Lee ketika Jin Lee mengajukan pertanyaan itu.
"Bukan urusan mu kemana aku akan membawa nya."
"Itu akan menjadi urusan ku, karena dia adalah talent ku!"
"Dan aku adalah CEO di Perusahaan ini!"
Terjadi tatapan yang sangat tajam di antara keduanya ketika mereka saling mengatakan hal ini.
"Tuan Leo, tuan Jin Lee, saya mohon untuk tidak bertengkar di sini, kalian di lihat oleh banyak karyawan."
__ADS_1
Asisten Zoe yang melihat gelagat akan terjadi nya pertengkaran langsung mengatakan hal tersebut kepada ke dua tuan muda.
"Kau benar asisten Zoe, untuk apa aku mendengarkan senior produser seperti dia."
"Kau!"
"Hentikan tuan Jin Lee!"
Asisten Zoe kembali menjadi penghalang ketika Jin Lee hendak melayangkan pukulan kepada Leo Huang.
"Ayo kita pergi asisten Zoe."
Leo Huang mengatakan hal tersebut kepada asisten Zoe dan langsung masuk ke dalam lift eksklusif milik CEO Huang Corp.
"Aku sungguh benci situasi ini!"
Jin Lee mengatakan hal tersebut sambil keluar dari gedung untuk menuju ke parkiran mobil.
Sementara itu ada sepasang mata yang kini tersenyum melihat pertengkaran antara Ceo Huang Corp dan senior produser tersebut.
"Nona Katarina, semua pemeriksaan telah selesai dengan baik, kita tinggal menunggu hasilnya."
Menjelang malam segala pemeriksaan untuk Katarina telah selesai dengan baik.
"Terima kasih Dokter Celine yang sudah membantu ku dengan baik."
"Sama - sama nona, ayo aku akan mengantarkan nona untuk kembali ke rumah."
"Apakah ini tidak merepotkan Dokter?"
"Sama sekali tidak nona, aku yang akan bertanggung jawab untuk mengantarkan mu kembali ke rumah."
"Terima kasih Dokter Celine."
Dokter Celine dan Katarina pada akhirnya menuju ke parkiran mobil dan Dokter Celine mengantarkan Katarina sampai di depan rumah bibi Meme.
"Dokter, aku tidak memiliki ponsel, jika hasil pemeriksaan tersebut ternyata cocok, dan jika orang tua dari nona Lili menyetujui, maka aku akan bersedia untuk mendonorkan sumsum tulang belakang milik ku."
"Apakah dokter Celine bisa datang kembali ke tempat ini untuk memberitahukan kepada ku hasil pemeriksaan tersebut kepada ku?"
"Tentu saja dengan senang hati aku akan memberitahukan hal ini untuk mu nona Katarina."
"Terima kasih."
"Baiklah aku harus segera kembali ke rumah, senang berkenalan dengan mu bibi baik dari. nona Lili."
Katarina langsung tersenyum ketika Dokter Celine mengatakan hal itu, sedangkan Dokter Celine segera masuk kembali ke dalam mobil dan melajukan kembali mobilnya ke jalan raya.
"Bagus sekali nona Katarina!"
Satu suara laki - laki yang sudah sangat Katarina kenal kini berteriak kepadanya.
"Pedro kau kah itu?"
"Ya ini aku."
"Pedro maafkan aku."
"Kenapa tidak ada kabar apapun dari mu Katarina? aku sungguh sangat mencemaskan mu!"
Dengan tegas Pedro mengatakan hal tersebut kepada Katarina.
__ADS_1